• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Minggu, Februari 15, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Tutupi Kejahatan Israel, YouTube Hapus Ratusan Video Pelanggaran Hak Warga Palestina

by Adara Relief International
November 6, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Perusahaan induk YouTube, Google, telah menindak tegas perbedaan pendapat di dalam perusahaan terkait kemitraannya dengan militer Israel [CFOTO/Future Publishing via Getty Images]
31
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Platform video YouTube telah menghapus lebih dari 700 video yang mendokumentasikan pelanggaran hak asasi manusia oleh Israel karena sanksi AS terhadap kelompok hak asasi manusia Palestina.

Video-video yang dihapus tersebut berasal dari Al-Haq, Al Mezan Center for Human Rights dan Palestinian Centre for Human Rights. Di antara video tersebut juga termasuk video yang menganalisis pembunuhan Israel terhadap jurnalis Palestina Amerika, Shireen Abu Akleh, dan kesaksian orang-orang Palestina yang disiksa oleh pasukan Israel.

Tiga kelompok hak asasi manusia itu telah dikenai sanksi oleh AS atas dukungan mereka terhadap surat perintah penangkapan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan di Gaza.

Baca Juga

Gaza Menghadapi Krisis Bahan Bakar untuk Memasak

Anak-Anak Gaza Mengorbankan Pendidikan Mereka untuk Bekerja

YouTube, yang dimiliki oleh Google, mengonfirmasi bahwa mereka telah menghapus video dalam sebuah pernyataan yang diberikan kepada The Intercept, mengutip sanksi AS terhadap tiga kelompok hak asasi manusia tersebut. “Google berkomitmen untuk mematuhi sanksi yang berlaku dan undang-undang kepatuhan perdagangan,” kata juru bicara perusahaan seperti dikutip kepada The Intercept.

Menurut Al Mezan, saluran YouTube grup itu dihapus pada 7 Oktober tanpa pemberitahuan, sementara Al-Haq mengatakan salurannya telah dihapus pada 3 Oktober, karena YouTube mengatakan bahwa “kontennya melanggar pedoman kami.” Al-Haq juga mengatakan bahwa Mailchimp, layanan milis, juga telah menghapus akun grup itu pada bulan September.

Penghapusan akun YouTube ketiga grup hak asasi manusia itu berarti telah membuat lebih dari 700 video dihapus. Kelompok-kelompok itu mengatakan bahwa mereka khawatir lokasi online lainnya dapat ditargetkan oleh sanksi AS, karena banyak infrastruktur digital, termasuk layanan platform video, berbasis di AS. Saat ini, Al-Haq mengatakan bahwa mereka sedang mencari layanan non-AS sehingga mereka dapat bergerak secara leluasa.

Sanksi terhadap tiga kelompok itu datang ketika AS menindak kritik terhadap Israel di dalam negeri dan internasional. Mereka juga telah menyetujui ICC atas dugaannya terhadap Netanyahu dan Gallant, serta pelapor PBB yang blak-blakan, Francesca Albanese.

Pada tahun 2021, Al-Haq ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh Israel dalam sebuah langkah yang dikecam oleh PBB. Perusahaan induk YouTube, Google, telah menindak perbedaan pendapat di dalam perusahaan atas kemitraannya dengan militer Israel selama genosida di Gaza, yang mencakup layanan cloud dan AI.

Google juga telah menjalankan iklan untuk Israel yang menyangkal bahwa ada kelaparan di Gaza, meskipun ratusan orang telah meninggal karena kelaparan ketika Israel memberlakukan pengepungan.

Sumber: The New Arab, Middle East Monitor

ShareTweetSendShare
Previous Post

143 Anak Palestina di Lebanon Terima Dukungan Pendidikan

Next Post

Pemukim Israel Menyerbu Masjid Al-Aqsa 27 Kali Sepanjang Bulan Oktober

Adara Relief International

Related Posts

Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida
Berita Kemanusiaan

Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida

by Adara Relief International
Februari 13, 2026
0
18

Organisasi Tawanan Palestina (PPS) melaporkan pada Kamis (12/02) bahwa pasukan pendudukan Israel (IOF) telah menangkap sekitar 22.000 warga Palestina di...

Read moreDetails
8.000 Jenazah Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan di Gaza

8.000 Jenazah Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan di Gaza

Februari 13, 2026
19
Gaza Menghadapi Krisis Bahan Bakar untuk Memasak

Gaza Menghadapi Krisis Bahan Bakar untuk Memasak

Februari 13, 2026
14
Anak-Anak Gaza Mengorbankan Pendidikan Mereka untuk Bekerja

Anak-Anak Gaza Mengorbankan Pendidikan Mereka untuk Bekerja

Februari 13, 2026
16
Perempuan Tawanan Palestina di Penjara Israel Meningkat Menjadi 59

Perempuan Tawanan Palestina di Penjara Israel Meningkat Menjadi 59

Februari 13, 2026
25
Israel Tangkap Kembali Perempuan Jurnalis Palestina yang Dibebaskan

Israel Tangkap Kembali Perempuan Jurnalis Palestina yang Dibebaskan

Februari 12, 2026
24
Next Post
Pemukim Israel Menyerbu Masjid Al-Aqsa 27 Kali Sepanjang Bulan Oktober

Pemukim Israel Menyerbu Masjid Al-Aqsa 27 Kali Sepanjang Bulan Oktober

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630