Sedikitnya lima hingga enam warga Palestina terbunuh dan sejumlah lainnya terluka dalam serangkaian serangan Israel di Jalur Gaza pada Senin (13/04). Serangan ini terjadi di tengah pelanggaran berulang terhadap gencatan senjata yang telah berlaku sejak Oktober 2025.
Di Deir al-Balah, Gaza tengah, tiga warga sipil terbunuh dan beberapa lainnya terluka setelah sebuah drone Israel menargetkan kerumunan warga di sekitar kawasan Al-Mazra’a, dekat sebuah sekolah. Serangan itu terjadi di area yang berada di luar zona kendali militer Israel sebagaimana tercantum dalam perjanjian gencatan senjata.
Di wilayah selatan, satu warga Palestina terbunuh akibat tembakan Israel di kawasan barat laut Rafah. Sementara itu, korban lainnya gugur di Khan Younis. Korban termasuk satu orang yang meninggal akibat luka yang ia derita sejak beberapa hari sebelumnya. Serangan tambahan di Khan Younis juga menyebabkan korban luka, termasuk akibat tembakan drone di sekitar Bundaran Bani Suheila.
Baca juga : “Siswi Gaza Terbunuh Saat Belajar”
Di Gaza utara, empat warga Palestina terluka akibat tembakan Israel di dekat Jabalia. Sementara itu, penembakan artileri terus berlanjut di sejumlah wilayah, termasuk Rafah bagian timur, Khan Younis, dan lingkungan al-Tuffah di Kota Gaza.
Serangan-serangan ini terjadi di luar zona penempatan militer yang tercantum dalam kesepakatan gencatan senjata. Rangkaian serangan ini menandakan pola pelanggaran yang terus berulang. Kementerian Kesehatan Gaza mencatat, sejak gencatan senjata berlaku pada 10 Oktober 2025, sedikitnya 738 warga Palestina telah terbunuh. Di samping itu, lebih dari 2.000 lainnya terluka akibat serangan hampir setiap hari.
Gencatan senjata tersebut sebelumnya mengakhiri lebih dari dua tahun perang yang telah membunuh lebih dari 72.000 warga Palestina, melukai lebih dari 172.000 orang, serta menghancurkan sekitar 90 persen infrastruktur di Gaza.








![Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/11/FOTNASPSKNKU3P3PJRLMSN3J4E-350x250.jpg)