• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Mei 26, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

6–10 Pasien Gaza Meninggal Setiap Hari Saat Menunggu Evakuasi

by Adara Relief International
Maret 25, 2026
in Berita Kemanusiaan, Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
6–10 Pasien Gaza Meninggal Setiap Hari Saat Menunggu Evakuasi
33
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan bahwa sekitar 10 pasien Palestina meninggal setiap hari di Gaza akibat pembatasan ketat Israel. Pembatasan tersebut telah mencegah pasien Gaza untuk mengakses perawatan medis darurat di luar negeri.

Zaher al-Wahidi, direktur departemen informasi kementerian, mengatakan pada Senin (23/03) bahwa “setiap hari, antara enam hingga sepuluh pasien yang menunggu untuk melakukan perjalanan ke luar negeri untuk berobat, meninggal dunia”.

Dia mengatakan ada setidaknya 195 kasus yang masuk dalam klasifikasi mengancam jiwa. Ia memperingatkan bahwa jika tidak terjadi evakuasi dalam beberapa jam ke depan, nyawa mereka bisa terancam. 

Baca Juga

Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

Kelaparan Gaza Kian Memburuk

Selain itu, terdapat 1.971 kasus darurat lainnya yang perlu evakuasi dalam beberapa pekan ke depan. Jika tidak, kondisi mereka bisa mencapai tingkat kritis di tengah memburuknya situasi. Di antara kasus-kasus ini terdapat 4.000 anak-anak dan 4.000 pasien kanker.  Evakuasi medis dari Gaza telah lama menjadi cobaan berat bagi ribuan warga Palestina akibat pengepungan Israel selama bertahun-tahun di wilayah tersebut. 

Baca juga : “18.500 Pasien Gaza Menunggu Evakuasi Medis Darurat“

Sejak awal genosida Israel di Jalur Gaza, pembatasan ini semakin meningkat, terutama sejak pasukan Israel menduduki perlintasan Rafah dan sekitarnya. Terletak di perbatasan selatan Gaza dengan Mesir, Rafah adalah satu-satunya penyeberangan untuk pejalan kaki dan barang yang tidak melewati Israel.

Rafah adalah gerbang penting bagi pergerakan warga sipil dan bantuan, namun Israel menutupnya sejak menguasai perlintasan tersebut pada Mei 2024.  Pembukaan kembali perlintasan Rafah, yang termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi oleh AS pada 10 Oktober, juga telah lama menjadi tuntutan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan organisasi kemanusiaan.

Pada awal Februari, penyeberangan Rafah kembali beroperasi di kedua sisi untuk pertama kalinya dalam hampir dua tahun. Ini terjadi setelah pasukan Israel menghancurkannya dan tetap menutupnya.

Berdasarkan kesepakatan baru tersebut, Israel menetapkan bahwa 50 warga Palestina akan mendapat izin masuk ke Gaza dari Mesir setiap hari. Di sisi lain, sekitar 150 warga Palestina akan mendapat izin meninggalkan wilayah tersebut setiap hari. 

Namun, banyak pasien dan wali mereka tetap dilarang bepergian keluar dari jalur yang diblokade. Hanya 490 pasien yang dievakuasi selama bulan Februari, yang menurut Wahidi merupakan jumlah orang yang “sangat sedikit”. Wahidi mencatat bahwa lebih dari 1.400 pasien dari 20.000 pasien telah meninggal sejak 7 Mei 2024 sebagai akibat dari pengepungan Israel.

Sumber: MEE

ShareTweetSendShare
Previous Post

Pakaian Hangat untuk 244 Yatim Palestina di Lebanon

Next Post

Satu Juta Anak di Gaza Membutuhkan Dukungan Psikologis

Adara Relief International

Related Posts

Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk
Berita Kemanusiaan

Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

by Adara Relief International
Mei 25, 2026
0
15

Wabah penyakit Gaza terus memburuk akibat runtuhnya fasilitas kesehatan dan sanitasi. Selain itu, wabah penyakit Gaza kini mengancam jutaan warga...

Read moreDetails
Kelaparan Gaza Kian Memburuk

Kelaparan Gaza Kian Memburuk

Mei 25, 2026
11
Aktivis Flotilla Ungkap Penyiksaan Israel

Aktivis Flotilla Ungkap Penyiksaan Israel

Mei 25, 2026
11
Negara Muslim Kecam Ben Gvir

Negara Muslim Kecam Ben Gvir

Mei 25, 2026
11
Gaza Kehilangan Sukacita Iduladha

Gaza Kehilangan Sukacita Iduladha

Mei 25, 2026
11
Pemukim Israel Tekan Warga Tepi Barat

Pemukim Israel Tekan Warga Tepi Barat

Mei 25, 2026
12
Next Post
Satu Juta Anak di Gaza Membutuhkan Dukungan Psikologis

Satu Juta Anak di Gaza Membutuhkan Dukungan Psikologis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Policy Brief 07

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630