• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

27 Pasien Kanker di Panjara Israel Tak Diberi Perawatan Medis

by Adara Relief International
Juni 24, 2022
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 13 mins read
0 0
0
27 Pasien Kanker di Panjara Israel Tak Diberi Perawatan Medis
12
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Commission of Detainees Affairs, Qadri Abu Bakar, mengumumkan bahwa terdapat empat kasus baru penderita kanker di antara tawanan. Ia mengumumkan hal tersebut pada jumpa pers di Ramallah hari Kamis (23/6) bersama Kementerian Kesehatan. Dengan penambahan empat kasus baru ini, jumlah tawanan pengidap kanker yaitu menjadi total 27 orang.

Meski demikian, Komisi menunjukkan bahwa perawatan di dalam penjara hampir tidak ada. Otoritas penjara bahkan mengusulkan kepada Knesset sebuah proyek yang menyerukan perawatan tawanan agar dilakukan dengan biaya sendiri. Fakta inilah yang terjadi dengan tawanan Israa Jaabis, yang harus menjalani operasi. Kurangnya pengobatan dan penolakan perizinan operasi pada akhirnya mengakibatkan penyebaran penyakit di antara para tawanan,  seperti yang terjadi pada tawanan Nasser Abu Hamid.

Baca Juga

Israel Incar Situs Warisan Tepi Barat

Pejabat Israel Dorong Serbuan ke Al-Aqsa

Baca juga “Kondisi Kesehatan Tawanan yang Terkena Kanker, Memburuk” di sini

Sementara itu, kebijakan penambahan waktu kurungan/isolasi dan berbagai metode penyiksaan yang Israel terapkan, antara lain: pemukulan, sabotase bahan makanan, dan lain sebagainya, juga sangat mempengaruhi psikologi tawanan, terlebih bagi yang sakit.

Menteri Kesehatan, Mai Kaila, mengatakan jumlah tawanan yang sakit mencapai lebih dari 500 orang. Dari jumlah tersebut, diantaranya yaitu: 27 pasien kanker yang membutuhkan perawatan intensif dan tindak lanjut, 11 pasien penyakit ginjal, 8 orang cacat, dan puluhan orang dengan penyakit kronis.

Menteri Mai Kaila juga menjelaskan bahwa tawanan Israa Jaabis membutuhkan beberapa kali operasi berturut-turut dan Fouad Shobaki yang menderita kanker prostat. Ratusan tawanan telah menderita kelalaian medis dengan unsur kesengajaan, dengan tujuan secara perlahan untuk membunuh mereka. Ini adalah kejahatan yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan dapat dihukum oleh hukum internasional. Ia menuntut agar dokter Palestina Israel izinkan untuk memeriksa para tawanan di dalam penjara karena kesengajaan kelalaian tadi. Dengan demikian, staf medis juga dapat menyediakan obat-obatan untuk mengobati mereka.

Namun hingga saat ini, otoritas penjara masih terus menolak permintaan Palestina untuk perizinan masuk dokter yang akan memeriksa dan memberikan perawatan pada tawanan.

Sumber:

https://www.palinfo.com/308552

https://www.alaraby.co.uk/society/الاحتلال–يواصل–رفض–دخول–أطباء–إلى–السجون–لفحص–الأسرى–المرضى

***

Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.

Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar  program bantuan untuk Palestina.

Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Donasi

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.

Tags: PalestinaTawananUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Tak Henti Serang Sejumlah Wilayah di Tepi Barat, 15 Warga Ditawan

Next Post

Israel Paksa Nelayan Berhenti Bekerja, 50.000 Warga Gaza Terancam Tak Dapat Penghidupan

Adara Relief International

Related Posts

Israel Incar Situs Warisan Tepi Barat
Berita Kemanusiaan

Israel Incar Situs Warisan Tepi Barat

by Adara Relief International
Mei 13, 2026
0
13

Parlemen Israel menyetujui pembacaan pertama rancangan undang-undang (RUU) yang menargetkan situs warisan di Tepi Barat. RUU itu akan menempatkan situs...

Read moreDetails
Pejabat Israel Dorong Serbuan ke Al-Aqsa

Pejabat Israel Dorong Serbuan ke Al-Aqsa

Mei 13, 2026
13
15,5 Juta Warga Palestina Tersebar Di Seluruh Dunia

15,5 Juta Warga Palestina Tersebar Di Seluruh Dunia

Mei 13, 2026
15
Cedera Permanen Hantui Warga Gaza

Cedera Permanen Hantui Warga Gaza

Mei 13, 2026
17
Krisis Oksigen Ancam Gaza

Krisis Oksigen Ancam Gaza

Mei 13, 2026
14
Pelanggaran Gencatan Senjata Israel Terus Berlanjut

Pelanggaran Gencatan Senjata Israel Terus Berlanjut

Mei 12, 2026
27
Next Post
Israel Paksa Nelayan Berhenti Bekerja, 50.000 Warga Gaza Terancam Tak Dapat Penghidupan

Israel Paksa Nelayan Berhenti Bekerja, 50.000 Warga Gaza Terancam Tak Dapat Penghidupan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Gaza di Zaitun Nikmati Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630