Pasukan Israel menembak mati seorang anak Palestina berusia 14 tahun pada Selasa (28/11) selama serangan di dekat Kota Tubas,Tepi Barat. Amr Ahmed Jamil Wahdan tertembak di dadanya dengan peluru tajam, demikian disampaikan oleh sumber medis di Rumah Sakit Pemerintah Turki, Tubas, seperti dilaporkan oleh agensi berita WAFA.
Selama serangan di Tubas, pasukan Israel mengepung sebuah rumah di kota tersebut untuk melakukan penangkapan, memanggil mereka yang berada di dalam untuk menyerah. Serangan mematikan ini terjadi setelah serangkaian peristiwa serupa terjadi di seluruh Tepi Barat. Semenjak terjadi gencatan senjata di Gaza, kekerasan militer Israel meningkat di Tepi Barat.
Setidaknya 225 warga Palestina telah syahid oleh pasukan dan pemukim Israel di Tepi Barat dalam 50 hari terakhir dan lebih dari 3.000 orang telah ditawan. Kematian Wahdan diumumkan beberapa jam setelah seorang anak laki-laki lainnya terbunuh oleh pasukan Israel di Kafr Ain, barat laut Ramallah. Malek Majed Daghra, 17 tahun, syahid dalam serangan malam di kota tempat tinggalnya.
sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








