Zionis Mengawasi Jurnalis dan Politikus Menggunakan Spyware Pegasus

Tujuh belas organisasi berita internasional sedang melakukan investigasi terkait perangkat pengintai (spyware) Pegasus yang dikembangkan oleh perusahaan NSO Group milik Zionis. Investigasi ini diberi nama Proyek Pegasus dan melibatkan lebih dari 80 jurnalis. Penggunaan perangkat pengintai ini dilaporkan oleh The Washington Post, Le Monde, Die Zeit, Guardian, Haaretz, PBS Frontline, dan banyak kantor berita lainnya bersama jurnalisme Prancis, yaitu Forbidden Stories dan Amnesty International.

Baca juga: Zionis Menguasai Sumber Air Palestina

Pegasus merupakan perangkat pengintai yang bekerja dengan cara memancing sasaran untuk mengeklik sebuah tautan. Pegasus kemudian akan menginstal sendiri dan memberi peretas akses lengkap ke seluruh data di ponsel. Pegasus dapat mengakses percakapan di media sosial, gambar, suara, bahkan memiliki kemampuan untuk menyalakan kamera dan mikrofon tanpa terdeteksi.

Sebanyak 50.000 nomor telepon dari orang-orang yang menjadi target pemerintah Azerbaijan, Bahrain, Kazakhstan, Meksiko, Maroko, Rwanda, Arab Saudi, Hongaria, India, dan Uni Emirat Arab telah diawasi dengan menggunakan Pegasus. Para target tersebut meliputi kepala negara, perdana menteri, anggota keluarga kerajaan Arab, eksekutif bisnis, aktivis hak asasi manusia, jurnalis, politisi, dan pejabat pemerintahan yang jumlahnya tak kurang dari 1000 orang di lebih dari 50 negara.

Baca juga: “Kokoh, Seperti Gunung di Palestina”

Salah satu tokoh yang menjadi target adalah Hatice Cengiz, tunangan dari Jamal Khashoggi, seorang jurnalis yang tewas dibunuh di Kantor Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki. Perangkat tersebut terpasang hanya empat hari setelah pembunuhan Khashoggi. Hal tersebut diverifikasi oleh Dana Priest, seorang reporter Washington Post.

Sementara itu, pihak NSO Group membantah tuduhan-tuduhan yang terkait dengan Pegasus. Mereka mengatakan bahwa Pegasus dikembangkan dan digunakan dengan tujuan untuk memerangi terorisme dan kejahatan serius. Mereka juga menegaskan bahwa Pegasus sama sekali tidak berhubungan dalam kasus pembunuhan Jamal Khashoggi.

 

Reporter : Salsabila

Dari berbagai sumber.

 

***

 

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di FacebookTwitterYouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar  program bantuan untuk Palestina.

Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.

Leave a Reply