Seorang anak Palestina berusia empat tahun, Muhammad Hamamdeh, menderita cedera kepala pada Selasa (28/9) setelah pemukim ilegal Israel melemparkan batu ke orang-orang Palestina di Perbukitan Hebron Selatan yang diduduki. Ia dibawa ke Pusat Medis Soroka di Beersheba untuk menerima perawatan karena tengkorak yang retak.
Anggota Meretz dari Knesset, Gaby Lasky, mengutuk insiden itu, menyebutnya sebagai “insiden kekerasan pemukim terburuk terhadap warga Palestina selama bertahun-tahun.” Ia bertanya mengapa pasukan pendudukan yang ditempatkan di tempat kejadian tidak melakukan intervensi untuk menghentikan kekerasan pemukim.
Seorang warga Palestina berusia 12 tahun juga terluka parah oleh tembakan Israel pada Selasa di Tepi Barat yang diduduki. Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, anak tersebut berasal dari kamp pengungsi Al-Aroub, utara Hebron, terkena peluru tajam di perut dan dilarikan ke Rumah Sakit Masyarakat Arab di Bethlehem untuk perawatan. Tidak ada keterangan mengapa anak itu ditembak.
***
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.
disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







