• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Sabtu, Mei 30, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Lebih dari 40.000 Bayi di Gaza Terancam Meninggal Akibat Larangan Susu Formula oleh Israel

by Adara Relief International
Juli 29, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Lebih dari 40.000 Bayi di Gaza Terancam Meninggal Akibat Larangan Susu Formula oleh Israel

Salim Mahmoud Awad, bayi berusia tujuh bulan, mengalami penurunan berat badan yang signifikan akibat kekurangan susu formula dan makanan bayi setelah mengungsi ke Kota Gaza, Gaza, bersama keluarganya, pada 26 Juli 2025. [Ahmed Jihad Ibrahim Al-arini – Anadolu Agency]

30
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Lebih dari 40.000 bayi di Jalur Gaza menghadapi risiko kematian akibat larangan terus-menerus oleh Israel terhadap masuknya susu formula bayi ke wilayah tersebut. Peringatan ini disampaikan oleh otoritas lokal Gaza pada Senin (28/07), sebagaimana dilaporkan oleh Anadolu Agency.

“Ada risiko kematian yang mengancam ribuan bayi di Jalur Gaza akibat larangan Israel terhadap masuknya susu formula,” demikian pernyataan dari Kantor Media Pemerintah di Gaza.

“Lebih dari 40.000 bayi berusia di bawah satu tahun di Gaza terancam mengalami kematian perlahan dan senyap akibat blokade kejam yang mencekik ini,” lanjut pernyataan tersebut.

Pihak berwenang menyerukan agar perlintasan perbatasan Gaza segera dibuka tanpa syarat untuk memasukkan bantuan kemanusiaan, khususnya susu formula bayi. Mereka juga menegaskan bahwa Israel, para pendukungnya, dan komunitas internasional harus bertanggung jawab penuh atas setiap nyawa tak berdosa yang hilang akibat blokade sistematis ini.

Krisis kelaparan di Gaza telah berkembang menjadi bencana kemanusiaan. Cuplikan-cuplikan memilukan memperlihatkan warga yang sangat kurus kering—hanya tinggal kulit dan tulang—tersungkur karena kelelahan, dehidrasi, dan kelaparan berkepanjangan.

Israel telah memberlakukan blokade terhadap Gaza selama 18 tahun. Namun sejak 2 Maret 2025, Israel menutup total seluruh perlintasan, memperburuk kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, sejak Oktober 2023, sebanyak 147 warga Palestina—termasuk 88 anak-anak—telah meninggal dunia akibat kelaparan dan malnutrisi.

Baca Juga

Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Meski berbagai pihak internasional telah menyerukan gencatan senjata, militer Israel tetap melancarkan serangan brutal terhadap Gaza sejak 7 Oktober 2023. Hampir 60.000 warga Palestina, mayoritas perempuan dan anak-anak, telah terbunuh. Pengeboman tanpa henti ini menyebabkan kehancuran dan krisis pangan yang parah di Gaza.

Pada November lalu, Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza. Selain itu, Israel juga tengah menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas agresinya di wilayah tersebut.

Sumber:
https://www.#/20250728-over-40000-infants-at-risk-of-death-in-gaza-due-to-israeli-ban-on-baby-formula-authorities-warn/
https://www.aa.com.tr/en/middle-east/over-40-000-infants-at-risk-of-death-in-gaza-due-to-israeli-ban-on-baby-formula-authorities-warn/3644247

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Umumkan “Jeda Taktis” di Gaza di Tengah Krisis Kemanusiaan dan Tuduhan Kejahatan Perang

Next Post

Lebih dari 300 Staf PBB Terbunuh di Gaza, PBB Desak Akuntabilitas dan Akhiri Kekebalan

Adara Relief International

Related Posts

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza
Berita Kemanusiaan

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza

by Adara Relief International
Mei 27, 2026
0
31

Wilayah Jalur Gaza terus menyempit sejak gencatan senjata berlaku pada Oktober 2025 akibat perluasan wilayah kontrol Israel. Dalam perjanjian gencatan...

Read moreDetails
AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

Mei 27, 2026
32
Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Mei 27, 2026
29
Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Mei 27, 2026
24
Krisis Gaza Memburuk Jelang Iduladha

Krisis Gaza Memburuk Jelang Iduladha

Mei 27, 2026
24
Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

Mei 25, 2026
32
Next Post
Lebih dari 300 Staf PBB Terbunuh di Gaza, PBB Desak Akuntabilitas dan Akhiri Kekebalan

Lebih dari 300 Staf PBB Terbunuh di Gaza, PBB Desak Akuntabilitas dan Akhiri Kekebalan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Idul Adha, Sahabat Adara Terus Membersamai 2000 Yatim Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630