• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, Februari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Serangan Terbaru Israel Guncang Gaza, Ratusan Terbunuh di Tengah Gencatan Senjata Rawan

by Adara Relief International
Oktober 30, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Serangan Terbaru Israel Guncang Gaza, Ratusan Terbunuh di Tengah Gencatan Senjata Rawan

Warga Palestina berkumpul di tengah reruntuhan bangunan di kamp pengungsi Al-Shati di Kota Gaza pada 29 Oktober 2025. [Getty]

18
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Israel kembali melancarkan serangan udara besar-besaran di Jalur Gaza pada Rabu, hanya beberapa jam setelah malam paling mematikan sejak dimulainya gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat. Militer Israel mengklaim serangan tersebut menargetkan gudang senjata di Beit Lahia, Gaza utara, yang disebut digunakan untuk “serangan teror yang akan segera terjadi.”

Rumah Sakit Al-Shifa melaporkan dua warga Palestina terbunuh dalam serangan terbaru itu, sementara badan pertahanan sipil Gaza menyebut 104 orang, termasuk 46 anak dan 24 perempuan, terbunuh akibat serangan malam sebelumnya. Dalam 12 jam terakhir, otoritas Gaza mencatat sedikitnya 109 korban jiwa, termasuk 52 anak-anak, akibat rentetan serangan Israel di berbagai wilayah.

Serangan baru ini terjadi setelah seorang tentara Israel terbunuh dalam insiden di Rafah pada Selasa. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dilaporkan memerintahkan “serangan kuat” ke wilayah tersebut, disusul gelombang pengeboman udara di berbagai titik Gaza.

Militer Israel mengklaim telah menargetkan 30 komandan Hamas dan membunuh “puluhan pimpinan kelompok” tersebut. Namun, Hamas menegaskan tidak terlibat dalam insiden penembakan di Rafah dan menegaskan bahwa Israel melanggar gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober.

Gencatan senjata yang disepakati antara Israel dan Hamas, dengan dukungan AS, Mesir, Turki, dan Qatar—mulanya mencakup pemulangan 20 tawanan hidup dan 28 jenazah. Namun, keterlambatan dalam pengembalian sisa jenazah memicu ketegangan baru. Israel menuduh Hamas melanggar kesepakatan, sementara Hamas mengatakan butuh waktu untuk menemukan jenazah-jenazah yang tertimbun reruntuhan akibat serangan Israel.

Baca Juga

Hanya 29% Kepatuhan Israel yang Tercatat dalam Pembukaan Penyeberangan Rafah

Dewan Perdamaian Janjikan $5 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengecam keras pembunuhan warga sipil dalam serangan udara Israel, terutama anak-anak, dan menyerukan semua pihak agar tidak membiarkan perdamaian “terlepas dari genggaman.” Komisioner HAM PBB Volker Turk menyebut laporan jumlah korban yang sangat tinggi sebagai hal yang “mengerikan,” sementara Uni Eropa, Inggris, dan Jerman mendesak agar gencatan senjata segera ditegakkan kembali secara penuh.

Sementara itu, ribuan keluarga pengungsi di Gaza kembali kehilangan harapan. “Kami baru saja mulai bernapas, mencoba membangun hidup kami, lalu bom kembali datang,” kata Khadija al-Husni, ibu berusia 31 tahun yang tinggal di kamp pengungsian Al-Shati. “Ini kejahatan. Tidak mungkin ada gencatan senjata sekaligus perang. Anak-anak berpikir perang sudah berakhir.”

Sejak Oktober 2023, serangan Israel telah membunuh lebih dari 68.600 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, serta melukai lebih dari 170.000 orang lainnya.

Sumber: The  New Arab

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Tahan Anak Autis Palestina dan Larang Kunjungan Palang Merah ke Penjara

Next Post

Adara Hadiri Press Conference “Konferensi Asia Pasifik untuk Palestina”

Adara Relief International

Related Posts

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup
Berita Kemanusiaan

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

by Adara Relief International
Februari 18, 2026
0
14

Untuk tahun ketiga berturut-turut, Jalur Gaza menyambut Ramadan di tengah genosida terang-terangan dan konsekuensi kemanusiaan serta ekonomi yang belum pernah...

Read moreDetails
Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

Februari 18, 2026
11
Hanya 29% Kepatuhan Israel yang Tercatat dalam Pembukaan Penyeberangan Rafah

Hanya 29% Kepatuhan Israel yang Tercatat dalam Pembukaan Penyeberangan Rafah

Februari 18, 2026
13
Dewan Perdamaian Janjikan $5 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza

Dewan Perdamaian Janjikan $5 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza

Februari 18, 2026
13
Indonesia Akan Kirim 1.000 Tentara ke Gaza pada Bulan April

Indonesia Akan Kirim 1.000 Tentara ke Gaza pada Bulan April

Februari 18, 2026
14
Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida

Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida

Februari 13, 2026
24
Next Post
Adara Hadiri Press Conference “Konferensi Asia Pasifik untuk Palestina”

Adara Hadiri Press Conference "Konferensi Asia Pasifik untuk Palestina"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630