• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Mei 26, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Perang Gaza Menghancurkan Impian Pergi Haji Pasangan Palestina

by Adara Relief International
Juni 11, 2024
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Perang Gaza Menghancurkan Impian Pergi Haji Pasangan Palestina
19
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Mahmoud dan Fatima Jarghoun menjual perhiasan mereka agar dapat melakukan ibadah haji ke Mekkah, sebuah perjalanan yang telah mereka rindukan selama bertahun-tahun. Namun, tanpa jalan keluar dari Jalur Gaza karena serangan militer Israel terhadap wilayah tersebut, impian mereka kandas.

“Kami hidup di dalam penjara,” kata Mahmoud Jarghoun, 67 tahun. “Tanpa penyeberangan perbatasan Rafah, tidak ada jalan masuk dan tidak ada jalan keluar,” tandasnya. Penyeberangan di perbatasan dengan Mesir telah ditutup sejak Israel merebutnya pada bulan Mei.

Jarghoun mengatakan bahwa kekecewaannya yang mendalam karena tidak bisa melakukan ibadah haji telah menambah rasa sakit yang ditimbulkan oleh perang. Dia berbicara di rumahnya yang hancur di Khan Younis, yang lantainya dipenuhi puing-puing dan pecahan batu. Dia memperkirakan biaya perbaikan rumahnya mencapai sekitar 20.000 dolar AS.

Baca Juga

Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

Kelaparan Gaza Kian Memburuk

“Sayangnya, kami kehilangan rumah kami, lalu datang penutupan perbatasan. Hal tersebut adalah dua pukulan sekaligus. Kami merasakan sakitnya perang, sakitnya kehancuran, sakitnya pengepungan, dan sakitnya tidak bisa pergi haji.”

Ibadah haji adalah salah satu dari lima kewajiban dasar seorang Muslim dan setiap orang yang beriman yang memiliki kemampuan seharusnya melakukan ibadah haji setidaknya sekali seumur hidupnya. Rangkaian utama ibadah haji dimulai pada hari Jumat, tetapi para jamaah berusaha tinggal selama mungkin, dan juga mengunjungi Masjid Nabi Muhammad di Madinah.

Warga Palestina biasanya menunggu bertahun-tahun untuk mendapatkan giliran mereka pergi haji setelah mendaftarkan nama mereka ke pihak berwenang Palestina. Menurut Jarghoun, dia dan istrinya telah menunggu hampir 18 tahun.

“Kami telah menjual segala sesuatu yang kami miliki, agar kami bisa menjalankan kewajiban ini. Kami berada di akhir hidup kami. Sayangnya, perbatasan ditutup dan menutup semua harapan kami untuk menjalankan kewajiban ini.”

Istrinya, Fatima, 65 tahun, mengatakan bahwa pasangan itu sangat senang ketika nama mereka disetujui untuk haji tahun ini. “Pada akhirnya, semua impian kami hilang. Kami teramat kecewa,” tambahnya.

Israel telah mengepung dan menghancurkan sebagian besar Jalur Gaza sejak setelah terjadinya serangan 7 Oktober yang menyebabkan sekitar 1.200 orang tewas di Israel, banyak dari mereka tewas oleh tank dan helikopter Israel, menurut media lokal.

Serangan Israel telah menewaskan lebih dari 38.000 warga Palestina di Gaza, dan melukai setidaknya 80.000 orang, dengan sekitar 10.000 orang yang diperkirakan hilang, diduga tewas, dan masih berada di bawah reruntuhan rumah mereka.

Sumber: https://www.#

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: Update Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Rumah Sakit di Gaza Kewalahan Menangani Korban Luka akibat Kampanye Militer Israel

Next Post

Pembantaian Nuseirat: Warga Palestina yang Dibantai Tidak Berarti Bagi Media Kolonial Rasis Barat

Adara Relief International

Related Posts

Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk
Berita Kemanusiaan

Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

by Adara Relief International
Mei 25, 2026
0
18

Wabah penyakit Gaza terus memburuk akibat runtuhnya fasilitas kesehatan dan sanitasi. Selain itu, wabah penyakit Gaza kini mengancam jutaan warga...

Read moreDetails
Kelaparan Gaza Kian Memburuk

Kelaparan Gaza Kian Memburuk

Mei 25, 2026
12
Aktivis Flotilla Ungkap Penyiksaan Israel

Aktivis Flotilla Ungkap Penyiksaan Israel

Mei 25, 2026
13
Negara Muslim Kecam Ben Gvir

Negara Muslim Kecam Ben Gvir

Mei 25, 2026
12
Gaza Kehilangan Sukacita Iduladha

Gaza Kehilangan Sukacita Iduladha

Mei 25, 2026
11
Pemukim Israel Tekan Warga Tepi Barat

Pemukim Israel Tekan Warga Tepi Barat

Mei 25, 2026
13
Next Post
Pembantaian Nuseirat: Warga Palestina yang Dibantai Tidak Berarti Bagi Media Kolonial Rasis Barat

Pembantaian Nuseirat: Warga Palestina yang Dibantai Tidak Berarti Bagi Media Kolonial Rasis Barat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Policy Brief 07

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630