• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, Oktober 29, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Pemilu Israel 2026: Apa Dampaknya bagi Palestina?

by Adara Relief International
Oktober 28, 2026
in Berita Kemanusiaan, Hubungan Internasional dan Politik
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Pemilu Israel 2026: Apa Dampaknya bagi Palestina?
27
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pemilu Israel pada 27 Oktober 2026 berlangsung di tengah kecaman internasional atas genosida di Gaza dan meningkatnya ketidakpuasan terhadap pemerintahan Benjamin Netanyahu. Meski jajak pendapat menunjukkan peluang oposisi mengambil alih kekuasaan, pergantian pemerintahan belum tentu mengubah kebijakan Israel terhadap Palestina.

Baca Juga

Silent Death: Kelaparan dan kekurangan obat-obatan menghancurkan pasien di Gaza

Tawanan Gaza Alami Penyiksaan Berulang di Penjara Ramla

Dalam jajak pendapat yang disiarkan KAN, blok oposisi diproyeksikan memperoleh 52 kursi, sedangkan koalisi Netanyahu meraih 50 kursi dari total 120 kursi Knesset. Keduanya belum mencapai 61 kursi untuk membentuk pemerintahan. Karena itu, Netanyahu masih berpeluang bertahan jika lawan politiknya gagal membangun koalisi mayoritas.

Baca juga: Genosida Gaza Tinggalkan Puluhan Ribu Anak Yatim dan Janda
  1. Oposisi tidak selalu berarti perubahan. Sejumlah penantang Netanyahu, termasuk mantan perdana menteri Naftali Bennett dan mantan kepala militer Gadi Eisenkot, juga memiliki rekam jejak kebijakan keras terhadap Palestina. Bennett menolak pendirian negara Palestina dan mendukung perluasan permukiman ilegal Israel di Tepi Barat.
  2. Sistem koalisi menentukan arah pemerintahan. Pemilih memilih partai, bukan perdana menteri secara langsung. Partai harus memperoleh sedikitnya 3,25 persen suara untuk masuk parlemen. Pemimpin yang mampu menghimpun mayoritas kursi kemudian berpeluang membentuk pemerintahan.
  3. Partai sayap kanan tetap berpengaruh. Itamar Ben-Gvir dan Bezalel Smotrich dapat mempertahankan pengaruh melalui koalisi. Keduanya pernah menyerukan pengusiran warga Palestina dari Gaza dan pemukiman kembali warga Israel di wilayah tersebut. Smotrich juga mendorong perluasan permukiman ilegal di Tepi Barat.
  4. Partai Arab menghadapi hambatan politik. Mansour Abbas, pemimpin partai Ra’am, berpotensi menjadi penentu pembentukan koalisi. Namun, sebagian besar pemimpin oposisi menolak bekerja sama dengan partai-partai yang dipimpin warga Arab.
  5. Masa depan Palestina belum tentu berubah. Siapa pun yang memimpin Israel, pendudukan, perluasan permukiman ilegal, dan penolakan terhadap hak menentukan nasib sendiri masih menjadi persoalan utama. Warga Palestina di Gaza dan wilayah pendudukan, termasuk Al-Quds bagian timur, juga tidak memiliki hak suara dalam pemilu yang turut menentukan masa depan mereka.

Dengan demikian, hasil pemilu Israel perlu dilihat bukan hanya dari siapa yang menang, tetapi juga dari kebijakan pemerintahan berikutnya terhadap hak dan kehidupan warga Palestina.

Sumber: TRT World

ShareTweetSendShare
Previous Post

Serangan Israel di Al-Khalil Paksa Hampir 4.000 Warga Mengungsi

Next Post

Hampir 50.000 Perempuan dan Anak Perempuan Gaza Terbunuh atau Cacat Permanen

Adara Relief International

Related Posts

Silent Death: Kelaparan dan kekurangan obat-obatan menghancurkan pasien di Gaza
Berita Kemanusiaan

Silent Death: Kelaparan dan kekurangan obat-obatan menghancurkan pasien di Gaza

by Adara Relief International
Oktober 28, 2026
0
20

Ribuan pasien dan warga Palestina yang terluka di Gaza berjuang mempertahankan hidup di tengah kelangkaan pangan, obat-obatan, dan perlengkapan medis....

Read moreDetails
Tawanan Gaza Alami Penyiksaan Berulang di Penjara Ramla

Tawanan Gaza Alami Penyiksaan Berulang di Penjara Ramla

Oktober 28, 2026
15
PBB: Israel Lakukan Penganiayaan terhadap Anak Palestina

PBB: Israel Lakukan Penganiayaan terhadap Anak Palestina

Oktober 28, 2026
21
Pemilu Israel 2026: Partai Palestina Raih 17 Kursi di Tengah Kebuntuan Politik

Pemilu Israel 2026: Partai Palestina Raih 17 Kursi di Tengah Kebuntuan Politik

Oktober 28, 2026
115
PBB: Lebih dari 1.000 Warga Palestina Terbunuh di Tepi Barat

PBB: Lebih dari 1.000 Warga Palestina Terbunuh di Tepi Barat

Oktober 28, 2026
15
Penerbit Tarik Buku Sejarah Palestina, Penulis Protes Penyuntingan

Penerbit Tarik Buku Sejarah Palestina, Penulis Protes Penyuntingan

Oktober 28, 2026
15
Next Post
Hampir 50.000 Perempuan dan Anak Perempuan Gaza Terbunuh atau Cacat Permanen

Hampir 50.000 Perempuan dan Anak Perempuan Gaza Terbunuh atau Cacat Permanen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Ketika Luka Sesama Adalah Luka Kita: Upaya Menyatukan Kepingan Ukhuwah Melalui Kepedulian

    Ketika Luka Sesama Adalah Luka Kita: Upaya Menyatukan Kepingan Ukhuwah Melalui Kepedulian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Kemanusiaan Batch Dua Sahabat Adara Tiba di Nusa Tenggara Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wisuda Akbar 32 Hafidzah Palestina di Pengungsian Lebanon, Bukti Cahaya Al-Quran Tidak Pernah Padam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630