• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Sabtu, Maret 7, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Netanyahu Hentikan Pembahasan RUU Aneksasi Tepi Barat Setelah Dikritik AS

by Adara Relief International
Oktober 24, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 1 min read
0 0
0
Netanyahu Hentikan Pembahasan RUU Aneksasi Tepi Barat Setelah Dikritik AS
17
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memerintahkan koalisinya di Knesset untuk tidak melanjutkan pembahasan rancangan undang-undang (RUU) aneksasi Tepi Barat yang diduduki, menyusul kritik tajam dari Amerika Serikat.

Ketua Koalisi, Ofir Katz, mengatakan bahwa Netanyahu menginstruksikannya “untuk tidak memajukan proposal terkait penerapan kedaulatan di Yudea dan Samaria (Tepi Barat) hingga pemberitahuan lebih lanjut,” sebagaimana dilaporkan harian Yedioth Ahronoth.

Sehari sebelumnya, Knesset telah menyetujui dua RUU aneksasi Tepi Barat dan blok permukiman Ma’ale Adumim dalam pembacaan awal. Kedua rancangan tersebut masih harus melalui tiga tahap pembacaan tambahan sebelum dapat disahkan menjadi undang-undang.

Langkah tersebut langsung memicu reaksi keras dari Washington. Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa pemerintahnya tidak akan mengizinkan Israel mencaplok Tepi Barat. Sementara itu, Wakil Presiden JD Vance, yang baru saja menutup kunjungan tiga harinya ke Israel, menyebut pemungutan suara di Knesset sebagai “aksi politik yang bodoh.”

Menanggapi hal itu, Netanyahu menyebut pemungutan suara terkait RUU aneksasi sebagai “provokasi politik yang disengaja oleh pihak oposisi untuk menimbulkan perpecahan selama kunjungan Wakil Presiden JD Vance ke Israel.”

Baca Juga

Setelah Penutupan Enam Hari, Masjid Ibrahimi Terbuka Kembali

Israel Lakukan 6.248 Pelanggaran di Tepi Barat dan Al-Quds (Yerusalem) Selama Februari

Dalam pernyataan resmi kantornya, Netanyahu menjelaskan bahwa kedua RUU tersebut diajukan oleh anggota oposisi di Knesset. “Partai Likud dan partai-partai keagamaan sebagai anggota utama koalisi tidak memberikan suara untuk RUU ini, kecuali satu anggota Likud yang baru saja diberhentikan dari jabatan ketua komite Knesset,” jelasnya. “Tanpa dukungan Likud, RUU tersebut tidak akan bergerak lebih jauh.”

Mahkamah Internasional (ICJ) menyatakan bahwa pendudukan Israel atas wilayah Palestina adalah ilegal dan menyerukan evakuasi seluruh permukiman di Tepi Barat dan Al-Quds bagian timur (Yerusalem Timur).

Sumber: MEE

ShareTweetSendShare
Previous Post

WHO: Krisis Kemanusiaan di Gaza Belum Berakhir Meski Ada Gencatan Senjata

Next Post

PBB: Malnutrisi pada Ibu Hamil dan Bayi di Gaza Ancam Generasi Masa Depan

Adara Relief International

Related Posts

Israel Larang Masuknya Pasokan Gas untuk Memasak
Berita Kemanusiaan

Israel Larang Masuknya Pasokan Gas untuk Memasak

by Adara Relief International
Maret 7, 2026
0
15

Otoritas Perminyakan Umum di Jalur Gaza pada Rabu memperingatkan konsekuensi serius dan berpotensi bencana menyusul penangguhan pasokan gas untuk memasak...

Read moreDetails
Israel Halangi Ambulans Tolong Lansia Penderita Serangan Jantung

Israel Halangi Ambulans Tolong Lansia Penderita Serangan Jantung

Maret 7, 2026
11
Setelah Penutupan Enam Hari, Masjid Ibrahimi Terbuka Kembali

Setelah Penutupan Enam Hari, Masjid Ibrahimi Terbuka Kembali

Maret 7, 2026
11
Israel Lakukan 6.248 Pelanggaran di Tepi Barat dan Al-Quds (Yerusalem) Selama Februari

Israel Lakukan 6.248 Pelanggaran di Tepi Barat dan Al-Quds (Yerusalem) Selama Februari

Maret 7, 2026
13
Israel Halangi Pemulihan Pendidikan di Gaza

Israel Halangi Pemulihan Pendidikan di Gaza

Maret 7, 2026
12
Untuk Hari Keenam, Israel Menutup Masjid Al-Aqsa

Untuk Hari Keenam, Israel Menutup Masjid Al-Aqsa

Maret 7, 2026
13
Next Post
PBB: Malnutrisi pada Ibu Hamil dan Bayi di Gaza Ancam Generasi Masa Depan

PBB: Malnutrisi pada Ibu Hamil dan Bayi di Gaza Ancam Generasi Masa Depan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630