• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Februari 9, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Kelompok HAM Israel B’Tselem Memperingatkan ‘Gazafication’ di Tepi Barat

by Adara Relief International
Maret 11, 2025
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Kelompok HAM Israel B’Tselem Memperingatkan ‘Gazafication’ di Tepi Barat

Buldoser tentara Israel memasuki lingkungan Manshiyya di Kamp Pengungsi Nur Shams, sebelah timur kota Tulkarm di bagian utara Tepi Barat, menghancurkan jalan dan merobohkan tembok 11 rumah warga Palestina, pada tanggal 1 Maret 2025 [Nedal Eshtayah – Anadolu Agency]

15
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Begitu gencatan senjata di Gaza mulai berlaku pada 19 Januari, Israel menyatakan mereka menambahkan permintaan untuk “peningkatakan aktivitas ofensif” di Tepi Barat ke dalam daftar resmi “tujuan agresi”. Organisasi hak asasi manusia Israel B’Tselem di situs webnya mengatakan ini hanyalah penegasan resmi atas tindakan Israel terhadap Tepi Barat sejak 7 Oktober 2023 sebagai front lain dalam “genosida habis-habisan yang dideklarasikan terhadap Palestina”.

“Sesuai dengan pendekatan ini, rezim Israel telah meningkatkan penindasannya terhadap Palestina di Tepi Barat dan mengadopsi langkah-langkah yang lebih ekstrem,” kata B’Tselem. “Langkah-langkah ini termasuk kekerasan sewenang-wenang terhadap warga sipil, melonggarnya izin untuk melepaskan tembakan terbuka, pembatasan gerakan yang parah dan gangguan kehidupan sehari-hari; pembatalan izin untuk memasuki Israel; dan pembatasan ekstrem dalam mengakses lahan pertanian sehingga merusak mata pencaharian, serta penangkapan massal dan transformasi fasilitas penahanan menjadi kamp-kamp penyiksaan. ”

Kelompok hak asasi manusia itu mengatakan bahwa, dengan penindasan yang semakin intensif di Tepi Barat utara, Israel mulai mereplikasi taktik dan doktrin tempur yang diberlakukan di Gaza. Hal ini juga termasuk peningkatan serangan udara di tempat penduduk sipil, penghancuran rumah dan infrastruktur sipil yang meluas dan disengaja, serta pemindahan warga sipil dari daerah yang ditunjuk oleh militer sebagai zona tempur.

“Sejak Maret 2025, implementasi “gazafikasi” berpusat di Tepi Barat utara, dan terutama kamp-kamp pengungsi di Distrik Jenin, Tulkarem, dan Tubas. Militer melakukan serangkaian invasi ke kamp-kamp ini pada awal genosida, diikuti oleh Operasi Summer Camps yang diluncurkan pada Agustus 2024, dan eskalasi lebih lanjut setelah 19 Januari 2025,” jelas organisasi itu. “Pasukan Israel menyerbu beberapa kota dan kamp pengungsi di utara dalam jumlah besar dengan buldoser, dengan sengaja dan tanpa pandang bulu menghancurkan infrastruktur sipil, termasuk jalan dan jaringan listrik, air dan limbah.”

Ratusan rumah dibom dan sebagian atau seluruhnya hancur tanpa ancaman konkret yang terkait dengan mereka, kata B’Tselem. “Bantuan medis untuk penduduk terganggu.” 

Elemen lain dari Gazafication, kelompok hak asasi manusia tersebut menunjukkan, adalah meningkatnya serangan udara yang menargetkan beberapa daerah yang paling ramai di Tepi Barat dan sangat membahayakan warga sipil. Sejak 7 Oktober 2023 hingga 8 Maret 2025, B’Tselem mendokumentasikan 69 serangan udara yang menargetkan 261 orang, termasuk setidaknya 41 anak-anak. Perlu diketahui, serangan udara di Tepi Barat menghabisi 14 orang dalam 18 tahun sebelumnya, dari 2005 hingga 7 Oktober 2023.

“Aktivitas mematikan juga tercermin dalam tindakan tembakan terbuka yang diizinkan dan diterapkan oleh militer, yang telah merenggut nyawa banyak anak-anak Palestina. Pada 2024, B’Tselem memantau pembunuhan setidaknya 488 warga Palestina di Tepi Barat, 90 di antaranya anak-anak. Pada 2023, 498 warga Palestina dihabisi, 120 di antaranya anak-anak dan empat di antaranya perempuan.

Dengan pernyataan publik yang terus disuarakan selama dua tahun terakhir tentang rencana untuk memperluas kegiatan militer ini ke seluruh Tepi Barat, sangat mungkin menjadi pendahuluan terjadinya pertumpahan darah yang lebih besar pada waktu mendatang.

Manifestasi yang sangat terang-terangan dari Gazafikasi ini, kata B’Tselem, adalah perpindahan massal penduduk dari kamp-kamp pengungsi di Tepi Barat utara. Menurut UNRWA, “Operation Iron Wall” yang dimulai pada 21 Januari 2025 di Kamp Pengungsi Jenin, meluas ke kamp-kamp Tulkarm, Nur Shams, dan Al-Far’ah, menyebabkan sekira 40.000 penduduk telah mengungsi. Beberapa telah menemukan solusi rumah sementara, tetapi banyak yang tetap berada di kamp-kamp pengungsi internal, mengandalkan masyarakat setempat untuk membantu menyediakan kebutuhan dasar mereka.

Baca Juga

Israel Mengubah Makanan Menjadi Senjata Perang di Gaza

Sering Terabaikan, Lansia Gaza Menderita Gangguan Kesehatan dan Psikologis

Seperti yang dinyatakan oleh tokoh masyarakat Israel, genosida Israel terhadap Palestina tidak hanya terbatas pada Gaza, tetapi juga menargetkan semua warga Palestina yang tinggal di berbagai daerah di bawah kendali Israel. Sejak genosida dimulai, rezim apartheid Israel telah secara radikal meningkatkan penindasannya terhadap warga Palestina di Tepi Barat.

Sumber: https://www.#

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

Pemblokiran Pengiriman Makanan dan Bantuan oleh Israel Ancam Kehidupan Penduduk Gaza

Next Post

Israel Menyita Pengeras Suara dari Aula Masjid Qibli di Kompleks Masjid Al-Aqsa

Adara Relief International

Related Posts

Israel Mengubah Makanan Menjadi Senjata Perang di Gaza
Berita Kemanusiaan

Israel Mengubah Makanan Menjadi Senjata Perang di Gaza

by Adara Relief International
Februari 6, 2026
0
24

Dalam tiga bulan pertama genosida Israel di Gaza pada 2023, tercatat empat kematian yang secara resmi terkait dengan kelaparan. Namun,...

Read moreDetails
Sering Terabaikan, Lansia Gaza Menderita Gangguan Kesehatan dan Psikologis

Sering Terabaikan, Lansia Gaza Menderita Gangguan Kesehatan dan Psikologis

Februari 6, 2026
15
26 Tawanan Palestina Pengidap Kanker Menghadapi Kematian Perlahan

26 Tawanan Palestina Pengidap Kanker Menghadapi Kematian Perlahan

Februari 6, 2026
15
Israel Ambil Keuntungan Ekonomi dari Pembangunan Kembali Gaza

Israel Ambil Keuntungan Ekonomi dari Pembangunan Kembali Gaza

Februari 6, 2026
23
Global Sumud Flotilla Akan Kembali Berlayar pada Maret 2026

Global Sumud Flotilla Akan Kembali Berlayar pada Maret 2026

Februari 6, 2026
20
Israel Lakukan Kampanye Propaganda terhadap Dr. Hussam Abu Safiya

Israel Lakukan Kampanye Propaganda terhadap Dr. Hussam Abu Safiya

Februari 5, 2026
32
Next Post
Israel Menyita Pengeras Suara dari Aula Masjid Qibli di Kompleks Masjid Al-Aqsa

Israel Menyita Pengeras Suara dari Aula Masjid Qibli di Kompleks Masjid Al-Aqsa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630