• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Oktober 9, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Publikasi Palestina dalam Gambar

Palestina dalam Gambar, September 2026

by Adara Relief International
Oktober 9, 2026
in Palestina dalam Gambar, Publikasi
0 0
0
Palestina dalam Gambar, September 2026

Ribuan warga Slovenia menggelar aksi unjuk rasa di bawah penjagaan ketat kepolisian untuk memprotes pembukaan kedutaan besar Israel di pusat kota Ljubljana (9/9). Para demonstran membentangkan spanduk penolakan genosida di tengah hasil jajak pendapat harian Delo yang menunjukkan bahwa 56 persen warga Slovenia menolak hubungan yang lebih erat dengan Israel. [AFP/ MEE/ The New Arab]

14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Suasana di dalam sekolah swasta Palestina yang kosong menyusul aksi mogok belajar yang diserukan oleh lembaga-lembaga pendidikan di Al-Quds bagian timur (1/9). Kementerian Luar Negeri Palestina mendesak tindakan internasional atas pembatasan Israel, termasuk penolakan izin masuk bagi guru yang tinggal di Tepi Barat, yang mengganggu dimulainya tahun ajaran baru. [Mostafa Alkharouf/Anadolu/MEMO]
Kain kafan yang memuat tulisan tangan nama-nama lebih dari 20.000 anak-anak Gaza yang terbunuh dibentangkan di depan City Hall Nort, Philadelphia, Amerika Serikat (2/9). Instalasi keliling yang diinisiasi untuk mengenang para korban anak di Jalur Gaza tersebut menarik perhatian publik internasional di tengah berlanjutnya krisis kemanusiaan. [Hasan Akbaş/Anadolu/TRT/MEMO]
261b1f1782b7ccbdea2a4e4bf160933b.png
Suheila al-Hamamda (70 tahun) duduk bersama cucunya, beberapa jam setelah buldoser militer Israel merobohkan rumah mereka di Desa Al-Taban, Masafer Yatta, Tepi Barat (2/9). Penghancuran massal di Al-Taban dan Fakhit memaksa sekitar 70 warga, termasuk anak-anak dan lansia, tidur di ruang terbuka tanpa tempat berlindung. [Omri Eran Vardi/Activestills/ +972 Magazine]
31e9cea1adb357d5585a21fcfa76da95.png
Otoritas Israel melanjutkan perluasan permukiman di kawasan Maale Arugot sebagai bagian dari perluasan agenda pertanahan pascakeputusan administratif di Tepi Barat (3/9). Data Palestina mencatat sekitar 750.000 pemukim kini menghuni 156 permukiman ilegal dan 360 pos terdepan di wilayah pendudukan, termasuk di Al-Quds bagian timur. [Wisam Hashlamoun/Anadolu/ MEMO]
68820d8eba73de84ad5baa99b7a2cbbe.png
Pohon-pohon zaitun yang ditebang dan rusak berserakan di sebuah kebun pertanian usai digusur oleh buldoser militer Israel di Kota Arraba, Jenin, Tepi Barat (4/9). Penghancuran lahan pertanian ini merupakan bagian dari rangkaian operasi perusakan vegetasi dan properti warga di wilayah Tepi Barat yang diduduki dan berlangsung setiap tahun. [Faruk Hanedar/Anadolu/ TRT]
27fb1b30a34f371326dc69bf434708c4.png
Mohammed Salhab Al-Tamimi (60) memetik buah anggur di reruntuhan apartemen 10 lantai miliknya yang dihancurkan tentara Israel di Desa Qalqas, selatan Hebron, Tepi Barat (5/9/2026). Setelah tenda darurat tempat tinggal mereka disita militer hingga empat kali, keluarga yang terdiri dari sekitar 50 jiwa ini kini harus hidup di alam terbuka. [Mosab Shawer/ ActiveStills]
93b46a2e9052aff10deb890cfa6388ec.png
Warga berkumpul di sekitar jenazah warga Palestina yang baru dievakuasi dari reruntuhan bangunan akibat serangan Israel di Zeitoun, Gaza utara, setelah hampir tiga tahun (6/9). Sekitar 100 jenazah, termasuk 60 anak-anak, dimakamkan secara massal di Pemakaman Al-Ma’madani, Kota Gaza. [Jehad Alshrafi/AP/ Al Jazeera/ MEE]
b795f3f1476cbd88bf4be2beca4d7239.png
Pemuda Palestina di Nuseirat, Jalur Gaza tengah, memanfaatkan lumpur, tanah liat, kayu bekas, serta lembaran kain dan plastik untuk membangun kembali rumah dan toko mereka yang hancur akibat agresi (7/9). Di tengah blokade dan kelangkaan material bangunan, warga menyusun bata buatan tangan di atas reruntuhan beton untuk mendirikan hunian darurat sebagai alternatif pengganti tenda yang sesak. [Abdel Kareem Hana/AP Photo/ Al Jazeera]
Serangan udara Israel menghujani sebuah bangunan tempat tinggal di dekat Kompleks Medis Al-Shifa, Kota Gaza barat, dengan tiga buah rudal (8/9). Gempuran tersebut memicu kebakaran hebat pada bangunan target, merusak struktur di sekitarnya, serta membakar sejumlah tenda pengungsi Palestina yang berdiri di area sekitar. [Yousef Zaanoun/Activestills]
Seorang pria Palestina duduk di samping sisa-sisa rumahnya yang hancur, setelah pasukan Israel merobohkan bangunan di kawasan Fakhit, Masafer Yatta, Tepi Barat selatan (8/9). Penghancuran ini merupakan bagian dari rangkaian pembongkaran yang terus mengancam keberlangsungan komunitas badui dan peternak di wilayah tersebut. [Wahaj Bani Moufleh/ Activestills]
Ribuan warga Slovenia menggelar aksi unjuk rasa di bawah penjagaan ketat kepolisian untuk memprotes pembukaan kedutaan besar Israel di pusat kota Ljubljana (9/9). Para demonstran membentangkan spanduk penolakan genosida di tengah hasil jajak pendapat harian Delo yang menunjukkan bahwa 56 persen warga Slovenia menolak hubungan yang lebih erat dengan Israel. [AFP/ MEE/ The New Arab]
Warga Palestina terlihat duduk di samping jenazah anggota keluarga Ahmed yang terbunuh akibat serangan militer Israel (10/9). Jenazah keempat korban, yakni ayah, ibu, serta anak-anak berusia 12 dan 8 tahun, dievakuasi dalam kondisi hancur akibat hantaman serangan udara ke sebuah rumah di kawasan Proyek Beit Lahia, Jalur Gaza utara. [AP/ Al Jazeera/ Euronews]
Puluhan pemukim Israel di bawah pengawalan polisi menerobos Pemakaman Bab al-Rahma di dekat tembok timur kompleks Masjid Al-Aqsa, untuk menggelar ritual keagamaan (11/9). Aksi yang bertepatan dengan malam Rosh Hashanah ini merupakan kejadian ketiga berturut-turut di tengah meningkatnya desakan kelompok radikal Israel untuk menggelar ritual di dalam kompleks Al-Aqsa. [WAFA]
Qassem Hussam ditembak oleh seorang tentara Israel di kota Faqqua, Tepi Barat yang diduduki (12/9). Insiden tersebut terjadi ketika warga desa berupaya mengadang sekelompok pemukim yang membawa ternak mereka untuk merumput di atas tanah milik warga Palestina, sebelum pasukan militer Israel datang dan melepaskan tembakan ke arah penduduk. [Reuters/ WAFA/ The Guardian]
Pemukim Israel mendirikan pos terdepan baru di sebuah hutan milik Dana Nasional Yahudi (JNF) yang terletak persis di sebelah kota Palestina, Majd Al-Krum, di wilayah Al-Jalil (13/9). Kehadiran pos yang dilengkapi tenda, kandang domba, dan bendera Israel ini memicu kekhawatiran perambahan wilayah dekat tanah milik pribadi warga setempat karena polanya menyerupai ekspansi permukiman di Tepi Barat. [Oren Ziv/+972 Magazine]
1aa88f41586ee59d093198b3fe213280.png
Ibrahim Abu Seraya (16), menderita cerebral palsy dan malnutrisi akut, di Kamp Pengungsi Nuseirat, Deir al-Balah, Gaza (14/9). Berat badannya merosot tajam hingga hanya 7,5 kilogram dan membutuhkan asupan makanan khusus. Di tengah keterbatasan ekstrem, sang ibu harus menempuh perjalanan jauh demi mendapatkan nutrisi tersebut sembari memohon evakuasi medis internasional agar putranya dapat segera berobat ke luar negeri. [Hassan Jedi/Anadolu/ The Guardian]
Arwa Ismail Qasim Masoud (20), mahasiswi teknik Palestina yang kehilangan kaki kanannya akibat serangan drone Israel pada Oktober 2024, berupaya melanjutkan studinya di kawasan Al-Fakhoora, Kamp Pengungsi Jabalia, Gaza utara (15/9). Di tengah komplikasi medis berkelanjutan dan runtuhnya infrastruktur kesehatan lokal, ia tetap gigih mengejar pendidikannya sembari menanti izin rujukan medis ke luar negeri untuk merampungkan pengobatannya. [Ahmed Jihad Ibrahim Al-arini/Anadolu/ Reuters/ TRT]
Sebuah bangunan tempat tinggal yang menampung sekitar 100 keluarga pengungsi Palestina di Kota Gaza runtuh dan membunuh sedikitnya 21 orang dalam tidur mereka, termasuk 11 anak-anak (16/9). Tim pertahanan sipil bersama warga setempat bergegas menggali reruntuhan dengan tangan kosong untuk mencari puluhan korban yang terjebak, meski terkendala minimnya peralatan berat. [Mahmoud Issa/ Reuters/ The Guardian/ Al Jazeera]
Pasukan Israel berjaga dan memperketat pengamanan selama operasi militer di Kamp Pengungsi Ain, Nablus, Tepi Barat (17/9/2026). Operasi tersebut juga disertai dengan pembatasan ketat terhadap ruang gerak warga Palestina di area sekitar kamp. [Issam Rimawi/Anadolu/MEE]
Warga Palestina menunggu di depan gerbang besi yang ditutup oleh militer Israel di pos pemeriksaan Beit Furik, Nablus, Tepi Barat (18/9). Penutupan pos militer tersebut dilakukan aparat menyusul aksi unjuk rasa pemukim Israel yang memblokade jalan, menyerang warga, dan melempari kendaraan Palestina hingga menyebabkan seorang anak perempuan Palestina tertembak. [Muhammad Nashir/ Nabd/ Reuters]
6c10f6829b44402e6abd27cf9276dc6c.png
Anak-anak Palestina pada hari pertama tahun ajaran baru di dalam kelas darurat di Khan Yunis, Jalur Gaza selatan (19/9). Ratusan ribu anak kembali mengikuti pembelajaran tatap muka untuk pertama kalinya dalam hampir tiga tahun di tengah keterbatasan fasilitas, sementara UNICEF melaporkan bahwa 98 persen sekolah di Gaza hancur atau mengalami kerusakan akibat perang. [Ramadan Abed/Reuters/ A Jazeera]
dd42fa803448a46a2866b4439d967ce2.png
Seorang warga Palestina di Desa Beit Ummar, utara Hebron, memeriksa mobilnya yang hangus dibakar oleh para pemukim Israel dari pos terdepan afiliasi permukiman Bat Ayin (20/9). Dalam aksi penyerangan tersebut, seorang perempuan Palestina mengalami luka-luka dan lima unit kendaraan milik warga hangus dibakar. [Mosab Shawer/Activestills]
cfd1285461e3227685a1eb81bea11876.png
Tentara Israel meluncurkan operasi penggerebekan di Kota Biddu, Tepi Barat yang diduduki (21/9). Dalam rangkaian penggerebekan tersebut, pasukan Israel telah menahan sedikitnya 53 warga setempat, menyusul insiden penangkapan pria dari kota tersebut yang dituduh menembak mati seorang pemukim Israel. [Mohammed Torokman/ Reuters/ MEE/ The New Arab]
Ibu Palestina, Ismet Subh, memasak menggunakan kompor darurat dengan bahan bakar kardus di dalam tenda pengungsian di Kota Gaza (22/9). Sementara itu, di tengah keterbatasan akses kebutuhan pokok, ia harus berjalan kaki sejauh beberapa kilometer setiap hari untuk mengambil air demi memenuhi kebutuhan keluarganya. [Hamza Z. H. Qraiqea/Anadolu/ Reuters]
Penduduk Kota Tua Al-Khalil mengalami pengawasan dan pembatasan terus-menerus, sementara pemukim Israel menggelar aksi penyerbuan ke kawasan Kota Tua dengan pengawalan polisi (22/9) Selama penyerbuan tersebut, pasukan Israel menutup akses keluar-masuk menggunakan pagar besi dan secara ketat membatasi ruang gerak warga Palestina di area sekitar. [Anadolu/ TRT Habler]
859f32cda803d7f07c778ffd4b641d2f.png
Duka menyelimuti keluarga saat melepas jenazah dua korban terbunuh akibat serangan udara Israel yang mengenai kendaraan mereka di Al-Mawasi, Khan Yunis, Jalur Gaza (23/9). Gempuran yang terus menyasar wilayah pengungsian ini telah membunuh lebih dari 1.300 warga Palestina—termasuk 301 anak-anak—sejak pengumuman gencatan senjata pada Oktober 2025. [Doaa Albaz/Activestills]
Sejumlah delegasi negara meninggalkan ruang Sidang Umum PBB saat Benjamin Netanyahu naik ke podium untuk menyampaikan pidatonya (24/9). Hampir 70 delegasi—termasuk perwakilan dari Indonesia, Turki, Palestina, Arab Saudi, dan berbagai negara lainnya—melakukan aksi walk out atau mengosongkan kursi sebagai bentuk protes massal terhadap tindakan militer Israel di Gaza dan kawasan regional. [Anadolu/ MEE/ Al Jazeera/ NYT]
Dua lapangan mini program FIFA Arena resmi dibuka di Tepi Barat, yakni di desa Marah Rabah dan Qusin (25/9). Mantan kapten timnas perempuan Palestina sekaligus perwakilan FIFA, Honey Thaljieh, berharap fasilitas ini dapat memberi ruang bagi anak-anak untuk melupakan kesedihan dan merajut asa melalui sepak bola. [Inside FIFA]
Relawan bergotong-royong membongkar “Hakouratna”, sebuah lahan pertanian Palestina yang telah berdiri selama lebih dari 40 tahun di Tulkarem, Tepi Barat (26/9). Pembongkaran mandiri ini dilakukan karena khawatir akan dihancurkan oleh otoritas Israel dengan dalih terletak dekat tembok apartheid. Keluarga pemilik berhasil mendapatkan perintah pengadilan sementara untuk menangguhkan eksekusi hingga persidangan lanjutan. [Qais Omar Darwesh Omar/ Anadolu/ WAFA/ Palestine Chronicle]
Petugas kepolisian berhadapan dengan demonstran yang tergabung dalam aksi solidaritas Palestine Action di luar lokasi konferensi tahunan Partai Buruh di Liverpool, Inggris (27/9). Kepolisian Britania Raya menangkap lebih dari 50 orang yang berdemonstrasi untuk mendukung kelompok Palestine Action guna memprotes kebijakan pemerintah terkait situasi di Gaza. [Oli Scarff/AFP/ BBC/ The Guardian]
Tumpukan sampah dan aliran air limbah yang mengalir ke laut memperparah kondisi kehidupan di tenda-tengah pengungsi sebelah barat Kamp Pengungsi Nuseirat dan Deir al-Balah, Jalur Gaza tengah (27/9). Runtuhnya sistem sanitasi dan pengelolaan air akibat kerusakan infrastruktur yang meluas kian meningkatkan risiko krisis kesehatan publik bagi ribuan warga yang mengungsi. [Adam Bilal/Anadolu/ Al Jazeera/ TRT]
87d337e2c287024e43e994f8232ba86e.png
Sebanyak 1.222 pemukim Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa di Al-Quds yang diduduki dalam aksi provokatif hari kedua berkedok “Hari Raya Sukot” (28/9). Eskalasi penyerbuan massal ini memperketat ketegangan di area situs suci di tengah serangkaian hari besar keagamaan yang memicu kekhawatiran atas perubahan status quo. [Gazi Samad/ Anadolu]
9d007c57439bd19a05471dbe5e50bdb8.png
Seorang anak perempuan berpose bersama anak-anak kucing di dekat tenda darurat yang didirikan di sekitar reruntuhan Universitas Islam di Kota Gaza (29/9). Di tengah blokade ketat dan krisis kemanusiaan yang menghambat akses terhadap kebutuhan dasar, para pengungsi berjuang untuk bertahan hidup dalam kondisi yang sangat terbatas. [Mahmoud Abu Hamda/ Anadolu/ Reuters/ TRT Habler]
21185393ef3bdf1ac4687fcfa6480889.png
Warga menghadiri salat jenazah untuk para korban genosida yang jasadnya baru dapat dievakuasi dari reruntuhan bangunan di depan Rumah Sakit Al-Awda, Kamp Pengungsi Nuseirat, Jalur Gaza (29/9). Upacara pemakaman massal tersebut dilakukan di tengah proses pencarian korban yang terus berlanjut di antara puing-puing bangunan akibat serangan berkelanjutan. [Hassan Jedi/Anadolu/ Reuters]
422c895805323e078829b7e7d44cbe04.png
Relawan Palestina membantu petani memanen zaitun di Kota Gaza (30/9/2026). Dalam keterbatasan dan krisis akibat agresi yang berkepanjangan, upaya kolektif ini merefleksikan ketahanan warga dalam merawat tradisi pertanian lokal. [Majdi Fathi]

Baca Juga

Adara Palestine Situation Report 107

Palestina dalam Gambar, Agustus 2026

ShareTweetSendShare
Previous Post

Ketika Tenda Menjadi Hunian Tetap dan Harapan untuk Pulang Kian Pupus

Adara Relief International

Related Posts

Adara Palestine Situation Report 111
Adara Palestine Situation Report

Adara Palestine Situation Report 111

by Adara Relief International
Oktober 7, 2026
0
34

Adara Palestine Situation Report adalah dokumen ringkas dan faktual yang menyajikan perkembangan terbaru mengenai situasi kemanusiaan di Palestina. Laporan ini...

Read moreDetails

Adara Palestine Situation Report 110

September 30, 2026
38
Adara Palestine Situation Report 107

Adara Palestine Situation Report 107

September 10, 2026
39
Palestina dalam Gambar, Agustus 2026

Palestina dalam Gambar, Agustus 2026

September 10, 2026
27
Adara Palestine Situation Report 106

Adara Palestine Situation Report 106

September 2, 2026
44
Adara Palestine Situation Report 105

Adara Palestine Situation Report 105

September 2, 2026
28

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Ketika Luka Sesama Adalah Luka Kita: Upaya Menyatukan Kepingan Ukhuwah Melalui Kepedulian

    Ketika Luka Sesama Adalah Luka Kita: Upaya Menyatukan Kepingan Ukhuwah Melalui Kepedulian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bagaimana Al-Qur’an Membangun Cara Pandang Islam terhadap Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Kemanusiaan Batch Dua Sahabat Adara Tiba di Nusa Tenggara Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630