• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, April 27, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Anak-anak perempuan di Gaza memotong rambut mereka karena kekurangan sisir

by Adara Relief International
Agustus 14, 2024
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Anak-anak perempuan di Gaza memotong rambut mereka karena kekurangan sisir

Anak-anak perempuan di Gaza memotong rambut mereka karena kekurangan sisir

23
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Ketika anak-anak perempuan di Gaza mengeluh kepada dokter anak, Lobna al-Azaiza, bahwa mereka tidak memiliki sisir, dokter itu menyarankan mereka untuk memotong rambut.

Namun, bukan hanya sisir yang sulit didapatkan, sebab blokade ketat dan agresi Israel terhadap wilayah tersebut selama 10 bulan, menyebabkan ketersediaan sampo, sabun, produk perawatan menstruasi, dan bahan pembersih rumah tangga menjadi sangat terbatas atau bahkan tidak ada sama sekali.

Sistem pengumpulan sampah dan pengolahan limbah juga telah runtuh, sehingga menyebabkan berkembangnya penyakit menular, seperti kudis atau infeksi jamur.

“Selama ini, penyakit yang paling sering kami temui adalah ruam kulit, penyakit kulit yang disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kepadatan penghuni di tempat pengungsian, suhu panas di dalam tenda, anak-anak yang mudah berkeringat, dan kurangnya air untuk mandi,” jelas dokter tersebut.

Dokter Azaiza sebelumnya bekerja di Rumah Sakit Kamal Adwan di Beit Lahia hingga tank-tank Israel memisahkan bagian utara daerah kantong yang terkepung dari bagian selatan. Seperti sebagian besar petugas medis di Gaza, ia telah beradaptasi dan terus merawat pasien, bahkan harus berjalan ke tempat kerja melewati rumahnya sendiri yang hancur akibat serangan Israel.

Klinik tenda yang didirikannya bersama tim kecil awalnya hanya merawat anak-anak, namun kini telah berkembang menjadi tempat praktik untuk seluruh keluarga, yang sebagian besar juga telah diusir atau rumah mereka dibom, seperti yang dialami oleh hampir seluruh penduduk Gaza.

Baca Juga

Kepala Penjaga Perdamaian PBB Peringatkan Risiko Meningkat

Imam Al-Aqsa Peringatkan Eskalasi Penyerbuan Pemukim

Selain itu, obat-obatan yang tersedia seringkali harganya tidak terjangkau; satu botol salep luka bakar sederhana sekarang bisa berharga 200 shekel ($53). Pengiriman bantuan internasional telah berkurang drastis sejak Israel merebut kendali perbatasan Rafah dari Mesir, yang semakin memperburuk krisis kemanusiaan.

Israel membantah bertanggung jawab atas keterlambatan pengiriman bantuan kemanusiaan yang mendesak, dan menyatakan bahwa PBB dan pihak lain bertanggung jawab atas pendistribusiannya di dalam wilayah tersebut.

Menurut Azaiza, solusinya sudah sangat jelas, “Penyeberangan perbatasan harus dibuka sehingga kami dapat membawa masuk obat-obatan, karena sebagian besar obat-obatan yang ada saat ini tidak efektif: tidak ada efeknya, tidak ada pengaruh pada penyakit kulit yang kami temui.”

Sumber: https://www.reuters.com

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: Update Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Syekh Ekrema Sabri: Pemerintah Israel Berupaya untuk Membagi Masjid Al-Aqsa Secara Temporal dan Spasial.

Next Post

Update Hari ke-313: PBB Mengatakan Israel Mengabaikan Kemarahan Global atas Gaza

Adara Relief International

Related Posts

Kepala Penjaga Perdamaian PBB Peringatkan Risiko Meningkat
Berita Kemanusiaan

Kepala Penjaga Perdamaian PBB Peringatkan Risiko Meningkat

by Adara Relief International
April 24, 2026
0
17

Pejabat penjaga perdamaian PBB memperingatkan bahwa situasi di lapangan semakin berbahaya, seiring meningkatnya risiko terhadap personel misi internasional. Jean-Pierre Lacroix...

Read moreDetails
Imam Al-Aqsa Peringatkan Eskalasi Penyerbuan Pemukim

Imam Al-Aqsa Peringatkan Eskalasi Penyerbuan Pemukim

April 24, 2026
20
Anak Palestina Terbunuh, Ditembak dalam Serangan Israel di Nablus

Anak Palestina Terbunuh, Ditembak dalam Serangan Israel di Nablus

April 24, 2026
17
Penutupan Rafah Hentikan Evakuasi Medis Gaza

Penutupan Rafah Hentikan Evakuasi Medis Gaza

April 24, 2026
16
Gereja Al-Quds Protes Perampasan Lahan Tepi Barat

Gereja Al-Quds Protes Perampasan Lahan Tepi Barat

April 24, 2026
19
Ratusan Pemukim Masuk Al-Aqsa, Ketegangan di Al-Quds Meningkat

Ratusan Pemukim Masuk Al-Aqsa, Ketegangan di Al-Quds Meningkat

April 23, 2026
19
Next Post
Update Hari ke-313: PBB Mengatakan Israel Mengabaikan Kemarahan Global atas Gaza

Update Hari ke-313: PBB Mengatakan Israel Mengabaikan Kemarahan Global atas Gaza

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menguatkan Mereka yang Bertahan: Laporan Dekap Yatim Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630