Seperti judul lagu, beralaskan tanah dan beratapkan langit, kondisi ini memang dialami oleh Ali Rayadah beserta keluarganya. Beliau menceritakan bahwa ia bersama 14 anggota keluarganya harus tinggal di dalam kemah, setelah tujuh rumah di daerah Asyriqiyah bagian selatan Al-Quds dihancurkan oleh tentara Zionis (15/8).
Baca juga:
Zionis Lakukan Tiga Penghancuran Skala Besar di Tepi Barat
Zionis Hancurkan Bangunan dan Bersumpah untuk ‘Membersihkan’ Orang Badui Palestina
Kondisi memprihatinkan ini bahkan sudah dirasakan tujuh saudaranya yang tinggal di lapangan terbuka selama hampir 7—10 tahun. Ada 41 orang yang tinggal di sana, 20 orang di antaranya adalah anak-anak.
Hidup di dalam kemah dengan jumlah anggota tumpah ruah telah mereka alami sejak 2016. ”Hidup kami menyedihkan, sering terpapar panas matahari dan cuaca ekstrem. Untuk bahan makanan yang layak pun kami sangat susah mendapatkannya.”
Sumber : Safa
***
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







