• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Mei 8, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Penanganan Kelaparan di Gaza Masih Sangat Rapuh

by Adara Relief International
Desember 22, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 1 min read
0 0
0
Para pengungsi Palestina yang berjuang melawan kelaparan menunggu untuk menerima makanan hangat yang dibagikan oleh organisasi amal, di wilayah al-Mawasi, Khan Yunis, Gaza pada 17 Desember 2025. [Abed Rahim Khatib – Anadolu Agency]

Para pengungsi Palestina yang berjuang melawan kelaparan menunggu untuk menerima makanan hangat yang dibagikan oleh organisasi amal, di wilayah al-Mawasi, Khan Yunis, Gaza pada 17 Desember 2025. [Abed Rahim Khatib – Anadolu Agency]

18
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, memperingatkan bahwa upaya dalam menekan kelaparan di Jalur Gaza masih “sangat rapuh”, meskipun laporan terbaru Integrated Food Security Phase Classification (IPC) menyebutkan tidak ada wilayah di Gaza yang saat ini diklasifikasikan mengalami kelaparan (Fase 5).

Baca Juga

Syekh Sabri Peringatkan Eskalasi Berbahaya di Al-Aqsa

Israel Diperintahkan Membebaskan Dua Aktivis Global Sumud Tanpa Syarat

Menurut IPC, penurunan eskalasi konflik dan meningkatnya akses bantuan kemanusiaan serta pasokan pangan komersial sejak gencatan senjata 10 Oktober 2025 telah membantu meredakan kondisi paling ekstrem. Namun, sekitar 1,6 juta penduduk Gaza, atau 77 persen populasi masih mengalami kerawanan pangan akut pada tingkat krisis (IPC Fase 3) atau lebih buruk. Sementara itu, lebih dari 570 ribu orang berada dalam kondisi darurat (Fase 4), dan ribuan lainnya masih berisiko jatuh ke kondisi Katastrofe.

IPC memperkirakan bahwa hingga pertengahan April 2026, seluruh Jalur Gaza akan tetap berada dalam status darurat pangan. Dalam skenario terburuk, jika konflik kembali meningkat dan akses bantuan terhenti, Gaza berisiko kembali menghadapi kelaparan massal.

Situasi gizi juga tetap mengkhawatirkan. Lebih dari 100 ribu anak dan sekitar 37 ribu perempuan hamil serta menyusui diproyeksikan mengalami malnutrisi akut hingga tahun depan. Kondisi ini diperparah oleh hancurnya infrastruktur, runtuhnya mata pencaharian, terbatasnya produksi pangan lokal, serta sistem kesehatan yang hanya berfungsi sebagian dengan kekurangan pasokan penting.

WHO menegaskan perlunya percepatan izin dan masuknya bantuan medis, peralatan kesehatan, serta fasilitas rumah sakit darurat untuk memperluas layanan penyelamatan jiwa. Sementara itu, meski PBB menyatakan status kelaparan resmi telah berakhir, organisasi kemanusiaan seperti Oxfam menilai krisis ini sebenarnya dapat dicegah, namun dipersulit oleh pembatasan akses bantuan.

IPC menekankan bahwa stabilitas berkelanjutan dan akses kemanusiaan tanpa hambatan merupakan kunci untuk mencegah Gaza kembali terjerumus ke dalam bencana kelaparan dan krisis kemanusiaan yang lebih parah.

Sumber:
Palinfo, MEMO

ShareTweetSendShare
Previous Post

Krisis Kesehatan Gaza: Ribuan Pasien Terbunuh Menunggu Evakuasi Medis

Next Post

MSF: Infeksi Pernapasan Meningkat Tajam di Gaza, Bayi Kembali Terbunuh Akibat Hipotermia

Adara Relief International

Related Posts

Tentara Israel Tangkap 17 Warga Palestina di Tepi Barat
Berita Kemanusiaan

Tentara Israel Tangkap 17 Warga Palestina di Tepi Barat

by Adara Relief International
Mei 7, 2026
0
25

Pasukan Israel menangkap sedikitnya 17 warga Palestina, termasuk dua perempuan dan seorang anak, serta menghancurkan sebuah rumah di Tepi Barat...

Read moreDetails
UNRWA Peringatkan Memburuknya Wabah Penyakit Kulit di Gaza

UNRWA Peringatkan Memburuknya Wabah Penyakit Kulit di Gaza

Mei 7, 2026
18
Syekh Sabri Peringatkan Eskalasi Berbahaya di Al-Aqsa

Syekh Sabri Peringatkan Eskalasi Berbahaya di Al-Aqsa

Mei 7, 2026
19
Israel diperintahkan membebaskan dua aktivis Global Sumud tanpa syarat

Israel Diperintahkan Membebaskan Dua Aktivis Global Sumud Tanpa Syarat

Mei 7, 2026
22
Israel Perintahkan Pembongkaran Fasilitas Palestina di Al-Quds Bagian Timur

Israel Perintahkan Pembongkaran Fasilitas Palestina di Al-Quds Bagian Timur

Mei 7, 2026
21
Uskup Ortodoks: Serangan terhadap Kristen di Al-Quds Meningkat

Uskup Ortodoks: Serangan terhadap Kristen di Al-Quds Meningkat

Mei 6, 2026
21
Next Post
Warga Palestina berjuang menghadapi banjir setelah hujan lebat melanda Kamp Abu Marhil di lingkungan Az-Zaytun di Kota Gaza, Gaza pada 10 Desember 2025. [Hamza ZH Qraiqea – Anadolu Agency]

MSF: Infeksi Pernapasan Meningkat Tajam di Gaza, Bayi Kembali Terbunuh Akibat Hipotermia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630