Puluhan pemukim Israel kembali memicu ketegangan di Al-Quds bagian timur (Yerusalem Timur) pada Senin (13/4) setelah melakukan pelanggaran di kompleks Masjid Al-Aqsa serta memasang pembatas baru di Kota Tua.
Sedikitnya 130 pemukim, dengan pengawalan aparat kepolisian Israel, memasuki halaman Masjid Al-Aqsa melalui Gerbang Maghariba dalam beberapa gelombang. Di dalam kompleks suci tersebut, mereka berkeliling sambil mendengarkan penjelasan dari rabi mengenai klaim “Temple Mount”. Sejumlah pemukim juga melakukan ritual Talmudik secara provokatif, termasuk sujud penuh di area dekat Kubah Batu.
Pada saat yang sama, polisi Israel memberlakukan pembatasan ketat terhadap jemaah Muslim. Banyak warga Palestina melaporkan bahwa polisi Israel menghalangi mereka untuk masuk ke dalam kompleks dan memperketat akses di sejumlah gerbang.
Pada hari yang sama, langkah lain yang memicu kekhawatiran warga Palestina terjadi di kawasan Kota Tua Al-Quds (Yerusalem). Para pemukim memasang gerbang logam di antara Pasar Qatanin dan area Bab al-Hadid, dekat lokasi yang sebelumnya telah kelompok pemukim kuasai.
Pemerintah Al-Quds Palestina memperingatkan bahwa pemasangan gerbang ini merupakan bagian dari upaya menciptakan fakta baru di lapangan (fait accompli) yang dapat membatasi pergerakan warga Palestina di jantung kota bersejarah tersebut. Selama pemasangan berlangsung, pemukim juga terlihat melakukan ritual keagamaan di lokasi.
Warga setempat sempat mendatangi kantor polisi Israel untuk menuntut pembongkaran gerbang tersebut. Namun, aparat kepolisian menolak bertanggung jawab atas pemasangannya dan tidak mengambil langkah untuk membongkar gerbang itu.
Rangkaian peristiwa ini menambah daftar panjang pelanggaran yang dilakukan pemukim Israel di Al-Quds bagian timur (Yerusalem Timur), di tengah meningkatnya kekhawatiran atas perubahan status quo di kawasan suci dan ruang publik kota tersebut.
Sumber: Palinfo








![Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/11/FOTNASPSKNKU3P3PJRLMSN3J4E-350x250.jpg)