• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Artikel Seni Budaya

Seniman Termuda yang Melukis Palestina untuk Dunia

by Adara Relief International
Oktober 14, 2015
in Seni Budaya
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
25
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

 

 

Baca Juga

Pusat Rekreasi Gaza Ini Terbuat dari Sampah

Bisnis Beauty Oil Khusus Wanita Gaza

 

 

 

 

Berita dari Hebron.
Seniman Termuda yang Melukis Palestina untuk Dunia

lukisan

Bakat luar biasa Lama Dwuaik terungkap lewat karya seninya yang mengungkap tentang kepedihan bangsanya saat ini di bawah api penjajahan Israel. Ia menjadi seniman termuda yang melukis Palestina untuk dunia.

Lama (16 th) menggambarkan kegembiraan, penderitaan dan keamanan bangsanya lewat olesan unik tangan mungilnya. Ia mengangkat fakta tentang Palestina ke tengah-temgah dunia. Dengan karyanya, Lama masuk dalam ajang pameran lukisan internasional.

Saat ini ia berada di studio terpencil yang dibangun keluarganya sedang membuat lukisan yang menceritakan tentang Kubah Ashshokhroh yg muncul lewat sebuah jendela, dikelilingi pepohonan dan tentara keamanan Palestina yang sedang berusaha melepaskan jeratan penjajahan Israel.

Remaja putri berbakat ini mengatakan kepada sumber dari Shafa, bahwa bakatnya dimulai dari coretan-coretan nya yang menggambarkan fakta kedzaliman Israel terhadap anak-anak, perempuan dan para lanjut usia Palestina. Warna lukisan-lukisan Lama semakin terlihat saat menggambarkan kepedihan yang menyentuh di Jalur Gaza akibat kebengisan Israel dalam perang terakhir musim panas tahun 2014. Lukisan Lama lainnya berkaitan dengan pembakaran keluarga Dawabsyah oleh penduduk ilegal Israel di Nablus bulan lalu.

Lama menjelaskan, ia memulai bakat seninya ini lewat coretan-coretan di atas kertas di rumahnya. Keluarganya mendukungnya untuk mendalami seni ini, terutama ibunya saat mengetahui bakat seni yang dimilikinya.

Ia mengatakan, “Pertama-tama ibu membesarkan hati saya bahwa saya memiliki bakat hingga saya beralih dari melukis sekolah dan kota tempat saya tinggal menjadi melukis yang saya harap bisa lebih besar lagi tentang manusia di dunia ini.”

Gaya Lama dalam melukis menunjukkan ia berbicara tentang persoalan Palestina dan tentang cita-citanya untuk merdeka, tentang penderitaan bangsa Palestina dan keinginan terbebas dari penjajahan Israel, tentang kelompok-kelompok Palestina yang menjadi target penjajah Israel dari kalangan anak-anak, perempuan dan para lansia dan juga lukisan-lukisan yang menampilkan embargo atas Gaza dan kondisinya pasca perang terakhir.

Dalam penjelasannya tentang salah satu gambar khusus tentang serangan ke Gaza Lama menamakan lukisannya “Tali Jemuran”. Tergambar dalam lukisan tersebut anak-anak, perempuan dan para lansia digantung di tali jemuran. Tubuh mereka berlumur darah. Ia ingin menunjukkan kondisi penduduk Gaza yang terbunuh pada perang terakhir melawan Israel.

Ia menambahkan juga bahwa bagian-bagian lukisan yang dihasilkannya menggambarkan jatidirinya dan merefleksikan pemikiran, harapan dan mimpinya sebagai anak Palestina yang hidup di bawah jajahan Israel. Ia menggambarkan beberapa pelukis yang juga menjadi cermin refleksi jatidirinya.

Soal hambatan-hambatan yang dihadapi, Lama menjelaskan bahwa pandangan masyarakat terhadap seni rupa ini masih ‘awam’. Kebanyakan mereka meyakini bahwa seni ini hanya merupaka coretan yang tidak bermanfaat untuk masa depan. Tapi ia meyakinkan seni ini adalah hidupnya dan masa depannya.

Sayangnya banyak alat melukis yang sulit didapatkan dan mahal harganya, padahal ia bercita-cita agar setiap orang yang melihat lukisannya bisa memahami makna yang ia disampaikan.

Saat ini ia juga turut berkontribusi dalam persoalan Palestina dan berhadapan dengan penjajah Israel lewat kemampuannya melukis. Di saat yang sama ia meminta setiap warga Palestina bekerja sesuai profesi masing-masing untuk membantu persoalan Palestina dan bangsanya.

Ia mengatakan, “Saya bekerja untuk menyampaikan pesan lewat lukisan saya agar dunia menangkap pesan saya tentang kepedihan bangsa Palestina dan ketidakpedulian dunia atas persoalan kami.”

Ia juga menambahkan doa dalam sentuhan lukisannya, memohon agar Palestina dan Arab bersatu, dan agar seluruhnya sepakat mewujudkan kekuatan Arab.

Lama pernah mengikuti beberapa pameran setempat di Tepi Barat, ia juga menerima beberapa undangan untuk ikut dalam pameran lukisan internasional, di mana ia bisa memamerkan lukisan-lukisannya. Lama pernah mengikuti beberapa pameran setempat di Tepi Barat, ia juga menerima beberapa undangan untuk ikut dalam pameran lukisan internasional, di mana ia bisa memamerkan lukisan-lukisannya di hadapan dunia,  menyampaikan pesannya dan pesan bangsanya, Palestina.

Diterjemahkan dari www.womenfpal.com
Penerjemah: Bannasari (tim penerjemah Adara Relief International)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Proyek “Al-Amal” klinik kesehatan Gaza

Next Post

Rahasia dibalik Penyerbuan Al-Aqsha

Adara Relief International

Related Posts

Peran Palestina terhadap Kemerdekaan Indonesia
Artikel

Peran Palestina terhadap Kemerdekaan Indonesia

by Adara Relief International
Agustus 11, 2024
0
10k

Peran Palestina terhadap Kemerdekaan Indonesia - Di tengah kemeriahan rakyat Indonesia dalam merayakan kemerdekaan yang ke 78, mari kita mengingat...

Read moreDetails
Inspiratif, Sosok Ayah Hebat yang Rela Berjuang Keras untuk Anaknya yang Istimewa

Inspiratif, Sosok Ayah Hebat yang Rela Berjuang Keras untuk Anaknya yang Istimewa

Januari 14, 2023
1.3k
Pusat Rekreasi Gaza Ini Terbuat dari Sampah

Pusat Rekreasi Gaza Ini Terbuat dari Sampah

Oktober 7, 2021
44
Bisnis Beauty Oil Khusus Wanita Gaza

Bisnis Beauty Oil Khusus Wanita Gaza

Oktober 7, 2021
31
Thobe: Pakaian Tradisional Palestina yang Kaya Makna

Thobe: Pakaian Tradisional Palestina yang Kaya Makna

Juli 28, 2025
2.9k
“Thobe”, Simbol Perjuangan dan Nasionalisme yang Terbalutkan dalam Sebuah Pakaian Khas Palestina

“Thobe”, Simbol Perjuangan dan Nasionalisme yang Terbalutkan dalam Sebuah Pakaian Khas Palestina

Oktober 7, 2021
853
Next Post

Rahasia dibalik Penyerbuan Al-Aqsha

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630