Lima kelompok bersenjata Palestina di Gaza menerima dukungan finansial dan militer dari Israel, menurut investigasi surat kabar Israel, Haaretz. Investigasi tersebut terbit pada Rabu (26/8) dan melibatkan kesaksian tentara serta perwira Israel, sumber Palestina, data PBB, dan citra satelit.
Menurut Haaretz, kelompok bersenjata Palestina tersebut beroperasi di beberapa wilayah Gaza dengan perlindungan dan koordinasi militer Israel. Tugas mereka bukan hanya menghadapi Hamas, melainkan juga mengumpulkan informasi intelijen dan memburu anggota Hamas. Hasil investigasi tersebut juga melaporkan dugaan pengusiran warga, penjarahan properti, pembakaran rumah, serta penembakan terhadap warga sipil oleh anggota kelompok bersenjata.
Baca juga: Israel Perkuat Pasukan di Pusat Pelatihan UNRWA Qalandia
Ratusan Pemukim Israel Serbu Makam Yusuf di Nablus
Menurut laporan, kelompok bersenjata Palestina beroperasi di Beit Hanoun, Shuja’iyya, Deir al-Balah, Khan Younis, dan Rafah. Beberapa kelompok bahkan memiliki ratusan anggota bersenjata. Militer Israel dan Shin Bet dilaporkan memberikan perlindungan, bantuan logistik, serta koordinasi operasional kepada mereka. Beberapa pangkalan mereka bahkan disebut terhubung dengan jaringan komando dan kendali militer Israel.
Seorang perwira Israel memperingatkan bahwa penggunaan milisi bersenjata dengan pola tersebut dapat memfasilitasi kejahatan perang. Ia juga memperingatkan kemungkinan terjadinya pelanggaran luas terhadap warga sipil Gaza.
Sumber: MEMO








