Kanal berita Al-Qastal yang berbasis di Al-Quds (Yerusalem) melaporkan bahwa mereka telah mendokumentasikan lebih dari 5.814 pemukim ekstremis Israel yang menyerbu Masjid Al-Aqsa di kota Al-Quds (Yerusalem) sepanjang bulan Mei.
Beberapa anggota parlemen Israel turut melakukan penyerbuan, di antaranya: Menteri Pembangunan Negev dan Galilea Yitzhak Wasserlauf, yang termasuk dalam Partai Kekuatan Yahudi sayap kanan, dan tiga anggota parlemen di partai Likud di bawah pimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yaitu Dan Illouz, Amit Halevi, dan Ariel Kalner.
Tercatat bahwa serbuan pemukim terbanyak yaitu pada 18 Mei 2023, dengan sebanyak 1.286 pemukim menyerbu Masjid Al-Aqsa selama “Hari Yerusalem” dan “Pawai Bendera” yang provokatif. Beberapa hari kemudian, pada 21 Mei 2023, pemerintah Israel mengadakan rapat kabinet mingguan di dalam terowongan Tembok Al-Buraq yang terletak di sekitar Masjid Al-Aqsa dengan tujuan mengalokasikan anggaran dan menyetujui sejumlah besar proyek Yahudinisasi di Al-Quds. Setelahnya, pada 25 Mei 2023 sebanyak 380 pemukim menyerbu masjid dalam rangka hari raya Yahudi Shavuot.
Para pemukim biasa menyerbu masjid secara berkelompok dan dalam dua sesi, pagi dan sore, kecuali pada Jumat dan Sabtu, sambil didukung oleh tentara Israel yang bersenjata lengkap. Mereka memasuki masjid melalui Gerbang Al-Mughrabi, salah satu Gerbang Kota Tua Yerusalem dan berada di bawah kendali penuh Israel. Mereka kemudian memprovokasi jamaah Palestina dengan melakukan ritual Talmud dan membuat kajian Talmud sebelum keluar melalui Gerbang Al-Silsila.
Otoritas pendudukan Israel telah mengizinkan serbuan pemukim ke masjid sejak 2003, di bawah perlindungan pasukan pendudukan. Pada 2021, 34.562 pemukim masuk ke area masjid, membuat rekor baru. Pada tahun 2020 dan 2019, 19.000 dan 29.700 pemukim dilaporkan menyerbu masjid. Protes keberatan dan peringatan berulang kali telah disampaikan oleh otoritas agama Palestina karena serangan para pemukim selalu memprovokasi jamaah muslim Palestina di Masjid Al-Aqsa. Sementara itu, pasukan Israel selalu memfasilitasi dan melindungi para pemukim sambil mencegah jamaah Palestina memasukinya dengan cara menyerang dan menahan mereka.
Masjid Al-Aqsa adalah satu situs paling suci bagi umat Islam, sedangkan orang Yahudi menyebut daerah itu sebagai Temple Mount, mengklaim itu adalah situs dua kuil Yahudi terkemuka di zaman kuno. Kompleks ini juga mencakup Gereja Makam Suci, salah satu situs Kristen paling suci di dunia.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








