• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Artikel

Penyiksaan Psikologis Zionis terhadap Anak-Anak Palestina di Jalur Gaza

by Adara Relief International
Oktober 7, 2021
in Artikel, Tema Populer
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Penyiksaan Psikologis Zionis terhadap Anak-Anak Palestina di Jalur Gaza
876
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pada 12 Mei lalu, Raed Subaih (45) menerima telepon dari agen intelijen Zionis. Mereka memerintahkan Subaih untuk meninggalkan rumahnya yang terletak di kompleks Al-Naser di utara Gaza karena lokasi tersebut akan dihancurkan dengan bom. Subaih beserta enam anak dan orangtuanya tidak memiliki tempat tinggal sejak saat itu dan berusaha keras untuk menyewa tempat tinggal sementara. “Hancurnya rumah kami bukan hanya kerugian materi. Ya, kami kehilangan rumah, dokumen, dan perabotan, tapi semua itu bisa digantikan perlahan meskipun setelah penderitaan yang berat. Tapi kenangan dan masa-masa bahagia tidak dapat tergantikan. Penderitaan dan trauma tidak bisa dihapus.” Ujar Subaih.

Subaih merupakan satu dari 1.500 keluarga yang kehilangan rumah akibat dibom oleh Zionis. Mereka berjuang membayar sewa untuk tempat tinggal sementara, sedangkan penduduk yang tidak mampu membayar terpaksa tinggal di tenda darurat atau menumpang di rumah kerabat. Sebanyak 13.000 keluarga memilih untuk tetap tinggal di rumah mereka yang telah hancur walaupun belum bisa segera diperbaiki akibat kurangnya pasokan sebagai dampak dari blokade sejak tahun 2006.

Trauma akibat pengeboman rumah dan kehilangan anggota keluarga tidak hanya dirasakan oleh orang dewasa, tetapi dirasakan juga oleh anak-anak. Serangan yang berlangsung sejak 11 hingga 21 Mei tersebut merenggut nyawa 253 penduduk Palestina dan lebih dari 1.900 orang terluka, 66 di antaranya adalah anak-anak. Menyaksikan anggota keluarga dan teman mereka tewas tentunya menimbulkan dampak yang signifikan terhadap psikologis anak-anak Palestina.

Baca juga: Serangan Zionis Renggut Senyum Anak-Anak Gaza

Suzy Ishkuntana yang saat itu berusia enam tahun mengalami trauma ekstrem akibat penyerangan tersebut. Ia kehilangan orang tua dan empat saudaranya dan kini enggan berbicara kecuali kepada kakek dan neneknya. Suzy juga menolak untuk makan dan selalu mencari ibunya. Neneknya berkata, “Saya selalu mengatakan bahwa ibu dan saudaramu sudah berada di surga. Namun dia menjawab, ‘Aku ingin mati agar bisa bersama mereka.’” Hal yang serupa dialami juga oleh Maysaa Abu Alouf yang berusia sembilan tahun. Maysaa kehilangan ibu dan dua saudara perempuannya dalam penyerangan tersebut. Kini Maysaa selalu menangis dan mengalami ketakutan terhadap gedung tinggi dan trauma untuk ke luar.

Dr. Samah Jabr, Ketua Unit Kesehatan Mental di Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan, “Trauma di Gaza terus berlangsung dan berulang-ulang dalam kumpulan trauma historis. Tidak ada tempat yang aman bagi keluarga dan anak-anak untuk mencari perlindungan di Gaza.”

Serangkaian penelitian yang membahas efek perang terhadap anak-anak Palestina yang tinggal di Jalur Gaza menyimpulkan bahwa anak-anak di Gaza mengalami gejala depresi, kecemasan, dan stres pasca-trauma (PTSD). Anak-anak menjadi kehilangan rasa aman, merasa terisolasi, dan akses mereka untuk mendapatkan pendidikan terputus. Hal ini merupakan dampak dari penyiksaan psikologis yang dilakukan Zionis terhadap anak-anak Palestina.

Trauma anak-anak diperburuk dengan berada bersama orang dewasa yang juga tertekan. Blokade yang dilakukan oleh Zionis sejak 2006 melumpuhkan kegiatan ekonomi sehingga angka pengangguran dan kemiskinan di Palestina meningkat. Para orangtua yang anaknya tewas terbunuh juga seringkali menyalahkan diri mereka, mengalami trauma, dan tekanan mental, sehingga anak-anak tidak memiliki tempat untuk mengadu dan berlindung.

Terlepas dari apa pun tujuannya, membunuh dan menyiksa psikologis anak-anak merupakan tindakan yang tidak bisa dibenarkan dan menyalahi hukum internasional. Anak-anak juga merupakan warga negara yang hak mereka seharusnya dilindungi. Anak-anak Palestina tidak dilahirkan untuk menanggung penderitaan seumur hidupnya. Mereka berhak atas pendidikan, perlindungan, dan jaminan atas hidup mereka, bukan penyiksaan psikologis yang mengakibatkan trauma tak berkesudahan.

 

Reporter : Salsabila

Editor : LM

Dari berbagai sumber.

 

***

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar  program bantuan untuk Palestina.

Baca Juga

In Honor of Resilience (2): Sepenggal Kenangan dari Syuhada Gaza, Mereka yang Melawan dengan Tulisan, Lukisan, dan Aksi di Lapangan

Ketika Isra’ Mi’raj Memanggil Umat untuk Kembali kepada Al-Aqsa

Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.

 

ShareTweetSendShare
Previous Post

Zionis Mengawasi Jurnalis dan Politikus Menggunakan Spyware Pegasus

Next Post

Ledakan Misterius di Gaza Tewaskan Seorang Warga Palestina

Adara Relief International

Related Posts

Lukisan karya Maram Ali, seniman yang suka melukis tentang Palestina (The New Arab)
Artikel

In Honor of Resilience (2): Sepenggal Kenangan dari Syuhada Gaza, Mereka yang Melawan dengan Tulisan, Lukisan, dan Aksi di Lapangan

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
22

“Harapan hanya dapat dibunuh oleh kematian jiwa, dan seni adalah jiwaku — ia tidak akan mati.” Kalimat tersebut disampaikan oleh...

Read moreDetails
Ketika Isra’ Mi’raj Memanggil Umat untuk Kembali kepada Al-Aqsa

Ketika Isra’ Mi’raj Memanggil Umat untuk Kembali kepada Al-Aqsa

Januari 19, 2026
20
Kubah As-Sakhrah pada Senja hari. Sumber: Islamic Relief

Isra Mikraj dan Sentralitas Masjid Al-Aqsa dalam Akidah Islam

Januari 19, 2026
24
Lukisan karya Maram Ali, seniman yang suka melukis tentang Palestina (The New Arab)

In Honor of Resilience (1): Sepenggal Kenangan dari Syuhada Gaza, Mereka yang Bersuara Lantang dan Berjuang Mempertahankan Kehidupan

Januari 14, 2026
25
Sebuah grafiti dengan gambar sastrawan Palestina, Mahmoud Darwish, dan penggalan puisinya, “Di atas tanah ini ada hidup yang layak diperjuangkan”. (Zaina Zinati/Jordan News)

Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

Januari 12, 2026
87
Banjir merendam tenda-tenda pengungsian di Gaza (Al Jazeera)

Banjir dan Badai di Gaza: Vonis Mati Tanpa Peringatan

Januari 7, 2026
59
Next Post
Ledakan Misterius di Gaza Tewaskan Seorang Warga Palestina

Ledakan Misterius di Gaza Tewaskan Seorang Warga Palestina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630