• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Maret 6, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

“Day of Shame”: Reaksi Dunia terhadap Persetujuan PBB atas Resolusi Gaza yang Disponsori AS

by Adara Relief International
November 19, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
“Day of Shame”: Reaksi Dunia terhadap Persetujuan PBB atas Resolusi Gaza yang Disponsori AS
22
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pada Senin (17/11) malam, Dewan Keamanan PBB mengesahkan resolusi rancangan Amerika Serikat yang mendukung rencana Presiden Donald Trump untuk mengakhiri agresi di Gaza dan membentuk kerangka administrasi pascaperang. Sebanyak 13 negara memberikan suara setuju, sementara Rusia dan Tiongkok abstain tanpa menggunakan hak veto. Resolusi tersebut, yang secara resmi dikenal sebagai Resolusi 2803, menyerukan penerapan penuh rencana 20 poin Trump, mempertahankan gencatan senjata, serta membentuk mekanisme transisi baru bagi Gaza.

Resolusi ini mengesahkan pembentukan Peace Council, sebuah badan transisi dengan status hukum internasional yang akan mengawasi rekonstruksi Gaza, mengoordinasikan bantuan kemanusiaan, dan bekerja sama dengan berbagai lembaga operasional internasional yang bertugas meregulasi tata kelola sementara, layanan publik, serta pos perlintasan perbatasan. Melalui resolusi ini, bantuan kemanusiaan ke Gaza harus disalurkan melalui koordinasi dengan Peace Council dan dipastikan hanya digunakan untuk tujuan sipil. Di sisi lain, Bank Dunia dan lembaga keuangan internasional lainnya diundang untuk membentuk dana rekonstruksi khusus.

Sebagai bagian dari kerangka keamanan, resolusi tersebut membentuk International Stabilization Force, yang akan beroperasi di bawah komando terpadu dan bekerja sama dengan Mesir serta Israel. Pasukan ini diberi mandat untuk melucuti senjata di Gaza, melindungi warga sipil, melatih polisi Palestina, mengamankan koridor bantuan, memantau gencatan senjata, serta mendukung pekerjaan Peace Council. Penarikan bertahap pasukan Israel akan dilakukan seiring meningkatnya kendali pasukan internasional. Keberadaan Peace Council dan seluruh struktur internasional ini dijadwalkan selesai pada 31 Desember 2027, kecuali diputuskan lain oleh Dewan Keamanan.

Namun, sejak rancangan resolusi ini disusun, berbagai faksi Palestina telah memperingatkan bahwa rencana tersebut mengancam otoritas nasional Palestina dan memindahkan pengelolaan Gaza kepada lembaga internasional dengan kewenangan luas. Mereka menilai pendekatan ini merampas hak rakyat Palestina untuk mengelola urusan mereka sendiri, mengabaikan peran UNRWA, serta membuka jalan bagi upaya penundukan politik melalui mekanisme bantuan. Banyak faksi Palestina menegaskan bahwa isu persenjataan adalah urusan nasional yang tidak dapat dinegosiasikan sebelum berakhirnya pendudukan dan terwujudnya negara Palestina yang merdeka.

Baca Juga

Israel Lakukan 1.965 Serangan di Tepi Barat Sepanjang Februari

Penutupan Perbatasan Mencegah Warga Gaza Berangkat Haji

Setelah resolusi disahkan, Hamas menegaskan penolakannya. Kelompok tersebut menyebut resolusi itu sebagai bentuk perwalian internasional atas Gaza yang menguntungkan Israel dan menormalisasi pencapaian militeristik yang gagal diperoleh melalui perang. Hamas juga menolak keras keberadaan pasukan internasional dengan mandat pelucutan senjata, karena hal itu menjadikan mereka pihak dalam konflik, bukan aktor netral. Hamas menyatakan bahwa setiap kekuatan internasional hanya dapat ditempatkan di perbatasan, berada sepenuhnya di bawah pengawasan PBB, serta bekerja eksklusif dengan lembaga Palestina resmi. Mereka kembali menegaskan bahwa perlawanan terhadap penjajah merupakan hak sah yang dijamin hukum internasional.

Kelompok Jihad Islam juga menolak resolusi tersebut, menilai bahwa rencana ini memberlakukan perwalian asing, memisahkan Gaza dari wilayah Palestina lainnya, dan menggunakan bantuan serta akses perbatasan sebagai alat tekanan politik.

Di sisi lain, Otoritas Palestina menyambut baik resolusi tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mengambil tanggung jawab penuh dalam pelaksanaannya, termasuk perlindungan warga, pencegahan pemindahan paksa, penarikan penuh pasukan Israel, rekonstruksi, serta pembentukan landasan menuju solusi dua negara.

Respons internasional bervariasi. Rusia menilai resolusi tersebut gagal menegaskan komitmen terhadap solusi dua negara, mengabaikan peran Otoritas Palestina, dan justru memperdalam pemisahan antara Gaza dan Tepi Barat. Rusia juga memperingatkan bahwa mandat pelucutan senjata menjadikan pasukan internasional sebagai pihak dalam konflik. Tiongkok menyampaikan kekhawatiran serupa, menilai bahwa struktur tata kelola Gaza dalam resolusi ini tidak mencerminkan kedaulatan Palestina dan memberikan peran minimal bagi PBB dalam rekonstruksi, sementara kendali utama justru berada di tangan AS dan badan internasional baru.

Di Israel, reaksi terbelah. Beberapa politisi menilai resolusi tersebut sebagai kegagalan pemerintah Israel dan ancaman terhadap keamanan nasional, sementara yang lain menyambut baik fokus pada pelucutan senjata Hamas.

Di tengah perdebatan tersebut, banyak analis menilai bahwa resolusi ini pada dasarnya melegitimasi pengawasan AS terhadap Gaza, dengan kehadiran International Stabilization Force dan Peace Council yang beroperasi di bawah kendali politik Washington. Proses ini dinilai berpotensi membuat Gaza berada di bawah pengawasan internasional selama bertahun-tahun, menunda pembentukan negara Palestina, serta menempatkan implementasi rencana pada risiko kebuntuan politik akibat penolakan dari kelompok perlawanan Palestina dan resistensi politik dari sejumlah pemimpin Israel.

Bagi banyak pihak, resolusi ini mencerminkan kebutuhan mendesak akan perdamaian, namun sekaligus memperlihatkan betapa jalan menuju keadilan dan penentuan nasib sendiri bagi rakyat Palestina tetap panjang dan dipenuhi tantangan struktural.

Sumber: Qudsnen

ShareTweetSendShare
Previous Post

Eskalasi Kekerasan di Tepi Barat: Jurnalis dan Anak Terluka dalam Serangan Israel

Next Post

Dua Warga Palestina di Gaza Selatan Dibunuh Tentara Isral meski Gencatan Senjata Berlaku

Adara Relief International

Related Posts

40 Negara Bertemu di Den Haag, Bahas Langkah Menentang Aneksasi Tepi Barat
Berita Kemanusiaan

40 Negara Bertemu di Den Haag, Bahas Langkah Menentang Aneksasi Tepi Barat

by Adara Relief International
Maret 5, 2026
0
36

Empat puluh negara berkumpul di Den Haag pada Rabu (03/03) untuk membahas langkah-langkah terkoordinasi yang bertujuan untuk menegakkan hukum internasional...

Read moreDetails
Israel Memutus Pasokan Makanan ke Gaza

Israel Memutus Pasokan Makanan ke Gaza

Maret 5, 2026
17
Israel Lakukan 1.965 Serangan di Tepi Barat Sepanjang Februari

Israel Lakukan 1.965 Serangan di Tepi Barat Sepanjang Februari

Maret 5, 2026
15
Penutupan Perbatasan Mencegah Warga Gaza Berangkat Haji

Penutupan Perbatasan Mencegah Warga Gaza Berangkat Haji

Maret 5, 2026
15
Kampanye Pita Merah Serukan Aksi Solidaritas untuk Perempuan Tawanan

Kampanye Pita Merah Serukan Aksi Solidaritas untuk Perempuan Tawanan

Maret 5, 2026
21
Israel Memajukan 20 Proyek Permukiman Baru di Al-Quds (Yerusalem)

Israel Memajukan 20 Proyek Permukiman Baru di Al-Quds (Yerusalem)

Maret 4, 2026
22
Next Post
Asap mengepul di atas permukiman di Gaza timur setelah pasukan Israel melancarkan serangan baru di dekat "Garis Kuning", meskipun mereka telah menarik diri menyusul gencatan senjata di Kota Gaza, Gaza, pada 18 November 2025. [Hamza ZH Qraiqea – Anadolu Agency]

Dua Warga Palestina di Gaza Selatan Dibunuh Tentara Isral meski Gencatan Senjata Berlaku

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630