Rencana pendudukan kembali Gaza diperdebatkan di Amerika Serikat, bahkan memicu pertanyaan tajam dari anggota parlemen. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan bahwa rencana Israel menguasai 70 persen Gaza bukan bagian dari proposal Trump. Ia menyampaikan hal itu dalam sidang bersama anggota Kongres.
Rubio menjawab bahwa pemerintah AS tidak memasukkan rencana pendudukan tersebut dalam kebijakan resmi. Ia menegaskan sikap tersebut saat ditanya berulang kali oleh anggota parlemen. Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut rencana pendudukan Gaza dengan memperluas kontrol hingga 70 persen wilayah Gaza.
Baca juga : “The Great Palestinian Revolt (1936 – 1939): Upaya Inggris dan Zionis untuk Mencegah Kemerdekaan Palestina”
“71 Tahun Setelah KAA: Masih Relevankah Sikap Indonesia terhadap Palestina?”
Selain itu, Rubio mengatakan AS justru mendorong pembentukan pasukan stabilisasi internasional di Gaza, dengan menekankan syarat pelucutan senjata Hamas. Rubio juga menolak tudingan bahwa pemerintah AS mengabaikan krisis Gaza. Karena itu, ia menegaskan bahwa Washington masih aktif mencari solusi politik.
Di sisi lain, serangan Israel tetap berlanjut meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025 dan membunuh ratusan warga Palestina. Rencana perluasan pendudukan Gaza juga telah mencapai sekitar 60 persen wilayah.
Baca juga : “Sejarah Palestina pada Masa Kekhalifahan (Part 5): Menelusuri Dua Setengah Abad Kesultanan Mamluk di Palestina“
“Habis Gelap, Terbitlah Terang: Menelusuri Kembali Pemikiran Kartini dalam Menentang Penjajahan Terhadap Perempuan“
Sumber: TRT World








