ADARA — Memperingati Nuzulul Qur’an, Adara menggelar webinar bertajuk Unlock 3 Keberkahan di Bulan Mulia: Ramadhan, Al-Qur’an, dan Palestina. Lebih dari 101 peserta meramaikan webinar ini di Zoom dan kanal Youtube pada Jumat (6/3). Webinar ini menghadirkan Ustadz Dr. Atabik Luthfi, Lc., M.A., pengasuh One Day One Tadabbur dan penulis buku Tadabbur Juz 28, 29, dan 30.
Keberkahan dalam Turunnya Al-Qur’an
Dalam kajian tersebut, Ustadz Atabik menjelaskan bahwa Nuzulul Qur’an bukan sekadar peristiwa sejarah turunnya Al-Qur’an, melainkan rahmat besar bagi seluruh umat manusia. Al-Qur’an hadir sebagai pedoman yang membawa kebahagiaan dunia dan akhirat bagi siapa pun yang menjadikannya sebagai petunjuk hidup.
“Al-Qur’an memiliki empat fungsi utama, yaitu sebagai pelajaran, penawar penyakit hati, petunjuk, dan rahmat bagi manusia,” jelasnya. Ia merujuk pada sejumlah ayat Al-Qur’an seperti QS Yunus ayat 57, QS Al-Isra ayat 82, dan QS Ad-Dukhan ayat 3 yang menegaskan kedudukan Al-Qur’an sebagai sumber keberkahan dan petunjuk bagi kehidupan manusia.
“Kesuksesan tanpa kebaikan tidak akan menghadirkan kebahagiaan. Orang yang zalim bisa saja terlihat sukses, tetapi hidupnya tetap merugi karena tidak memfungsikan Al-Qur’an sebagai petunjuk,” jelasnya.
Tiga Keberkahan di Bulan Ramadhan

Ustadz Atabik menjelaskan bahwa Ramadhan menjadi titik temu dari tiga keberkahan, yaitu Al-Qur’an, Ramadhan, dan Palestina.
Al-Qur’an merupakan kitab yang penuh keberkahan sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-An’am: 155 dan QS. Shad: 29.
Ramadhan juga menjadi satu-satunya bulan yang disebut langsung dalam Al-Qur’an, sehingga semakin mengokohkan keistimewaan bulan tersebut.
Keberkahan tanah Palestina tercantum dalam QS. Al-Isra:1, yang menegaskan keutamaan Baitul Maqdis sebagai tempat peristiwa Mi’raj Rasulullah Saw.
“Ketika seseorang berinteraksi dengan Al-Qur’an di bulan Ramadhan dan peduli terhadap Palestina, maka ia berada dalam pertemuan tiga keberkahan sekaligus,” ujarnya.
“Kajian malam hari ini mengingatkan kita bahwa tanah Palestina adalah negeri yang penuh keberkahan. Dari Palestina, kita belajar tentang keteguhan dan kesabaran dalam menjaga iman,” tutur Maryam Rachmayani, Direktur Utama Adara dalam sambutannya.
Mari Menjadi Hamba Rabbani, Bukan Hamba Ramadhani
Ustadz Atabik mengajak umat Islam untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat hubungan dengan Al-Qur’an melalui membaca, menghafal, mentadabburi, dan mengajarkannya kepada orang lain.
Menghafal Al-Qur’an akan mengangkat derajat seseorang. Tadabbur Al-Qur’an akan menghadirkan pemahaman yang mendalam. Sementara itu, mengajarkan Al-Qur’an menjadi amal terbaik sesuai sabda Rasulullah SAW.
“Semoga Ramadhan ini menjadi momentum bagi kita untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, termasuk dalam doa dan dukungan terbaik untuk Palestina,” imbuh Maryam.









