• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Sabtu, Mei 30, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Kisah Pabrik Usia 4 Dekade yang Sirna Sekejap Akibat Genosida Israel

by Adara Relief International
Januari 29, 2025
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM, Sosial EKonomi
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Kisah Pabrik Usia 4 Dekade yang Sirna Sekejap Akibat Genosida Israel

Pemandangan udara kerusakan setelah perjanjian gencatan senjata mulai berlaku di Jalur Gaza pada 21 Januari 2025 [Mahmoud İsleem – Anadolu Agency]

19
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Selama 40 tahun, pabrik kembang gula dan biskuit Shomar berdiri sebagai simbol ketahanan Gaza, memberikan pekerjaan bagi ratusan orang dan menjadi sumber penghidupan bagi ribuan lainnya. Namun hari ini, pabrik tersebut hanya menyisakan puing-puing, sementara jalur produksi yang dulunya aktif kini terkubur—menjadi bagian dari korban dari serangan udara Israel yang tak kunjung henti.

Baca Juga

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza

AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

Pabrik ini, salah satu yang terbesar di Gaza, bukan hanya menjadi tulang punggung ekonomi lokal, tetapi juga membawa harapan bagi 200 keluarga yang bergantung padanya. Kehancurannya menjadi pukulan telak bagi sektor manufaktur Gaza yang sudah rapuh, yang telah menjadi target sistematis sejak serangan dimulai pada 7 Oktober 2023.

Pengusaha Palestina Ahmed Shomar, pemilik pabrik tersebut, mengungkapkan kesedihannya saat melihat hasil empat dekade kerja kerasnya hancur dalam sekejap. “Kami memulai di sektor ini 40 tahun lalu di Gaza; pabrik kami kecil, tetapi berkembang seiring waktu,” katanya.

Dibangun di atas lahan seluas 3 dunam, pabrik ini memiliki sembilan jalur produksi yang memproduksi keripik, biskuit, dan berbagai produk kembang gula. Selama bertahun-tahun, pabrik ini menjadi pilar penting sektor industri Gaza, mendukung mata pencaharian ratusan orang. Shomar memperkirakan kerugian total mencapai $15 juta.

Ekonom Palestina, Tibaa, menjelaskan bahwa serangan Israel telah menghancurkan infrastruktur ekonomi Gaza. “Serangan Israel di Jalur Gaza telah menyebabkan kehancuran parah pada struktur ekonomi lokal,” ujarnya. Dia menambahkan bahwa lebih dari 80% pabrik, toko, dan tempat kerja di Gaza telah hancur sebagian atau seluruhnya.

Menurut Kementerian Ekonomi Palestina, pada akhir 2022, Gaza memiliki sekitar 50.000 fasilitas industri dan komersial. Namun, kehancuran yang terus berlangsung menjadi ancaman yang dapat menghapus jalur ekonomi yang menopang wilayah yang terkepung ini.

Meskipun kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan antara Hamas dan Israel mulai berlaku pada 19 Januari, krisis kemanusiaan di Gaza masih berlangsung. Lebih dari 47.000 warga Palestina terbunuh, 111.483 lainnya terluka, dan ribuan masih terperangkap di bawah reruntuhan sejak 7 Oktober 2023. Infrastruktur vital, termasuk rumah sakit dan sekolah, juga hancur total.

Pabrik Shomar, yang dulu menjadi simbol ketahanan, kini menjadi pengingat kelam akan dampak kehancuran yang dialami rakyat dan ekonomi Gaza. “Sektor industri adalah salah satu jalur hidup terakhir Gaza,” kata Shomar. “Sekarang, kami bahkan tidak memiliki itu.”

 

Sumber:
https://www.#

https://www.aa.com.tr

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

300.000 Warga Palestina Kembali ke Gaza Utara: Kehancuran Tak Mematahkan Semangat Warga Palestina

Next Post

Gaza di Tepi Barat: Israel Hancurkan Rumah di Jenin dan Kirim Tambahan Pasukan ke Tulkarm

Adara Relief International

Related Posts

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza
Berita Kemanusiaan

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza

by Adara Relief International
Mei 27, 2026
0
31

Wilayah Jalur Gaza terus menyempit sejak gencatan senjata berlaku pada Oktober 2025 akibat perluasan wilayah kontrol Israel. Dalam perjanjian gencatan...

Read moreDetails
AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

Mei 27, 2026
32
Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Mei 27, 2026
29
Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Mei 27, 2026
24
Krisis Gaza Memburuk Jelang Iduladha

Krisis Gaza Memburuk Jelang Iduladha

Mei 27, 2026
24
Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

Mei 25, 2026
32
Next Post
Gaza di Tepi Barat: Israel Hancurkan Rumah di Jenin dan Kirim Tambahan Pasukan ke Tulkarm

Gaza di Tepi Barat: Israel Hancurkan Rumah di Jenin dan Kirim Tambahan Pasukan ke Tulkarm

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Idul Adha, Sahabat Adara Terus Membersamai 2000 Yatim Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630