• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Mei 4, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home A

Mimpi Kecil yang Sirna di Langit Gaza

by Marketing Communication
September 26, 2025
in A, Adara for Children, Anak, Berita Kemanusiaan, Penyaluran, Program
Reading Time: 4 mins read
0 0
0
Mimpi Kecil yang Sirna di Langit Gaza
982
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

GAZA – Suara dentuman peledak dan desingan peluru bersahutan dengan pekik teriakan dan tangis anak Gaza. Mainan mereka berserak, hancur di bawah reruntuhan bangunan. Anak-anak yatim di Gaza dipaksa tumbuh bersama dengan kehilangan dan kekosongan dalam jiwanya. Hari ini ayahnya, esok saudaranya, rumahnya, mainannya, seluruh dari yang ia punya. Kehilangan demi kehilangan, menyisakan buku dengan lembaran yang masih terbuka, dan impian kecil yang belum sempat tumbuh namun lebih dulu sirna. 

Mimpi Kecil yang Sirna di Langit Gaza
Anak-anak Gaza dalam sekolah darurat dari Indonesia

Data statistik menunjukkan lebih dari 80% anak-anak Gaza hidup dalam kondisi yang sangat sulit dan mengenaskan. Ribuan dari mereka kehilangan salah satu orang tuanya, bahkan keduanya. Sejak genosida berlangsung, terhitung sejumlah 22 anak yatim di bawah naungan orang tua asuh Indonesia syahid. Jumlah ini bukan hanya angka, melainkan wajah kecil tanpa dosa yang telah direnggut hidup dan impiannya.

Belum sempat bersinar, mimpi itu sirna di langit Gaza

Salah satu anak bercerita, ia memiliki mimpi kecil untuk membangun rumah bagi ibunya. Mimpi kecil yang seharusnya menjadi hak setiap manusia–memiliki tempat tinggal yang layak, namun mimpi itu sirna bersama dengan jiwanya.

Sedangkan anak lain berupaya menghafal Al-Quran–di tengah kondisi genosida–agar bisa memberi kebahagian untuk ayahnya yang telah syahid. Mimpi kecil, mimpi mulia generasi penerus Gaza yang kini sirna sebelum sempat bersinar.

Mimpi Kecil yang Sirna di Langit Gaza
Anak-anak menjadi korban kekejaman Israel

Permata kecil itu telah sirna

Permata kecil itu telah tiada, mereka tewas saat tidur, bermain, mengantri makanan dan air, bahkan mencari perawatan medis. Inilah realita yang dihadapi anak-anak Gaza setiap harinya.

Muna ‘Ahed Kamil Jundiyah (9 tahun), salah satu anak orang tua asuh Indonesia melalui Adara. Ia tewas di hari Jumat 13 Oktober 2023, Muna dan 25 anggota keluarganya tewas di dalam rumahnya dalam serangan membabi buta Israel di wilayah Syuja’iyyah. 

Tiga kakak beradik, Anas, Maryam, dan Yahya, serta 15 anggota keluarganya yang lain–11 di antaranya merupakan anak-anak. Jasad mereka dievakuasi ke RS Baptis dalam keadaan telah membusuk. Si kecil Anas semasa hidupnya bercita-cita menjadi seorang arsitek yang akan membangun kembali Gaza. Ia juga bercita-cita membangun rumah untuk keluarganya sendiri yang penuh dengan kehangatan dan kasih sayang, akan tetapi tubuh mungilnya telah pergi sebagai seorang syuhada. 

Mereka bukan angka, ingatlah namanya 

Muna dan Anas adalah dua permata kecil dari puluhan ribu generasi Gaza yang mimpinya telah direnggut oleh Israel. 

Selain Muna dan Anas, 13 yatim dari orang tua asuh Indonesia melalui Adara juga telah syahid. Mereka bukan sekadar angka-angka, ingatlah namanya selalu dalam doa.

Baca Juga

Ustadz Nur Fajri Jabarkan 101 Masalah Fiqih Qurban Kontemporer

Israel Jatuhkan Sanksi untuk Flotilla Bantuan Gaza, Ancam Penyitaan Kapal

Ananda TTL
Moamen Abou Dan 25 September 2014
Lama Awda 02 November 2010
Myra Awda 03 September 2015
Batoul Bris 23 Mei 2015
Malak Al Madhoun 9 Agustus 2015
Mohanad Abo Snima 26 November 2006
Jomana Al Hams 11 Juni 2007
Anas Al Sharabsih 15 Desember 2008
Nisrin Al Silawyi 18 April 2008
Tarek Tafesh 11 Januari 2015
Mona Jndeya 8 Agustus 2014
Iman Abu Zeid 24 Maret 2013
Aesha Al Atawna 21 September 2012

Lindungi mereka selagi kita bisa

Saat ini, genosida yang masih terus berlangsung di Gaza menyebabkan para yatim kehilangan tempat tinggal mereka dan tersebar ke berbagai pengungsian. Menurut data lapangan, sebanyak 90% yatim Adara tidak memiliki rumah sendiri, mereka kini tinggal di hunian sementara. Sementara itu, 40% dari mereka tinggal di tenda-tenda yang tak layak, dan 10% diantaranya mengungsi ke hunian keluarga lain. 

Tidak ada kata aman dalam hidup mereka. Mereka terus mengungsi mencari tempat yang aman–padahal tidak ada tempat aman di dalam Gaza. Terhitung lebih dari 15 kali mereka terpaksa meninggalkan rumah sejak agresi dimulai. Saat ini–bahkan mungkin lebih dari itu, semenjak Israel membombardir Kota Gaza. Mereka terus berpindah dengan membawa beberapa helai pakaian, buku-buku, dan peralatan lainnya di tengah perubahan cuaca terik hingga dingin membeku. Aktivitas ini begitu melelahkan bagi orang dewasa, lantas bagaimana dengan kaki kecil mereka? 

Hingga hari ini, seluruh permata Gaza tidak memiliki pilihan kecuali terus berpindah untuk menyelamatkan diri dan keluarganya. Dalam kondisi fisik yang begitu letih dan mental yang lelah. Namun, bukan keadilan yang mereka dapatkan, Israel justru meningkatkan eskalasinya di Gaza. Maka, pastikan kita terus bersama mereka. Pastikan kita selalu mengingat mereka dalam doa dan ikhtiar kita.

Asuh Yatim Gaza melalui Adara Relief International

Klik di sini untuk asuh dari jauh

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Siap Konfrontasi Armada Global Sumud Flotilla yang Menuju Gaza

Next Post

B’Tselem: Israel Bunuh Ribuan Warga Palestina yang Mencari Bantuan Pangan di Gaza Utara

Marketing Communication

Marketing Communication

Related Posts

Webinar Fiqih Qurban bertajuk 101 Masalah Fiqih Qurban Kontemporer pada Sabtu (2/5) melalui Zoom Meeting dan YouTube
A

Ustadz Nur Fajri Jabarkan 101 Masalah Fiqih Qurban Kontemporer

by Marketing Communication
Mei 2, 2026
0
23

ADARA — Adara Relief International menyelenggarakan webinar Fiqih Qurban bertajuk 101 Masalah Fiqih Qurban Kontemporer pada Sabtu (2/5) melalui Zoom...

Read moreDetails
Israel Jatuhkan Sanksi untuk Flotilla Bantuan Gaza, Ancam Penyitaan Kapal

Israel Jatuhkan Sanksi untuk Flotilla Bantuan Gaza, Ancam Penyitaan Kapal

April 30, 2026
39
74 Pekerja Palestina Terbunuh di Tengah Krisis Kerja

74 Pekerja Palestina Terbunuh di Tengah Krisis Kerja

April 30, 2026
36
Krisis Lingkungan Gaza Memburuk, Hama dan Penyakit Ancam Warga

Krisis Lingkungan Gaza Memburuk, Hama dan Penyakit Ancam Warga

April 30, 2026
28
PPS: Penahanan Dokter Gaza Tanpa Dakwaan Langgar Hukum Internasional

PPS: Penahanan Dokter Gaza Tanpa Dakwaan Langgar Hukum Internasional

April 30, 2026
23
Pakar PBB: Rekonstruksi Gaza Gagal Tanpa Akhiri Pendudukan

Pakar PBB: Rekonstruksi Gaza Gagal Tanpa Akhiri Pendudukan

April 30, 2026
27
Next Post
B’Tselem: Israel Bunuh Ribuan Warga Palestina yang Mencari Bantuan Pangan di Gaza Utara

B’Tselem: Israel Bunuh Ribuan Warga Palestina yang Mencari Bantuan Pangan di Gaza Utara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630