• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, Februari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Mimpi Para Ibu Palestina Ucapkan Selamat Tinggal kepada Anak-anaknya

by Adara Relief International
Maret 23, 2023
in Berita Kemanusiaan, Perempuan
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Mimpi Para Ibu Palestina Ucapkan Selamat Tinggal kepada Anak-anaknya
40
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pada hari Selasa (21/3), yang merupakan Hari Ibu di Timur Tengah, ibu dari Mahmoud Ahmidan (27), pemuda yang dibunuh oleh tentara Israel pada tahun 2021, mengumpulkan sekelompok ibu Palestina untuk berdiri di tengah Kota Ramallah. Para ibu mengangkat foto anak-anak mereka, dan menuntut penyerahan jenazah mereka. Kelompok HAM mengatakan Israel menahan mereka sebagai bagian dari strategi hukuman kolektif. Jenazah Mahmoud sendiri masih ditahan di kamar mayat Israel hingga saat ini, dua tahun sejak kematiannya.

Israel masih menahan ratusan jenazah Palestina dan menolak akses keluarga mereka untuk melihat atau menguburkan mereka. Ini menambah rasa sakit mereka setelah kematian anak mereka di tangan tentara Israel. Menurut PBB, Israel memiliki 325 jenazah warga Palestina dan menolak untuk menyerahkannya. Pada Hari Ibu ini, satu-satunya keinginan para ibu adalah agar Israel menyerahkan jenazah anak-anak mereka. Harapan terbesar mereka adalah agar anak mereka dimakamkan di kuburan yang cukup dekat sehingga mereka dapat berkunjung. 

Selama beberapa dekade Israel telah menggunakan taktik menahan jenazah yang terbunuh dan melanjutkan praktik tersebut delapan tahun lalu setelah menghentikannya pada tahun 2004. Menurut laporan, Israel menahan jenazah warga Palestina di kuburan rahasia yang dikenal sebagai “kuburan angka”, yang diduga didirikan untuk menguburkan mereka.

Adla Ghattas dari Kamp Pengungsi Dheisheh di Betlehem mengambil mikrofon dan berbicara tentang perasaan para ibu, terutama tentang anak mereka yang tubuhnya ditahan karena pendudukan Israel. Putranya, Fadi, ditembak mati oleh tentara Israel beberapa bulan lalu, dan jenazahnya masih ditahan oleh Israel, karena mereka menolak menyerahkannya kepada keluarganya. 

“Tuntutan kami sederhana, mengunjungi makam anak-anak kami, menanam melati dan mawar di atasnya. Kami ingin menutup kuburan anak-anak kami yang menunggu jasad mereka. Di rumah, saya merasa takut untuk membuka lemari es karena saya membayangkan tubuh anak saya berada di dalam lemari es Israel. Saya merasa dia kedinginan dan saya berharap bisa menguburkannya dengan layak, ”kata Adla di antara hadirin yang tampak tersentuh oleh kata-katanya. 

Pengacara Muhammad Elayan, yang mengikuti masalah ini di pengadilan Israel, mengatakan bahwa strategi menahan jenazah dilakukan dengan sangat tidak manusiawi. Israel membekukan jenazah Palestina pada suhu -70 derajat celcius, yang menyebabkan perubahan signifikan pada tubuh mereka–sampai-sampai beberapa keluarga tidak mengenali anak mereka sendiri, bahkan setelah mereka diserahkan.

Amjad Abu Sultan, 15, dari Bethlehem, ditembak mati oleh tentara Israel di dekat pos pemeriksaan militer, dan tubuhnya ditahan selama setahun. Ketika jenazahnya diserahkan, tubuhnya membeku dan keluarganya tidak mengenalinya. Saat ibu Amjad berdiri bersama ibu-ibu lainnya, dia menitikkan air mata. Ia tahu betapa sakitnya para ibu ketika putra mereka masih berada di kamar mayat.

“Rasa sakitnya, tentu saja, tidak berakhir dengan penguburan jenazah, tapi setidaknya saya tahu di mana anak saya. Saya mengunjungi makamnya dan menaruh bunga di atasnya. Saya tidak khawatir dia membeku, sementara ada para ibu yang merasakan putranya kedinginan bahkan ketika sudah mati,” katanya.

Sumber:

https://www.middleeasteye.net

Baca Juga

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: PalestinaPerempuanUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Aktivis Israel Desak Uni Eropa Beri Sanksi Pejabat yang Izinkan Pembangunan 7.000 Unit Permukiman Ilegal

Next Post

8 FAQs about Ramadan

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
15

Para menteri pemerintah Israel secara terbuka menyatakan niat mereka untuk secara mendasar mengubah status politik dan hukum wilayah Palestina yang...

Read moreDetails
Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Februari 19, 2026
15
Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Februari 19, 2026
14
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Februari 19, 2026
13
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Februari 19, 2026
14
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Next Post
8 FAQs about Ramadan

8 FAQs about Ramadan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630