Sejumlah pemimpin permukiman Israel di sekitar Jalur Gaza melakukan kunjungan langsung ke dalam wilayah kantong tersebut pada Rabu (26/08) guna menyerukan pembatasan yang jauh lebih ketat terhadap warga Palestina.
Dalam kunjungan itu, para kepala dewan lokal dan permukiman perbatasan didampingi oleh pejabat tinggi militer Israel, termasuk Kepala Komando Selatan Mayor Jenderal Yaniv Asor dan Komandan Divisi Gaza Brigadir Jenderal Liron Bitito, untuk menerima pengarahan keamanan terkait operasi militer yang bertujuan melindungi kawasan perbatasan.
Baca juga: Israel Perkuat Pasukan di Pusat Pelatihan UNRWA Qalandia
Ratusan Pemukim Israel Serbu Makam Yusuf di Nablus
Usai kunjungan, Wali Kota Sderot (Desa Najd Palestina yang dihancurkan pada 1948) Alon Davidi menyerukan serangan terus-menerus terhadap Hamas. Ia juga menyebut “garis kuning” sebagai titik awal serangan. Davidi bahkan secara terbuka menyerukan penggunaan kelaparan sebagai senjata terhadap warga Palestina di Gaza. “Kita harus memberikan tekanan dengan mencegah masuknya makanan dan menerapkan sanksi sipil,” ujar Davidi.
Ia juga menyerukan serangan terhadap orang-orang yang menerbangkan drone dan layang-layang serta pembunuhan terhadap anggota kelompok perlawanan. Menurut Davidi, langkah tersebut merupakan satu-satunya cara untuk memenangkan perang.
Selain itu, Davidi menyebut penjualan 3.000 unit rumah di Sderot dalam dua pekan sebagai “kemenangan nyata”. Ia juga mendesak pemerintah Israel terus mengejar Hamas dan Hizbullah “hingga akhir”.
Sumber: MEMO








