JAKARTA—Koalisi Daiyah untuk Al-Quds dan Palestina (KDIQP) bersama Koalisi Perempuan Indonesia Peduli Al-Aqsha (KPIPA) menggelar Multaqa Daiyah Nasional untuk Palestina. Mengangkat tema “Suara Daiyah, Harapan untuk Palestina” kegiatan ini ditujukan untuk menggalang masukan para Daiyah Nasional yang disampaikan dalam Forum Group Discussion (FGD).
“Acara ini dihadiri oleh Daiyah Nasional dari seluruh Indonesia yang bergabung untuk menerima materi tentang Palestina, dan dilanjutkan dengan FGD untuk mengoptimalkan penyampaian informasi mengenai Palestina.” tutur Maryam Rachmayani di Hotel Balairung, Ahad (22/6).

Menghadirkan Wakil Ketua Ikatan Ulama Muslim Sedunia (IUMS), Dr. Salim Segaf Al Jufri sebagai keynote speaker, Salim mendorong para daiyah merumuskan strategi untuk kemerdekaan Palestina.
“Permasalahan Palestina yang mendasar adalah bagaimana mereka meraih kemerdekaan. Ini yang paling penting. Seperti yang tercantum dalam pembukaan UUD 45, salah satu tujuan negara Indonesia adalah ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Maka, kewajiban kita untuk menyuarakan kemerdekaan Palestina,” ujarnya.
Salim menyebut tiga peran suara daiyah, yaitu suara kebenaran yang tidak diam terhadap kezaliman, suara persatuan umat dengan menguatkan ukhuwah islamiyah, wathaniyah, dan insaniyah, serta suara harapan yang menumbuhkan optimisme. [mc]








