Sekitar 92 staf PBB kini telah terbunuh di Jalur Gaza di tengah konflik Israel-Palestina yang sedang berlangsung, kata Komisaris Utama Badan PBB untuk Pengungsi Palestina, pada hari Kamis (9/11), Anadolu Agency melaporkan.
Dalam sebuah wawancara dengan media lokal Swiss, Philippe Lazzarini, Komisaris Jenderal Agensi Pekerjaan dan Pemulihan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA), mengatakan sekitar 13.000 staf PBB dipekerjakan di Jalur Gaza dan bahwa organisasi tersebut tidak pernah mengalami “kematian sebanyak itu, dalam waktu sesingkat itu.”
Lebih dari 700.000 orang kini telah mengungsi ke sekolah-sekolah yang didirikan oleh UNRWA “agar aman di bawah bendera biru PBB,” katanya. Namun, lebih dari 50 fasilitas tersebut kini telah diserang, menewaskan puluhan orang dan melukai ratusan lainnya, tambah Lazzarini.
Melarikan diri ke selatan Jalur Gaza juga tidak terbukti aman, kata pejabat senior PBB. Menurut Lazzarini, sepertiga staf PBB tewas di sana karena mereka juga dibom. “Semakin lama kematian ini berlanjut, semakin kita menjauh dari prospek perdamaian pada masa depan,” kata Lazzarini. Ia mengatakan dalam wawancara bahwa dia sangat terkejut dengan apa yang dia temukan di Gaza
“Situasinya memilukan,” keluhnya. Lazzarini mengatakan masyarakat kekurangan segalanya; mereka telah melarikan diri ke sekolah-sekolah UNRWA dan meminta roti dan air. Situasi ketersediaan bahan bakar juga kritis, lanjutnya. “Jika tidak ada bahan bakar yang mencapai Gaza dalam beberapa hari ke depan, fasilitas utama tidak akan berfungsi lagi,” tambahnya. Menurut Lazzarini, blokade ketat seperti yang dihadapi Gaza tidak lain hanyalah hukuman kolektif bagi masyarakat sipil.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








