• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Februari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Dua Bulan Setelah Serangan Gaza, 71 Persen Siswa Palestina Lulus Ujian Sekolah Menengah

by Adara Relief International
Oktober 7, 2021
in Berita Kemanusiaan, Tema Populer
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Dua Bulan Setelah Serangan Gaza, 71 Persen Siswa Palestina Lulus Ujian Sekolah Menengah

Photo by WAFA Images / Baja Nasr

12
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Kabar bahagia datang dari Palestina. Sebanyak 59.128 dari 82.924 siswa yang mengikuti Ujian Sekolah Menengah Akhir Tawjihi dinyatakan lulus pada Selasa (03/8). Menteri Pendidikan mengatakan tingkat keberhasilan siswa Palestina yang mengikuti ujian Tawjihi pada tahun ini mencapai 71,37 persen. Jumlah ini merupakan peningkatan dari dua tahun lalu yang hanya mencapai 70 persen atau sebanyak 52.108 siswa yang lulus dari 75.150 yang mendaftar. Jumlah ini menunjukkan bahwa persentase siswa Palestina yang lulus dan siap melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi sudah cukup baik.

Tingkat keberhasilan tertinggi pada ujian Tawjihi pada tahun ini adalah jurusan teknologi yaitu sebanyak 87,76 persen siswa yang lulus, diikuti oleh jurusan sains 85,62 persen, kewirausahaan 71,66 persen, pelatihan kejuruan 71,23 persen, Syariah Islam 67,02 persen, dan terakhir yaitu seni sebesar 65,21 persen, kata Menteri Pendidikan.

Para siswa di Gaza merayakan kelulusan. Foto oleh Mohammed Asad/Middle East Monitor

Tingkat keberhasilan yang dicapai oleh anak-anak Palestina ini merupakan suatu kebanggaan mengingat mereka menjalankan ujian sekolah dalam suasana yang tidak kondusif, yaitu dilaksanakan hanya satu bulan setelah serangan 11 hari Zionis terhadap Gaza pada bulan Mei lalu. Serangan ini memakan korban jiwa sebanyak 250 orang, termasuk 66 anak-anak dan menyebabkan bangunan-bangunan rusak, termasuk gedung sekolah.

ReliefWeb pada Mei 2021 melaporkan bahwa sebanyak 50 sekolah di Gaza rusak akibat serangan udara Zionis Israel yang mengakibatkan anak-anak sulit untuk mengakses pendidikan. Selain itu, pandemi Covid-19 juga menjadi tantangan bagi anak-anak Palestina karena mereka harus menyesuaikan diri dengan sistem pembelajaran daring.

 

Baca juga:

Mematahkan Persepsi, Wafa Abu Naja Menjadi Murid Berprestasi

Perempuan Palestina yang Berprestasi

 

Selain di Gaza, anak-anak di Tepi Barat juga menghadapi situasi yang sulit akibat pendudukan Zionis Israel. Zionis menghancurkan rumah-rumah penduduk Palestina di Tepi Barat serta menangkap para penduduk yang mereka anggap melakukan perlawanan. Salah satu yang ditangkap adalah Montaser Shalabi, ayah dari Ahmad Shalabi, siswa yang meraih nilai 92 dalam ujian Tawjihi. Ayah Ahmad, Montaser, ditangkap oleh Zionis akibat diduga menembak dan membunuh seorang pemukim Zionis serta melukai dua orang lainnya saat pertempuran sengit terjadi antara Pejuang Palestina dan Zionis pada Mei lalu. Selain menangkap ayahnya, Zionis juga menghancurkan rumah keluarga Ahmad di Tepi Barat pada Juli lalu sebagai ‘hukuman’ atas tindakan yang dilakukan Montaser. Akan tetapi, situasi sulit tersebut tidak membuat Ahmad menyerah. Buktinya, Ahmad berhasil meraih nilai yang tinggi dan membanggakan orang tua dan negaranya.

Baca Juga

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Akan tetapi, di balik kabar bahagia tersebut, terselip juga kabar duka. Zionis telah membunuh empat orang siswa yang seharusnya ikut merayakan kelulusan bersama keluarga dan teman-teman mereka. Keempat siswa tersebut adalah Khaled Qanou, Tawfeef Abu al-Ouf, Muhammad Ihmeid, dan Zohdi Taweel. Kepergian mereka membuat hari kelulusan yang seharusnya bahagia menjadi berselimut duka bagi keluarga dan orang-orang terdekat mereka.

Khaled Qanou terbunuh ketika pesawat jet perang Zionis menjatuhkan bom kepada sekelompok warga yang berada di dekat menara perumahan Nada. Tawfeeq Abu al-Ouf juga terbunuh akibat serangan dari jet Zionis. Selain Tawfeeq, 15 orang anggota keluarganya juga tewas akibat serangan tersebut. Muhammad Ihmeid ditembak oleh seorang penembak jitu ketika terjadi konfrontasi di dekat permukiman ilegal Bet El. Sementara Zohdi Taweel, yang diberi julukan ‘Filsuf Fisika’ oleh teman-temannya, ditembak mati oleh pasukan Zionis di wilayah Al Quds yang diduduki.

Foto oleh Mohammed Asad/Middle East Monitor

Jason Lee, direktur Save The Children wilayah Palestina mengatakan, “Kenyataan yang brutal adalah tidak ada anak yang dibiarkan tanpa cedera, dan kita berkali-kali melihat kehidupan anak-anak adalah yang paling terpukul akibat konflik. Penghancuran sekolah adalah kekejian. Tempat belajar, bermain, dan berbahagia bagi anak-anak dengan cepat berubah menjadi tempat perlindungan dari pengeboman karena rumah-rumah telah dihancurkan dan keluarga terpisah-pisah. Dan sayangnya, jumlah sekolah yang dihancurkan menunjukkan bahwa bahkan di sini, tidak ada tempat untuk bersembunyi. Satu dari 15 sekolah di Gaza kini rusak dan prospek anak-anak untuk menjalani dan membangun masa depan yang lebih baik menjadi berkurang.”

Lee juga menyerukan agar penyerangan terhadap sekolah segera diakhiri. “Semua pihak dalam konflik harus memastikan bahwa warga sipil dan infrastruktur sipil dilindungi dari serangan, sesuai dengan hukum internasional. Semua pihak harus segera mengakhiri serangan terhadap sekolah.” Demikian ucapnya sebagaimana dipublikasikan ReliefWeb.

 

Reporter : Salsabila

Editor : LM

Dari berbagai sumber.

 

***

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar  program bantuan untuk Palestina.

Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.

ShareTweetSendShare
Previous Post

Walau Menjadi Tawanan, Anak Bisa Hafal Quran

Next Post

Zionis Lakukan Tiga Penghancuran Skala Besar di Tepi Barat

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
23

Para menteri pemerintah Israel secara terbuka menyatakan niat mereka untuk secara mendasar mengubah status politik dan hukum wilayah Palestina yang...

Read moreDetails
Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Februari 19, 2026
17
Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Februari 19, 2026
17
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Februari 19, 2026
17
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Februari 19, 2026
20
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Next Post
Zionis Lakukan Tiga Penghancuran Skala Besar di Tepi Barat

Zionis Lakukan Tiga Penghancuran Skala Besar di Tepi Barat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630