• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, April 16, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Dua Tahun Genosida Gaza: Penderitaan Tak Berakhir, Israel di Ujung Kelelahan

by Adara Relief International
Oktober 8, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Dua Tahun Genosida Gaza: Penderitaan Tak Berakhir, Israel di Ujung Kelelahan
30
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Dua tahun setelah dimulainya genosida, Gaza kini nyaris rata dengan tanah. Lebih dari 67.000 warga Palestina terbunuh, termasuk 20.179 anak-anak dan 10.427 perempuan, sementara lebih dari 160.000 lainnya terluka dan 9.500 masih hilang. Serangan udara dan artileri Israel terus menggempur permukiman padat penduduk di Kota Gaza dan Khan Younis, bahkan menargetkan warga yang berlindung di zona yang disebut “kemanusiaan” di al-Mawasi.

Kementerian Kesehatan Gaza menyebut agresi ini bukan sekadar krisis kemanusiaan, melainkan “keruntuhan total fondasi keberadaan manusia”, dengan sistem kesehatan sebagai korbannya. Dalam dua tahun, Israel telah menjatuhkan lebih dari 200.000 ton bom, menghancurkan lebih dari 90 persen infrastruktur Gaza, termasuk rumah, sekolah, universitas, rumah ibadah, dan 38 rumah sakit, menyisakan hanya 13 fasilitas yang masih berfungsi sebagian.

Sementara itu, organisasi hak tawanan Palestina melaporkan sedikitnya 77 tawanan terbunuh di penjara Israel, dan lebih dari 11.100 warga Palestina kini masih ditahan, belum termasuk mereka yang disekap di kamp militer.

Di sisi lain, pembicaraan gencatan senjata kembali digelar di Mesir untuk membahas rencana perdamaian yang diusulkan Amerika Serikat. Namun, pertempuran terus berlangsung di lapangan, memperlihatkan kontras tajam antara diplomasi dan kenyataan di Gaza.

Di tengah situasi itu, Yitzhak Brick, mantan Mayor Jenderal Angkatan Darat Israel, memperingatkan bahwa Israel telah mencapai “titik tanpa kembali”. Dalam wawancara dengan Maariv, ia menilai militer Israel telah kehabisan tenaga tanpa mampu mematahkan perlawanan Palestina. Brick menyebut pemerintah dan militer “menyesatkan publik dengan propaganda kemenangan”, padahal Israel tengah terjebak dalam perang yang berkepanjangan dan melelahkan yang mengancam kehancuran internal.

Ia juga mengakui bahwa Israel gagal mencapai tujuan strategisnya, mulai dari menghancurkan Hamas, memulihkan efek gentar, hingga mengamankan permukiman di sekitar Gaza. Menurutnya, pasukan Israel baru menghancurkan sekitar 20 persen jaringan terowongan Hamas, sementara gerakan tersebut justru berhasil memulihkan kekuatan militernya dengan lebih dari 30.000 pejuang aktif. Brick menegaskan, ketergantungan Israel pada serangan udara tak akan membawa kemenangan karena pasukan darat tak siap dan tak memiliki rencana strategis yang jelas.

Dua tahun setelah 7 Oktober 2023, genosida di Gaza belum menunjukkan tanda berakhir. Di saat rakyat Palestina bertahan di bawah reruntuhan, bahkan sebagian dunia mulai kehilangan empati, suara-suara dari dalam Israel sendiri kini mulai mengakui, perang ini bukan kemenangan melainkan kegagalan moral, kemanusiaan, dan strategi.

Baca Juga

Siswa Palestina Terpaksa Belajar di Jalan Usai Akses Sekolah Diblokir Pemukim

Meta Diduga Raup Untung dari Konten Anti-Palestina

Sumber: 

MEE, MEMO

ShareTweetSendShare
Previous Post

Adara Palestine Situation Report 60

Next Post

Greta Thunberg: “Ada Genosida yang Disiarkan Langsung di Depan Mata Dunia”

Adara Relief International

Related Posts

754 Warga Gaza Terbunuh di tengah Gencatan Senjata
Berita Kemanusiaan

754 Warga Gaza Terbunuh di tengah Gencatan Senjata

by Adara Relief International
April 15, 2026
0
26

Sedikitnya 754 warga Gaza terbunuh dan ribuan lainnya terluka di Jalur Gaza sejak berlakunya gencatan senjata pada Oktober 2025, di...

Read moreDetails
Warga Palestina Gagalkan Upaya Perampasan Rumah di Tepi Barat

Warga Palestina Gagalkan Upaya Perampasan Rumah di Tepi Barat

April 15, 2026
17
Siswa Palestina Terpaksa Belajar di Jalan Usai Akses Sekolah Diblokir Pemukim

Siswa Palestina Terpaksa Belajar di Jalan Usai Akses Sekolah Diblokir Pemukim

April 15, 2026
15
Meta Diduga Raup Untung dari Konten Anti-Palestina

Meta Diduga Raup Untung dari Konten Anti-Palestina

April 15, 2026
16
Serangan Hama Melanda Gaza

Serangan Hama Melanda Gaza

April 15, 2026
19
Pakar PBB Desak Hentikan Serangan dan Pengusiran

Pakar PBB Desak Hentikan Serangan dan Pengusiran

April 14, 2026
15
Next Post
Greta Thunberg: “Ada Genosida yang Disiarkan Langsung di Depan Mata Dunia”

Greta Thunberg: “Ada Genosida yang Disiarkan Langsung di Depan Mata Dunia”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eskalasi dan Agresi; Dalih Israel untuk Mengambil Alih Kendali Masjid Al-Aqsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630