• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, Mei 7, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Ribuan Orang Tewas karena Gelombang Panas, Bagaimana Fenomena Ini Sebabkan Kematian?

by Adara Relief International
Oktober 11, 2022
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Ribuan Orang Tewas karena Gelombang Panas, Bagaimana Fenomena Ini Sebabkan Kematian?
11
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Gelombang panas akan menjadi sangat ekstrem di beberapa bagian Afrika dan Asia dalam beberapa dekade mendatang dan dapat mengancam keberlangsungan kehidupan manusia. Hal tersebut diperingatkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Palang Merah dalam laporannya yang berjudul Extreme heat: Preparing for the heatwaves of the future.

Laporan tersebut mengatakan bahwa sejak 2010–1019, sebanyak 38 gelombang panas telah menyebabkan kematian lebih dari 70.000 orang di seluruh dunia, atau seperenam dari sekitar 410.000 kematian akibat bencana yang terkait dengan iklim dan cuaca ekstrem dalam rentang waktu yang sama, tambah laporan tersebut.

Para ilmuwan telah berulang kali menekankan perlunya membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat Celcius (2,7 derajat Fahrenheit). Pelanggaran terhadap ambang batas tersebut dapat berisiko pada efek perubahan iklim yang berakibat jauh lebih parah pada manusia, satwa liar, dan ekosistem.

“Di bawah pemanasan 2°C, peristiwa panas ekstrem diproyeksikan hampir 14 kali lebih mungkin dan membawa tingkat panas dan kelembaban yang jauh lebih berbahaya,” ungkap  laporan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) dan Palang Merah. “Pada lintasan saat ini, gelombang panas dapat memenuhi dan melampaui batas fisiologis dan sosial dalam beberapa dekade mendatang, termasuk di wilayah seperti Sahel, Asia Selatan dan Barat Daya,” tambahnya.

Baca Juga

Uskup Ortodoks: Serangan terhadap Kristen di Al-Quds Meningkat

Israel Anggarkan Rp11,7 Triliun untuk Kampanye Propaganda Global

Organisasi-organisasi tersebut secara khusus memperingatkan tentang dampak besar pada negara-negara berkembang, misalnya Bangladesh, yang mengalami peningkatan kematian sebanyak 20% pada hari-hari gelombang panas dibandingkan dengan rata-rata hariannya. “Gelombang panas menyebabkan beberapa bencana paling mematikan yang pernah tercatat,” Martin Griffiths, yang mengepalai OCHA, mengatakan kepada wartawan di Jenewa. “Kekeringan yang menghancurkan seperti yang mendorong Somalia ke ambang kelaparan menjadi jauh lebih mematikan ketika digabungkan dengan panas yang ekstrem,” tambahnya.

Efek dari gelombang panas yang berulang akan mencakup “penderitaan skala besar dan hilangnya nyawa” tersebut adalah pergerakan populasi dan jurang kesenjangan kesejahteraan yang semakin dalam. Laporan tersebut menambahkan bahwa tren tersebut sudah terlihat. “Sangat tidak adil bahwa negara-negara yang rapuh harus menanggung kerugian dan kerusakan yang mematikan akibat panas yang ekstrem, ketika mereka (negara-negara maju-red.) secara jelas dan terbukti paling tidak bertanggung jawab atas perubahan iklim,” kata Griffiths. “Negara-negara yang lebih kaya memiliki sumber daya untuk membantu rakyatnya beradaptasi. Akan tetapi, negara-negara miskin yang seharusnya tidak bertanggung jawab atas gelombang panas yang menyiksa ini, tidak memiliki sumber daya tersebut.”

Laporan organisasi tersebut meminta pemerintah untuk segera mengambil langkah tegas demi mencegah bencana panas berulang pada masa depan. “Satu-satunya aksi yang paling penting adalah memperlambat dan menghentikan perubahan iklim,” katanya. “Membatasi pemanasan global hingga 1,5° C dapat mencegah 420 juta lebih populasi dunia yang terpapar gelombang panas ekstrem.”

Selain itu, mereka mendorong pemerintah untuk meningkatkan sistem peringatan dini tentang gelombang panas dengan memberikan lebih banyak pelatihan dan pendanaan kepada responden lokal yang sering kali berada di lokasi pertama saat gelombang panas melanda.

Sumber:

https://reliefweb.int

https://www.aljazeera.com

***

Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.

Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar  program bantuan untuk Palestina.

Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Donasi

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.

Tags: Internasional
ShareTweetSendShare
Previous Post

100.000 Warga Palestina di Kamp Pengungsi Shufat dan Kota Anata di bawah Penguncian Paksa

Next Post

BNPB Sebut Bencana Hidrometeorologi Capai Rekor Bencana Alam

Adara Relief International

Related Posts

Uskup Ortodoks: Serangan terhadap Kristen di Al-Quds Meningkat
Berita Kemanusiaan

Uskup Ortodoks: Serangan terhadap Kristen di Al-Quds Meningkat

by Adara Relief International
Mei 6, 2026
0
19

Uskup Agung Ortodoks Yunani dari Sebastia, Atallah Hanna, memperingatkan meningkatnya serangan Israel terhadap komunitas Kristen di Al-Quds (Yerusalem). Ia menyebutnya...

Read moreDetails
Israel Anggarkan Rp11,7 Triliun untuk Kampanye Propaganda Global

Israel Anggarkan Rp11,7 Triliun untuk Kampanye Propaganda Global

Mei 6, 2026
22
Pembongkaran Rumah Palestina oleh Israel Capai Tingkat Tertinggi

Pembongkaran Rumah Palestina oleh Israel Capai Tingkat Tertinggi

Mei 6, 2026
20
Penyiksaan Berat Dialami Dokter Hussam di Penjara Israel

Penyiksaan Berat Dialami Dokter Hussam di Penjara Israel

Mei 6, 2026
19
PBB: Insiden Keamanan di Gaza Meningkat, Fasilitas Bantuan Diserang

PBB: Insiden Keamanan di Gaza Meningkat, Fasilitas Bantuan Diserang

Mei 6, 2026
18
Utusan AS Desak Israel Longgarkan Akses Bantuan ke Gaza

Utusan AS Desak Israel Longgarkan Akses Bantuan ke Gaza

Mei 5, 2026
30
Next Post
BNPB Sebut Bencana Hidrometeorologi Capai Rekor Bencana Alam

BNPB Sebut Bencana Hidrometeorologi Capai Rekor Bencana Alam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630