• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Minggu, Mei 3, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Sebuah Rumah Sakit di Lebanon Berada di Garis Depan Perang Israel

by Adara Relief International
Oktober 15, 2024
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM, International, Kesehatan, News
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Sebuah Rumah Sakit di Lebanon Berada di Garis Depan Perang Israel

Giovanni, 16 tahun, menderita berbagai luka dalam serangan Israel di Beqaa, Lebanon, 7 Oktober 2024 (MEE/Alexandra Henry)

16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Di Lembah Beqaa, di garis depan timur perang Israel di Lebanon, pasien yang terluka terbaring kesakitan di kamar-kamar rumah sakit. Para staf medis pun tampak kelelahan setelah merawat para korban serangan yang membabi buta dan tanpa henti selama beberapa pekan.

Rumah sakit Abdallah di Kota Rayak menghadapi situasi yang sangat genting. Lokasinya di Lembah Beqaa, sebidang tanah yang telah menjadi sasaran serangan harian Israel sejak pertengahan September.

Sistem medis Lebanon saat ini mampu mengatasinya, tetapi dapat dengan cepat mencapai titik jenuh, terutama karena stafnya yang kelelahan karena banyaknya jumlah korban luka, terpaksa melakukan praktik kedokteran perang di dalam sistem perawatan kesehatan yang sudah rapuh. 

Menghadapi masuknya gelombang pasien dalam beberapa minggu terakhir, tenaga kesehatan tidak diizinkan pulang selama 20 hari. “Beberapa staf medis tidak lagi memiliki rumah karena hancur akibat pengeboman,” kata direktur medis rumah sakit, Dr. Basil Abdallah, kepada reporter Middle East Eye.

“Kami telah menerima 425 orang yang terluka, semuanya warga sipil. Kami sangat terpukul dengan banyaknya anak-anak, rata-rata berusia lima hingga 10 tahun, yang terluka parah,” kata seorang anggota tim medis.

Tony Abdo, salah satu dokter, melanjutkan: “Delapan puluh orang meninggal di rumah sakit, beberapa dibawa ke sini dengan tubuh mereka yang tercabik-cabik akibat pengeboman.”

“Mayoritas yang terluka mengalami luka serius; kami melakukan operasi terutama pada dada, perut, ginjal, kaki. Pengobatan perang kali ini lebih buruk daripada tahun 2006,” kata Abdallah kepada MEE, merujuk pada perang 33 hari yang dilancarkan Israel di wilayah Lebanon tahun itu, sebelum tentara Israel dipaksa mundur.

Menurut direktur medis, rumah sakit tersebut memiliki kapasitas untuk melanjutkan misinya untuk sementara waktu. Kedekatan beberapa rumah sakit di Kota Zahle, yang terletak beberapa kilometer jauhnya dan saat ini terhindar dari serangan Israel, memungkinkan mereka untuk memulangkan korban luka.

Saat ini, rumah sakit tidak kekurangan produk farmasi, kata Abdo. Namun, masalah keuangan parah yang dihadapi Lebanon selama lima tahun terakhir telah memengaruhi sistem perawatan kesehatan, termasuk pasokan medis.

Sumber: https://www.middleeasteye.net

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Baca Juga

Israel Jatuhkan Sanksi untuk Flotilla Bantuan Gaza, Ancam Penyitaan Kapal

74 Pekerja Palestina Terbunuh di Tengah Krisis Kerja

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

Palang Merah Lebanon: Setidaknya 18 Orang Terbunuh dalam Serangan Udara Israel di Lebanon Utara

Next Post

Hari Pangan Sedunia 2024: Food Genocide Semakin Gencar Merenggut Nyawa Penduduk Gaza

Adara Relief International

Related Posts

Israel Jatuhkan Sanksi untuk Flotilla Bantuan Gaza, Ancam Penyitaan Kapal
Berita Kemanusiaan

Israel Jatuhkan Sanksi untuk Flotilla Bantuan Gaza, Ancam Penyitaan Kapal

by Adara Relief International
April 30, 2026
0
37

Israel mengumumkan sanksi terhadap kampanye Global Sumud Flotilla yang tengah berlayar menuju Gaza untuk menembus blokade dan mengirim bantuan kemanusiaan....

Read moreDetails
74 Pekerja Palestina Terbunuh di Tengah Krisis Kerja

74 Pekerja Palestina Terbunuh di Tengah Krisis Kerja

April 30, 2026
33
Krisis Lingkungan Gaza Memburuk, Hama dan Penyakit Ancam Warga

Krisis Lingkungan Gaza Memburuk, Hama dan Penyakit Ancam Warga

April 30, 2026
26
PPS: Penahanan Dokter Gaza Tanpa Dakwaan Langgar Hukum Internasional

PPS: Penahanan Dokter Gaza Tanpa Dakwaan Langgar Hukum Internasional

April 30, 2026
21
Pakar PBB: Rekonstruksi Gaza Gagal Tanpa Akhiri Pendudukan

Pakar PBB: Rekonstruksi Gaza Gagal Tanpa Akhiri Pendudukan

April 30, 2026
25
Pemberian dana program DYP Bulan Maret 2026 di kamp pengungsian di Gaza

Anak Yatim Gaza: Saat Tangan-Tangan Kecil Memikul Beban Kehidupan di Tanah Kelahiran – Laporan DYP Maret 2026

April 30, 2026
18
Next Post
Hari Pangan Sedunia 2024: Food Genocide Semakin Gencar Merenggut Nyawa Penduduk Gaza

Hari Pangan Sedunia 2024: Food Genocide Semakin Gencar Merenggut Nyawa Penduduk Gaza

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630