• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Rabu, April 22, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Warga Susiya Hadapi Kekerasan Pemukim Israel: “Mereka Ingin Kami Hidup Tanpa Air”

by Adara Relief International
Juli 31, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Warga Susiya Hadapi Kekerasan Pemukim Israel: “Mereka Ingin Kami Hidup Tanpa Air”

Warga Palestina, Mohammad Moghannam, bereaksi di dekat tangki air yang rusak setelah serangan pemukim Israel di Susiya, dekat Hebron, di Tepi Barat yang diduduki Israel, 22 Juli 2025. REUTERS/Mussa Qawasma Hak

13
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Warga desa Palestina Susiya kembali menjadi sasaran kekerasan pemukim Israel yang didukung militer. Setelah bertahun-tahun menyaksikan pohon zaitun mereka ditebang dan ladang dirusak, warga kini menghadapi serangan langsung ke sumber air dan listrik—upaya sistematis yang diduga bertujuan untuk memaksa mereka angkat kaki dari tanah mereka sendiri.

Baca Juga

Malnutrisi dan Anemia Ancam Generasi Anak Gaza

Rekonstruksi Gaza Butuh Lebih dari 71 Miliar Dolar AS

“Mereka ingin kami hidup tanpa air, dan sekarang mereka juga memotong kabel listrik,” ujar Mousa Mughnem (67), warga Susiya yang tinggal bersama istrinya, Najah. Desa ini terletak di dekat kota Hebron, di Tepi Barat yang telah diduduki Israel sejak 1967. Aksi ini merupakan bagian dari gelombang kekerasan pemukim Israel yang meningkat sejak agresi pada 7 Oktober 2023.
Otoritas Palestina menyatakan bahwa para pemukim, yang mendapat dorongan dari menteri-menteri sayap kanan Israel, tengah berupaya memaksa warga Palestina meninggalkan tanah mereka agar dapat merebutnya. Tindakan ini termasuk pemukulan terhadap petani, pembakaran kebun zaitun, perusakan saluran air dan listrik, serta larangan penggembalaan ternak.

Jihad Al-Nawajaa, kepala dewan desa Susiya, menyebut kekurangan air telah mencapai titik yang tak tertahankan. “Mereka membuat kami kehausan agar kami pergi. Laporan organisasi HAM Israel, B’Tselem, mencatat lebih dari 50 insiden kekerasan pemukim di Susiya sejak Oktober 2023. Militer Israel mengklaim telah mengintervensi, meskipun pernyataan mereka menyebut bahwa “tidak ada luka-luka” dalam insiden terbaru pada Senin (28 Juli). Bagi warga Susiya, pohon zaitun bukan sekadar tanaman, tapi bagian dari sejarah dan identitas. “Meskipun mereka membakar atau menebang pohon-pohon itu, kami tidak akan pergi,” tegas Najah Mughnem.

Fawziyeh Al-Nawajaa, warga berusia 58 tahun, menggambarkan ketegangan harian yang mereka hadapi, “Kami hidup dalam ketakutan.Kami tidak bisa tidur dengan tenang, siang atau malam.”

Susiya telah menghadapi ancaman pembongkaran selama puluhan tahun. Pada tahun 1986, warga dipaksa keluar dari gua-gua tempat tinggal mereka karena alasan ditemukannya situs arkeologi. Kini mereka hidup di tenda dan bangunan darurat, terjepit antara permukiman ilegal Yahudi di selatan dan situs arkeologi yang dikontrol Israel di utara.—semuanya adalah wilayah Palestina yang diduduki Israel sejak Perang 1967.

Sumber:
https://www.reuters.com/world/middle-east/palestinians-west-bank-village-face-new-crisis-settlers-cut-off-water-2025-07-30/
https://www.newarab.com/news/west-bank-village-faces-new-crisis-settlers-cut-water

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Dorong Rencana Reokupasi Gaza: “Lebih Dekat dari Sebelumnya”

Next Post

Tawanan Gaza Meninggal di Penjara Israel, Jadi Korban ke-75 Sejak Genosida Dimulai

Adara Relief International

Related Posts

Citra Satelit Ungkap Ekspansi Militer Israel di Gaza
Berita Kemanusiaan

Citra Satelit Ungkap Ekspansi Militer Israel di Gaza

by Adara Relief International
April 21, 2026
0
33

Citra satelit terbaru menunjukkan kontras tajam antara mandeknya rekonstruksi sipil dan percepatan pembangunan militer Israel di Jalur Gaza. Ini terjadi...

Read moreDetails
Otoritas Al-Quds Peringatkan Serbuan Pemukim ke Masjid Al-Aqsa

Otoritas Al-Quds Peringatkan Serbuan Pemukim ke Masjid Al-Aqsa

April 21, 2026
20
Malnutrisi dan Anemia Ancam Generasi Anak Gaza

Malnutrisi dan Anemia Ancam Generasi Anak Gaza

April 21, 2026
14
Rekonstruksi Gaza Butuh Lebih dari 71 Miliar Dolar AS

Rekonstruksi Gaza Butuh Lebih dari 71 Miliar Dolar AS

April 21, 2026
22
Israel Terapkan Aneksasi di Tepi Barat

Israel Terapkan Aneksasi di Tepi Barat

April 21, 2026
14
Sistem Kesehatan Gaza di Ambang Kehancuran

Sistem Kesehatan Gaza di Ambang Kehancuran

April 20, 2026
17
Next Post
Tawanan Gaza Meninggal di Penjara Israel, Jadi Korban ke-75 Sejak Genosida Dimulai

Tawanan Gaza Meninggal di Penjara Israel, Jadi Korban ke-75 Sejak Genosida Dimulai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Palestine Situation Report 86

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630