• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Artikel Seni Budaya

Amal, Wanita Pengusaha Kayu Pertama di Palestina

by Adara Relief International
September 23, 2015
in Seni Budaya
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Di dalam gang menjadi dunia unik bagi perempuan ini, orang-orang yang berlalu lalang saling berbisik membicarakan perempuan pemilik bengkel kayu yang membuat  barang antik dan furniture kayu untuk mendapatkan penghasilan bagi keberlangsungan hidup putrinya saat roda kehidupan tidak berputar.

Baca Juga

Pusat Rekreasi Gaza Ini Terbuat dari Sampah

Bisnis Beauty Oil Khusus Wanita Gaza

Amal Abu Arqiq-43 tahun, diketahui sebagai tukang kayu perempuan pertama di Palestina. Ia tinggal di  pengungsian dan memiliki kesibukan kecil sebagai tukang kayu yang setiap harinya menerima permintaan dari pelanggan baik dari dalam maupun luar pengungsian.

Amal memulai membuat barang-barang dari kayu pada tahun 2003 setelah mengikuti pelatihan keterampilan yang diadakan oleh Kementrian Sosial. Pelatihan diikuti oleh dua puluh orang  ibu rumah tangga untuk melanjutkan kehidupan keluarga yang miskin. Sayangnya peserta pelatihan tidak ada yang bertahan, kecuali Amal. Padahal pada saat itu keterampilan seni perkayuan diakui sebagai profesi yang dapat memberdayakan.

Amal menamakan bengkel kayunya dengan ‘Asholatul Baida’ (Sukses Sejati) dengan keistimewaan kayu-kayu antik dan khas gurun pasir. Ia membuat barang-barang sesuai pesanan seperti cermin, hiasan dinding, dekorasi rumah, kursi dan kerajinan kayu lainnya untuk hiasan dan keperluan perayaan lainnya.

Keseharian Amal

Setelah mematikan aliran listrik gergajinya, ia membersihkan debu  yang beterbangan dan keluar dari balik dinding kayu yang memisahkan ruang tamu (pelanggan) dengan meja kerja khusus yang dipenuhi oleh puluhan barang yang sedang diproses dan alat-alat lainnya.

Ia mengatakan, “beberapa tahun lalu saya mengikuti pelatihan kerajinan tangan untuk para pengungsi yang diadakan yayasan SEC. Mereka memilih 7 orang dari Tepi Barat dan 7 orang dari Gaza. Setelah berhasil melewati seleksi dengan membuat kerajinan atas biaya yayasan saya hanya berhak atas proposal untuk peralatan. Kendala selanjutnya adalah pengadaan bahan baku. Untuk memulai pekerjaan saya meminjam modal dari kerabat dan kenalan”.

Sejak memulai usaha ini dua tahun lalu, Amal seringkali mendapat pesanan bingkai  kayu, bingkai foto, cermin, dekorasi yang mempercantik ruang tamu serta kerajinan lainnya. Sebagian orang yang kagum dengan keberaniannya berinisiatif membuatkan FanPage di media sosial facebook untuk menampilkan karya-karyanya sehingga akhirnya wartawan dan kru mengetahui aktifitasnya lalu mendatangi dan menyebarluaskan kisahnya.

Bekerja  (karena) Tuntutan

Orang yang mengetahui kisah tukang kayu wanita ini pasti kagum dengan apa yang dilakukannya, namun tidak banyak yang mengetahui pengalaman pahit yang dialami wanita ini sepeninggal suaminya 20 tahun lalu. Amal kini menjadi ibu tunggal untuk putri satu-satunya yang menderita atrofi otak dan membutuhkan perawatan yang tidak bisa digantikan siapapun kecuali ibunya yang sudah tua.

Profesi kaum pria yang harus dijalani Amal meninggalkan bekas luka di tangannya yang kebanyakan disebabkan saat memotong dan membelah kayu. Hal ini terjadi di bulan-bulan pertama saat ia belum terbiasa dengan  peralatan tukang kayu.

Simaklah apa yg dikatakan Amal, “Saya sering katakan manusia itu seharusnya siap menghadapi tantangan dan jangan lemah. Tuntutan hidup  terus menerus. Saat ini saya berusaha untuk melawan kemiskinan dan merawat putri saya. Para pelanggan mulai berdatangan dari berbagai penjuru wilayah setelah karya-karya saya ditampilkan di pameran-pameran dan di internet.”
Amal juga menghadapi kesulitan-kesulitan yang menghambat pekerjaannya. Di antara hambatan besarnya adalah terputusnya aliran listrik dan sedikitnya permintaan di beberapa bulan terakhir ini, sedikitnyapasokan kayu disebabkan ditutupnya perlintasan perbatasan  hingga ia tidak mampu membayar biaya sewa tempat yg kecil tersebut.

Ia berharap bisa mengembangkan usahanya dan bisa melatih orang-orang yang berkebutuhan khusus dengan keterampilan yang dimilikinya, dengan keyakinan bahwa yang cacat memiliki potensi besar asalkan tetap yakin pada diri sendiri dan mau berkontribusi positif untuk kehidupannya.

Ia menambahkan, “Saya siap membimbing orang-orang yang berkebutuhan khusus dan melibatkan mereka di masyarakat dan mengajari mereka hal yang bermanfaat. Dengan hal tsb saya berarti menitipkan pesan kehidupan bagi putri saya yang cacat. Dengan kendala pendanaan dan bengkel yang terlalu sempit”.

Amal menghiasi dinding bengkelnya yang sempit dengan 2 foto dua orang syahid, Ahmad Yasin dan Yasir ‘Arafat dengan bingkai buatan tangannya. Di sudut lain terhampar permadani bergambar peta Palestina dan Masjid Al-Aqsha, juga kerajinan seni lainnya yang menunjukkan jiwa ketekunan seorang pemilik bengkel menghadapi kerasnya kemiskinan dan ujian memiliki seorang putri yang berkebutuhan khusus.

Diterjemahkan dari www.womenfpal.com

ShareTweetSendShare
Previous Post

Masjid Al-Aqsha Akidah, Tak Bisa Dibagi-bagi

Next Post

Al Murabithot, Para Wanita Berhati Baja

Adara Relief International

Related Posts

Peran Palestina terhadap Kemerdekaan Indonesia
Artikel

Peran Palestina terhadap Kemerdekaan Indonesia

by Adara Relief International
Agustus 11, 2024
0
10k

Peran Palestina terhadap Kemerdekaan Indonesia - Di tengah kemeriahan rakyat Indonesia dalam merayakan kemerdekaan yang ke 78, mari kita mengingat...

Read moreDetails
Inspiratif, Sosok Ayah Hebat yang Rela Berjuang Keras untuk Anaknya yang Istimewa

Inspiratif, Sosok Ayah Hebat yang Rela Berjuang Keras untuk Anaknya yang Istimewa

Januari 14, 2023
1.3k
Pusat Rekreasi Gaza Ini Terbuat dari Sampah

Pusat Rekreasi Gaza Ini Terbuat dari Sampah

Oktober 7, 2021
44
Bisnis Beauty Oil Khusus Wanita Gaza

Bisnis Beauty Oil Khusus Wanita Gaza

Oktober 7, 2021
31
Thobe: Pakaian Tradisional Palestina yang Kaya Makna

Thobe: Pakaian Tradisional Palestina yang Kaya Makna

Juli 28, 2025
2.9k
“Thobe”, Simbol Perjuangan dan Nasionalisme yang Terbalutkan dalam Sebuah Pakaian Khas Palestina

“Thobe”, Simbol Perjuangan dan Nasionalisme yang Terbalutkan dalam Sebuah Pakaian Khas Palestina

Oktober 7, 2021
853
Next Post

Al Murabithot, Para Wanita Berhati Baja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630