Otoritas pendudukan Israel terus melakukan penutupan Masjid Al-Aqsa bagi para jemaah selama lebih dari dua pekan. Israel juga secara besar-besaran memiliterisasi Kota Tua Al-Quds (Yerusalem). Mereka mencegah ribuan warga Palestina mencapai tempat suci tersebut selama hari-hari terakhir Ramadan.
Pasukan polisi Israel mengerahkan ratusan petugas di seluruh Kota Tua, dari Wadi al-Joz melalui Bab al-Amud hingga Bab al-Asbat. Mereka secara efektif mengubah area tersebut menjadi daerah yang pejabat setempat sebut sebagai zona militer.
Dengan masjid yang ditutup, warga Palestina berkumpul di jalan-jalan terdekat dan di titik akses terdekat untuk melaksanakan salat Maghrib, Tarawih, dan salat lainnya, khususnya di dekat Bab al-Sahira dan Bab al-Amud, setelah dilarang memasuki kompleks masjid.
Penutupan tersebut menyebabkan halaman Al-Aqsa kosong. Hanya sejumlah kecil staf Wakaf Islam yang Israel izinkan masuk ke dalam Masjid untuk melaksanakan salat.
Baca juga : “Israel Berupaya Menghapus Identitas Muslim di Palestina“
Para pejabat Palestina mengatakan penutupan pada Ramadan seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya. Penutupan yang semakin meluas hingga sepuluh hari terakhir Ramadan ini menjadi yang pertama kali sejak pendudukan Israel atas Al-Quds pada 1967. Israel melarang umat Islam melakukan salat dan ibadah Ramadan seperti Tarawih dan itikaf di dalam masjid selama periode ini.
Pihak berwenang mengklaim langkah-langkah tersebut terkait dengan kondisi keamanan yang berhubungan dengan perang dengan Iran, tetapi para pejabat Palestina memperingatkan bahwa langkah tersebut mencerminkan upaya yang lebih luas untuk mengubah status quo historis dan religius di situs tersebut.
Terlepas dari pembatasan tersebut, warga Palestina terus berkumpul di sekitar gerbang Masjid Al-Aqsa dan di jalan-jalan sekitarnya untuk melaksanakan salat, menegaskan hak mereka untuk beribadah di tempat tersebut.
Sumber: Palinfo








![Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/11/FOTNASPSKNKU3P3PJRLMSN3J4E-350x250.jpg)