• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Menteri Israel: “Tidak ada yang Namanya Orang Palestina”

by Adara Relief International
Maret 21, 2023
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Menteri Israel: “Tidak ada yang Namanya Orang Palestina”
12
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Setelah menyerukan agar desa Palestina Huwwara ‘dimusnahkan’, Menteri Keuangan Israel memicu kemarahan baru dengan menyangkal keberadaan warga Palestina. Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich telah memicu reaksi baru setelah mengatakan bahwa rakyat Palestina adalah “penemuan” abad lalu. Para pejabat Palestina mengecam komentar tersebut sebagai bukti pandangan “rasis” dari pemerintah sayap kanan Israel yang baru. Berbicara di Paris pada Minggu (19/3), Smotrich mengatakan “Orang Palestina itu tidak ada” karena “tidak ada yang namanya orang Palestina”.

“Tahukah Anda siapa orang Palestina itu? Saya adalah orang Palestina,” kata Smotrich. Ia melanjutkan dengan menggambarkan bahwa mendiang kakeknya, yang katanya adalah “generasi ke-13 Yerusalem” sebagai “Orang Palestina sejati”. “Rakyat Palestina adalah penemuan yang berusia kurang dari 100 tahun,” tambah Smotrich, seorang ultranasionalis yang juga mengawasi pemerintahan sipil di Tepi Barat.

Smotrich terkenal karena sering membuat pernyataan sentimen terhadap warga Palestina dan merupakan penentang keras pendirian negara Palestina. Pada 1 Maret, dia memicu kemarahan internasional dengan mengatakan desa Palestina Huwara di Tepi Barat harus dihancurkan, menyusul amukan pemukim Israel. Komentar ini dikecam sebagai “menjijikkan” oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dan mendorong pemerintah Prancis untuk memboikotnya selama kunjungannya ke Paris.

Pada Senin (20/3), Mohammad Shtayyeh, perdana menteri Otoritas Palestina (PA), mengatakan bahwa pernyataan terbaru Smotrich adalah “bukti konklusif dari ideologi ekstremis dan rasis dari Zionis yang mengatur pemerintah Israel saat ini”. “Pernyataan yang menghasut ini, yang konsisten dengan klaim pertama Zionis tentang ‘sebuah tanah tanpa rakyat untuk rakyat tanpa tanah’, dan bahwa tanah Palestina ‘disengketakan’, dan yang menunjukkan arogansi kekuasaan, tidak menggoyahkan rasa kepemilikan orang-orang Palestina atas tanah dan sejarah Palestina.” 

“Semua sisa-sisa arkeologi dan sejarah membuktikan keterikatan orang Palestina dengan tanahnya sejak awal sejarah manusia dimulai,” kata Shtayyeh dalam sesi kabinet PA di Ramallah. “Israel adalah negara kolonial yang didirikan oleh para penjajah dan pemukim, dan itu meluas seperti kolonialisme pemukim lainnya sepanjang sejarah. Kami telah belajar dari sejarah bahwa kolonialisme akan berakhir, dan bahwa keinginan dan kepemilikan rakyat kami tidak akan tergoyahkan oleh pernyataan-pernyataan tersebut, juga oleh pemalsuan sejarah dan klaim palsu mereka,” katanya.

Demikian pula, Kementerian Luar Negeri Palestina mengutuk keras pernyataan Smotrich dan pejabat tinggi Israel lainnya baru-baru ini yang memasukkan hasutan terhadap warga Palestina dan kepentingan ekonomi mereka. Ia menegaskan bahwa posisi tersebut mencerminkan “mentalitas kolonial gelap yang telah mendominasi” negara Israel dan mendorong ” tumbuhnya ekstremisme dan terorisme Yahudi” terhadap Palestina.

“Seruan resmi oleh pejabat di puncak hierarki politik Israel ini bertujuan untuk menciptakan kekacauan dan melanjutkan siklus kekerasan. Mereka bertujuan menyabotase upaya untuk mencapai ketenangan, mentalitas yang memusuhi perdamaian dan solusi politik untuk konflik berdasarkan prinsip perdamaian solusi dua negara dan didasarkan pada pendalaman dan perluasan pemukiman di sepanjang jalur aneksasi bertahap dan merayap dari Tepi Barat,” kata kementerian itu.

Komentar Smotrich muncul hanya beberapa jam setelah delegasi Israel dan PA bertemu pada Minggu (19/3) untuk pertemuan puncak regional di Sharm el-Sheikh, Mesir. Di sana, mereka membahas untuk meredakan ketegangan beberapa hari sebelum dimulainya bulan suci Ramadan. Pertemuan yang diikuti oleh delegasi dari AS, Yordania, dan Mesir tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan bulan lalu yang diadakan di Aqaba, Yordania. Sebuah pembicaraan tingkat tinggi pertama antara pemimpin Palestina dan Israel dalam beberapa tahun terakhir.

Sumber:

https://english.wafa.ps

https://www.aljazeera.com

https://mondoweiss.net

Baca Juga

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

https://www.middleeasteye.net

https://www.#

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: PalestinaUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Tutup Kantor Media Palestina di Al-Quds (Yerusalem)

Next Post

Perempuan Penyair Palestina Raih Penghargaan di Saud Al-Babtain Foundation

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
14

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
14
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
26
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
11
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
21
Next Post
Perempuan Penyair Palestina Raih Penghargaan di Saud Al-Babtain Foundation

Perempuan Penyair Palestina Raih Penghargaan di Saud Al-Babtain Foundation

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630