• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, April 23, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Perjuangan Penduduk Gaza untuk Mendapatkan Listrik

by Adara Relief International
Maret 30, 2026
in Berita Kemanusiaan, Sosial EKonomi
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Perjuangan Penduduk Gaza untuk Mendapatkan Listrik
27
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pada 7 Oktober 2023, Israel memulai genosida terhadap Gaza. Lebih dari dua tahun kemudian, Gaza telah hancur akibat serangan Israel. Namun, bahkan sebelum genosida, Gaza telah menghadapi pemadaman listrik bergilir setiap hari karena terbatasnya impor listrik dari Israel dan kekurangan bahan bakar.

Meskipun menarik diri dari permukiman ilegal di Gaza pada tahun 2005, Israel terus mengendalikan akses masuk dan keluar dari wilayah Palestina tersebut, bahkan berulang kali menyerangnya. Oleh karena itu, bahkan dalam kondisi normal, sebagian besar rumah tangga hanya menerima listrik beberapa jam per hari, bergantung dari perpaduan yang rapuh antara pasokan impor dan satu-satunya pembangkit di Gaza.

Situasi semakin memburuk tajam setelah 7 Oktober, ketika Israel menyatakan “pengepungan total” terhadap Gaza. Israel memutus pasokan listrik dan memblokir impor bahan bakar. Dalam beberapa hari, pembangkit listrik Gaza berhenti beroperasi karena kehabisan bahan bakar. Pada 11 Oktober 2023, wilayah tersebut mengalami pemadaman total, menurut badan-badan PBB.

Tanpa pasokan bahan bakar dan terputusnya jalur transmisi, rumah-rumah, rumah sakit, sistem air, dan jaringan komunikasi kehilangan akses listrik yang andal. Akibatnya, mereka beralih ke penggunaan generator yang terbatas dan tidak berkelanjutan.

Baca juga : “Setelah Dua Tahun Genosida, Satu-satunya Pembangkit Listrik di Gaza Kembali Beroperasi“

Sejak saat itu, infrastruktur listrik Gaza terus memburuk akibat kekurangan bahan bakar dan kerusakan fisik jaringan listrik yang meluas. Generator tetap menjadi alternatif utama, tetapi sangat terbatas oleh kelangkaan bahan bakar. Kondisi ini memengaruhi layanan penting seperti perawatan kesehatan, produksi air, dan telekomunikasi.

Baca Juga

Mahasiswa Gaza Tuntut Perbatasan Dibuka: Beasiswa Ada, Akses Tidak

Krisis Air Gaza Memburuk, Warga Hidup dengan Kurang dari 10 Liter per Hari

Selama periode antara tahun 2025 dan 2026, sistem kelistrikan Gaza secara luas menjadi tidak berfungsi, dengan akses listrik yang terfragmentasi, tidak konsisten, dan sebagian besar bergantung pada solusi darurat daripada jaringan listrik yang stabil.

Karena pasokan listrik dari pemerintah kota terputus selama dua tahun di Gaza, beberapa alternatif sementara telah muncul, seperti lampu bertenaga surya. Akan tetapi, harganya tetap tidak terjangkau bagi sebagian besar penduduk, karena telah meningkat sepuluh kali lipat menjadi sekitar 300 shekel ($95) selama genosida.

Adapun sistem energi surya, harganya bahkan lebih mahal, mencapai $420 per panel, dan dengan biaya tambahan baterai – sekitar $1.200 – dan inverter. Semua barang ini juga langka karena pembatasan ketat Israel terhadap masuknya barang-barang tersebut ke Jalur Gaza sejak awal genosida.

Di antara alternatif selama genosida adalah sistem kelistrikan berbasis generator pribadi yang beroperasi menggunakan bahan bakar diesel. Namun, layanan tersebut juga tidak terjangkau bagi banyak orang. Selain itu, layanannya pun berfluktuasi karena pasokan bahan bakar yang tidak teratur melalui jalur penyeberangan.

Dampak pemadaman listrik tidak hanya terbatas pada penerangan atau pengisian daya. Akan tetapi, dampaknya meluas ke setiap detail kehidupan sehari-hari, terutama bagi keluarga dengan anak-anak. Tidak ada kulkas, tidak ada mesin cuci, bahkan susu bayi pun tidak bisa disimpan lebih dari dua atau tiga jam. Anak-anak juga terpengaruh secara psikologis karena kurangnya sarana hiburan elektronik atau pengalihan perhatian dari lingkungan sekitar mereka yang suram.

Sumber: Al Jazeera

ShareTweetSendShare
Previous Post

Kondisi Ekonomi Palestina Hadapi Kerugian yang Berkelanjutan

Next Post

Israel Sahkan RUU Hukuman Mati untuk Tawanan Palestina

Adara Relief International

Related Posts

Mahasiswa Gaza Tuntut Perbatasan Dibuka: Beasiswa Ada, Akses Tidak
Berita Kemanusiaan

Mahasiswa Gaza Tuntut Perbatasan Dibuka: Beasiswa Ada, Akses Tidak

by Adara Relief International
April 22, 2026
0
19

Ratusan mahasiswa di Jalur Gaza menggelar aksi protes menuntut pembukaan kembali perlintasan, khususnya Rafah, setelah mereka gagal melanjutkan studi ke...

Read moreDetails
Krisis Air Gaza Memburuk, Warga Hidup dengan Kurang dari 10 Liter per Hari

Krisis Air Gaza Memburuk, Warga Hidup dengan Kurang dari 10 Liter per Hari

April 22, 2026
15
Empat Warga Palestina Terbunuh di Tepi Barat, Dua di Antaranya Anak-anak

Empat Warga Palestina Terbunuh di Tepi Barat, Dua di Antaranya Anak-anak

April 22, 2026
18
PBB: Kekerasan di Gaza Meningkat Tajam Meski Ada Gencatan Senjata

PBB: Kekerasan di Gaza Meningkat Tajam Meski Ada Gencatan Senjata

April 22, 2026
14
Serangan Israel Bunuh 6 Warga Gaza

Serangan Israel Bunuh 6 Warga Gaza

April 22, 2026
17
Citra Satelit Ungkap Ekspansi Militer Israel di Gaza

Citra Satelit Ungkap Ekspansi Militer Israel di Gaza

April 21, 2026
36
Next Post
Israel Sahkan RUU Hukuman Mati untuk Tawanan Palestina

Israel Sahkan RUU Hukuman Mati untuk Tawanan Palestina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menguatkan Mereka yang Bertahan: Laporan Dekap Yatim Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630