• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Juni 2, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Pandemi Kolera yang Mematikan Mengancam Jutaan Perempuan Hamil dan Menyusui

by Adara Relief International
April 10, 2023
in Berita Kemanusiaan, Kesehatan
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Bahaya, Wabah Kolera dan Campak Semakin Mengancam Anak-Anak yang Alami Kekurangan Gizi!
14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Kolera telah bergerak cepat dari satu negara ke negara lain sejak awal tahun, didorong oleh campuran berbahaya dari perubahan iklim, bencana alam, dan konflik. Sebuah analisis baru oleh CARE International, menjelang Hari Kesehatan Dunia, menunjukkan bahwa penyebaran yang mengkhawatirkan ini terutama memengaruhi negara-negara dengan tingkat ketidaksetaraan gender yang tinggi.

“Jumlah negara yang terkena kolera tumbuh sebesar 28% hanya dalam satu bulan, dari 18 pada Februari menjadi 23 pada 22 Maret.  Penyakit ini sekarang telah menyebar melintasi perbatasan dengan wabah tambahan di Tanduk Afrika dan Afrika Selatan, memengaruhi sebagian besar negara dengan sistem kesehatan yang sudah rapuh,” kata Sally Austin, Kepala Operasi Darurat CARE International.

“Kami sangat prihatin dengan dampak pola cuaca ekstrem seperti Topan Freddy, yang baru-baru ini melanda beberapa negara di Afrika Tenggara, membawa kematian, kehancuran, dan pengungsian, serta membuat masyarakat semakin rentan terhadap wabah penyakit seperti kolera,” ujar Matthew Pickard, Direktur Regional Internasional CARE untuk Afrika Selatan. “Di Malawi, yang telah menghadapi wabah terburuk dalam beberapa dekade, lebih banyak orang terinfeksi kolera dan meninggal setiap hari.”

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pandemi kolera ketujuh telah menjadi akut sejak pertengahan 2021 yang ditandai dengan banyak wabah. Wabah tersebut menyebar ke daerah-daerah yang dulunya bebas kolera, seperti Suriah dan Libanon, dan seringkali  menunjukkan tingkat kematian yang sangat tinggi.

Analisis CARE yang menggunakan data dari database Risiko INFORM dan Indeks Ketidaksetaraan Gender menunjukkan bahwa:

  • Semua negara yang terkena kolera berada di atas rata-rata global dalam hal ketidaksetaraan gender, dengan 30% (7 dari 23) memiliki risiko kematian anak dan malnutrisi akut yang tinggi atau sangat tinggi – termasuk Republik Demokratik Kongo dan Sudan Selatan.
  • 74% (17 dari 23) negara yang terkena kolera memiliki risiko konflik yang tinggi atau sangat tinggi – misalnya, Somalia dan Haiti.
  • 61% (14 dari 23) negara yang terkena kolera memiliki risiko bencana alam yang tinggi atau sangat tinggi seperti badai tropis, banjir, dan kekeringan – misalnya, Malawi dan Mozambik.

Allison Prather, penasehat CARE yang mendukung keadaan darurat kesehatan masyarakat, mengatakan, “perempuan hamil dan menyusui lebih rentan terhadap kekurangan gizi dan berisiko lebih tinggi terkena komplikasi fatal jika mereka tertular kolera.  Adat tradisional juga memainkan peran mereka, dengan perempuan dan anak perempuan lebih mungkin terkena virus saat mereka mengambil air, menyiapkan makanan, merawat anggota keluarga yang sakit, dan membersihkan jamban.  Kami juga tahu bahwa 70% tenaga kesehatan yang menangani wabah adalah perempuan.”

Kematian juga lebih tinggi pada anak-anak, terutama mereka yang berusia di bawah lima tahun dan anak-anak dengan gizi buruk akut yang parah. Akibat pola cuaca ekstrem yang diperkirakan akan semakin sering terjadi, juga para ilmuwan yang telah menghubungkan perubahan iklim dengan penyebaran kolera, para pekerja kemanusiaan harus dapat mengandalkan data terpilah untuk meningkatkan respons mereka. “Komunitas kemanusiaan harus berbuat lebih banyak untuk mengumpulkan data tentang jenis kelamin, usia, dan disabilitas.  Ini penting untuk benar-benar melindungi mereka yang paling berisiko.”  Martin Dickler, Direktur CARE di Haiti.

Sumber:

https://reliefweb.int 

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Baca Juga

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza

AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: InternasionalKesehatan
ShareTweetSendShare
Previous Post

Isi Momen Ramadan, 30 Tunanetra Ikuti Kompetisi Khatam Al-Quran 30 Juz di Jakarta Islamic Centre

Next Post

Israel Telah Menyetujui 6 Rencana Induk Perluasan Permukiman di Tepi Barat, Ratusan Unit Rumah akan Dibangun di Area Berikut

Adara Relief International

Related Posts

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza
Berita Kemanusiaan

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza

by Adara Relief International
Mei 27, 2026
0
38

Wilayah Jalur Gaza terus menyempit sejak gencatan senjata berlaku pada Oktober 2025 akibat perluasan wilayah kontrol Israel. Dalam perjanjian gencatan...

Read moreDetails
AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

Mei 27, 2026
39
Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Mei 27, 2026
36
Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Mei 27, 2026
29
Krisis Gaza Memburuk Jelang Iduladha

Krisis Gaza Memburuk Jelang Iduladha

Mei 27, 2026
26
Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

Mei 25, 2026
32
Next Post
Israel Telah Menyetujui 6 Rencana Induk Perluasan Permukiman di Tepi Barat, Ratusan Unit Rumah akan Dibangun di Area Berikut

Israel Telah Menyetujui 6 Rencana Induk Perluasan Permukiman di Tepi Barat, Ratusan Unit Rumah akan Dibangun di Area Berikut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630