Osama Sobh
Donia Khalaf dan Osama Sobh adalah sepasang kekasih yang sedang mempersiapkan pernikahan mereka yang akan dilaksanakan sebulan lagi, tepatnya pada 29 Oktober tahun ini. Pada Sabtu malam (25/9), mereka begitu bahagia merayakan ulang tahun Osama yang ke-22. Kado, kue, dan balon-balon sudah disiapkan oleh Donia untuk memeriahkan perayaan hari lahir tunangannya tersebut. Mereka juga saling bercerita tentang pernikahan impian mereka yang tinggal menunggu hitungan minggu. Akan tetapi, siapa sangka keesokan harinya seluruh impian dan harapan tersebut hancur tak bersisa.
Donia tidak pernah menyangka bahwa pesta ulang tahun Osama akan menjadi kenangan terakhirnya bersama tunangannya tersebut. Malam itu, selepas pesta, Osama berpamitan kepada Donia karena hendak kembali ke rumahnya. Kemudian menjelang pagi hari, Donia menerima kabar duka. Osama tewas dalam bentrokan bersenjata dengan pasukan pendudukan Zionis di pinggiran Desa Burqin, sebelah barat Jenin.
Dalam sekejap, pesta pernikahan yang direncanakan berubah menjadi pemakaman yang memilukan. Tamu-tamu undangan berubah menjadi para pelayat yang mengucapkan belasungkawa. Donia tidak bisa menahan air matanya ketika orang-orang menguburkan jenazah tunangannya di Desa Burqin, Jenin.
Donia Khalaf
Sumber : QudsNen

Pemakaman Osama Sobh
Sumber : QudsNen
5 Korban Lainnya
Selain Osama, korban lainnya adalah Zakariya Badwan, seorang karyawan di Museum Birzeit, dekat Ramallah. Pihak museum mengatakan bahwa mereka sangat terkejut dan sedih ketika menerima berita tewasnya Badwan. “Kami mengingat Zakariya kami yang tersayang karena karakternya yang ramah, friendly, dan wajahnya selalu tersenyum ceria.” Pihak museum bahkan menutup museum selama sehari sebagai ungkapan belasungkawa terhadap Zakariya dan korban lainnya yang dibunuh oleh pasukan Zionis.
Korban ketiga adalah Ahmad Zahran. Pasukan Zionis dilaporkan telah mengejarnya selama berminggu-minggu, serta menyerang rumahnya dan menangkap serta menginterogasi keluarganya.[1] Ibu Ahmad Zahran mengatakan kepada media lokal bahwa rumah mereka juga diserang baru-baru ini.
Pasukan Zionis dilaporkan telah membunuh lima warga Palestina dalam penyerangan mereka di Jenin dan Al-Quds pada Ahad (26/9). Ahmad Zahran, Mahmoud Hmaidan, dan Zakariya Badwan adalah tiga warga Palestina dari Biddu yang dibunuh di desa Beit Anan.. Sementara itu, Osama Sobh dan Youssef Sobh yang masih berusia 16 tahun[2] dibunuh di Desa Burqin di Jenin. Selain di Burqin dan Beit Anan, pasukan Zionis juga menyerang wilayah Qabatiya, Kafr Dan, dan Biddu. Selain lima orang yang tewas, pasukan Zionis melukai enam warga Palestina lainnya.
Tindakan Zionis Israel ini mendapat kecaman dari Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas. Ia mengatakan, “Pembunuhan lima warga Palestina adalah kejahatan keji yang dilakukan oleh Israel di wilayah Al-Quds dan Jenin.” Sementara itu, Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett, mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan pasukan Zionis merupakan perlawanan terhadap pejuang Hamas ‘yang akan segera melakukan serangan’.
Sumber :
https://www.palinfo.com/news/2021/9/26/قبل–زفافهما–بايام–الاحتلال–يبدد–احلام–دنيا–مع–خطيبها–الشهيد
https://qudsnen.co/?p=29718
https://qudsnen.co/?p=29744
https://qudsnen.co/?p=29709&
https://www.#/20210926-israeli-forces-kill-four-palestinian-militants-in-west-bank/
https://www.aljazeera.com/news/2021/9/26/two-palestinians-killed-by-israeli-forces-in-occupied-west-bank
https://www.middleeasteye.net/news/west-bank-israel-forces-kill-palestinians-military-raids-jenin-jerusalem
[1] Baca kisah lainnya dalam https://adararelief.com/dua-pertiga-dari-tawanan-palestina-dalam-penjara-etzion-adalah-anak-di-bawah-umur/
[2] Baca kisah lainnya dalam https://adararelief.com/zionis-mencetak-prestasi-dengan-membunuh-77-anak-dalam-setahun/







