• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Rabu, Mei 6, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Untuk Pertama Kali, Perempuan Palestina Menjadi Wasit pada Piala Dunia Perempuan FIFA 2023

by Adara Relief International
Agustus 5, 2023
in Berita Kemanusiaan, Perempuan
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Untuk Pertama Kali, Perempuan Palestina Menjadi Wasit pada Piala Dunia Perempuan FIFA 2023
22
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) telah memilih, untuk pertama kalinya, seorang perempuan wasit asal Palestina untuk memimpin pertandingan Piala Dunia Wanita 2023 yang diadakan di Australia dan Selandia Baru pada 20 Juli hingga 20 Agustus 2023.

Baca Juga

Utusan AS Desak Israel Longgarkan Akses Bantuan ke Gaza

Israel Anggarkan 270 Juta Dolar AS untuk Jalan Permukiman Ilegal

Sejak kecil, Heba Saadia sangat menyukai olahraga dan bercita-cita mewakili negaranya dalam cabang sepak bola. Meskipun demikian, Selama bertahun-tahun, pasukan Israel membatasi kegiatan olahraga di Palestina dengan merusak fasilitas olahraga, menolak izin perjalanan pemain sepak bola dari Gaza untuk menyeberang melalui Israel ke Tepi Barat untuk bermain di kejuaraan lokal, dan membunuh pemain sepak bola.

“Saya sedang menonton sekelompok wasit berlatih dan memperhatikan bahwa mereka tidak memiliki wanita di antara mereka. Ketika saya bertanya kepada mereka tentang hal itu, mereka menyarankan agar saya bergabung dengan mereka. Jadi, saya melakukannya,” katanya dalam wawancara dengan saluran TV Olahraga dan Pemuda Palestina.

Namun demikian, berlatih dan sukses sebagai wasit adalah dua hal yang berbeda. Bagi Heba Saadieh, jalannya lebih berat karena dia tidak hanya harus membuktikan dirinya sebagai wasit, tetapi juga sebagai wanita Palestina yang hidup ketika gairah sepak bola Palestina baru saja mengakar. Bahkan, baru pada tahun 2004 tim sepak bola putri Palestina mengikuti turnamen untuk pertama kalinya, yaitu di Yordania bersama 10 tim putri Arab lainnya.

Lahir dari orang tua Palestina, Saadia adalah pesepakbola dan pekerja keras. Ia  menempuh pendidikan jasmani di sebuah universitas di Damaskus, Suriah. Sayangnya, harapan Saadia untuk bermain untuk negaranya tidak terwujud dan mantan pesepakbola itu beralih profesi menjadi wasit secara kebetulan.

Akibat perang pecah di Suriah, Saadia terpaksa meninggalkan negara itu dan dia melakukan perjalanan jauh ke Malaysia pada tahun 2012. Dia bergabung dengan program wasit di Asosiasi Sepak Bola Malaysia sebelum pindah ke Stockholm. Di sinilah dia mengejar lisensi wasit FIFA dan mulai memimpin pertandingan liga divisi 1 di Asosiasi Sepak Bola Swedia. Dengan dedikasi, kerja keras, dan pemahaman tentang olahraga, Saadia segera menaiki tangga kesuksesan dan menerima lencana wasit internasional pada tahun 2016. “Saya tidak tahu sepatah kata pun bahasa Swedia ketika saya pindah ke Stockholm. Tapi saya masih mengerti segalanya dan terhubung melalui sepak bola,” kata Saadia dikutip dari olandsbladet.se.

Untuk Pertama Kali, Perempuan Palestina Menjadi Wasit pada Piala Dunia Perempuan FIFA 2023

Kesuksesan Heba Saadia juga merupakan hasil dari komitmennya terhadap profesinya. Saadia bekerja dengan Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk meningkatkan kemampuan. PFA dan AFC dengan cermat mengikuti pelatihan Saadia dan memberikan laporan bulanan kepada FIFA untuk mengevaluasi kinerjanya. Saadia bekerja keras dan menyikapi semua evaluasi yang disampaikan FIFA untuk menjadi wasit yang lebih baik.

Upaya Saadia membuahkan hasil ketika ia diminta memimpin beberapa pertandingan Piala AFC, kualifikasi Piala Dunia Wanita FIFA, dan pertandingan kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. Bukan hanya sepak bola wanita yang dipimpin Saadia, dia juga menjadi salah satu wasit wanita Arab pertama dalam turnamen Maurice Revelo U-21 pria yang diadakan di Prancis pada awal 2022. Dia juga berpengalaman pada Piala Asia AFC 2022 di India sebelum memimpin Piala AFC 2022 di Vietnam.

“Saya menyukainya (pekerjaan saya). Saya terbiasa bersikap adil dan keras sebagai wasit. Namun, saya harus adil dan mengedepankan nurani. Dalam jangka panjang, saya berharap bisa menjadi salah satu wasit terbaik,” katanya.

Di luar lapangan, prestasi Heba Saadia menjadi sumber inspirasi bagi perempuan Palestina di segala bidang. Mengikuti jejak Saadia, Yasmine Nairoukh dari Hebron juga mendapatkan lencana wasit internasionalnya pada awal tahun 2023. Banyak yang berharap pencapaian Saadia akan semakin membuka pintu bagi para wanita dari berbagai ras dan agama untuk menjadi bagian dari hal-hal penting di dunia!

Sumber:

https://www.fifa.com

https://www.trtworld.com

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: InternasionalPalestinaPerempuan
ShareTweetSendShare
Previous Post

Satu-Satunya, Adara Gelar Pertemuan Antara Anak Yatim Gaza dan Orang Tua Asuh Indonesia

Next Post

Cegah Penduduk Palestina Mengakses Tanah Mereka, Pengadilan Israel Melegalkan Pos Terdepan Homesh di Tepi Barat

Adara Relief International

Related Posts

Utusan AS Desak Israel Longgarkan Akses Bantuan ke Gaza
Berita Kemanusiaan

Utusan AS Desak Israel Longgarkan Akses Bantuan ke Gaza

by Adara Relief International
Mei 5, 2026
0
23

Utusan utama dalam “Board of Peace” Presiden AS Donald Trump untuk Gaza, Nickolay Mladenov, berencana bertemu pejabat tinggi Israel untuk...

Read moreDetails
Israel Anggarkan 270 Juta Dolar AS untuk Jalan Permukiman Ilegal

Israel Anggarkan 270 Juta Dolar AS untuk Jalan Permukiman Ilegal

Mei 5, 2026
13
86 Persen Lahan Pertanian Gaza Rusak

86 Persen Lahan Pertanian Gaza Rusak

Mei 5, 2026
15
Lebih dari 22 Ribu Perempuan di Gaza Menjadi Janda

Lebih dari 22 Ribu Perempuan di Gaza Menjadi Janda

Mei 5, 2026
17
Satu dari Lima Korban Amputasi di Gaza adalah Anak

Satu dari Lima Korban Amputasi di Gaza adalah Anak

Mei 5, 2026
17
Penjaga Al-Aqsa Gagalkan Upaya Penyerbuan Israel

Penjaga Al-Aqsa Gagalkan Upaya Penyerbuan Israel

Mei 5, 2026
17
Next Post
Cegah Penduduk Palestina Mengakses Tanah Mereka, Pengadilan Israel Melegalkan Pos Terdepan Homesh di Tepi Barat

Cegah Penduduk Palestina Mengakses Tanah Mereka, Pengadilan Israel Melegalkan Pos Terdepan Homesh di Tepi Barat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630