Pasukan Pendudukan Israel (IOF) kembali melancarkan serangkaian serangan di berbagai wilayah Tepi Barat pada Kamis. Di Jenin, Ramallah, hingga Salfit, pelanggaran dan kekerasan terhadap warga Palestina terus berlangsung tanpa henti.
Pasukan Israel menyerbu lingkungan Jabel Abu Duhair di Jenin, menggeledah sebuah rumah, dan menyerang seorang pemuda setelah menahannya. Sniper dikerahkan di atap-atap rumah, sementara drone militer terbang rendah di atas kota, memperketat intimidasi terhadap warga.
Di waktu yang sama, di desa Kafr Malik, timur laut Ramallah, tentara Israel mencabut lima pohon zaitun milik warga. Sumber lokal mengatakan bahwa ini adalah keenam kalinya dalam dua bulan terakhir tentara Israel menyerbu lahan pertanian yang sama dan merusak seluruh isinya, termasuk pohon-pohon dan pagar.
Sementara itu, di kawasan Biddya, barat Salfit, para pemukim ilegal Israel membakar Masjid Al-Falah dan mencoretkan slogan-slogan rasis di dinding rumah warga di sekitarnya. Penduduk setempat berhasil memadamkan api sebelum kerusakan semakin meluas, namun insiden tersebut menambah panjang daftar serangan bermotif kebencian yang dilakukan para pemukim.
Serangkaian tindakan ini kembali menegaskan pola agresi terkoordinasi antara militer Israel dan pemukim ilegal terhadap warga Palestina dan ruang hidup mereka di seluruh Tepi Barat.
Sumber: WAFA, Palinfo








