• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Activities

Kajian Kepalestinaan Masjid Bani Umar : “Rindu Al Aqsa”

by Adara Relief International
Mei 26, 2018
in Activities
Reading Time: 4 mins read
0 0
0
Kajian Kepalestinaan Masjid Bani Umar : “Rindu Al Aqsa”
19
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Adara Relief – Tangerang. Masjid Raya Bani Umar Bintaro kembali menyelenggarakan kajian edukasi Palestina kepada para jamaah masjid di kajian rutin Selasa (22/5). Kajian yang bertajuk  “Rindu Al Aqsa” tersebut diisi oleh Ketua Adara Relief International Nurjanah Hulwani dan tamu dari Palestina yaitu Syeikh Amin Muhammad Mahmud Ath Thorodat.

Ustadzah Hj. Nurjanah Hulwani S.Ag. ME mengemukakan tentang perjuangan warga Palestina yang sungguh luar biasa. Pertumpahan darah warga Palestina menjadi suatu pengorbanan yg sangat besar karena menjaga tanah umat Islam di seluruh dunia yang saat ini telah hampir seluruh nya dikuasai oleh Israel.

Baca Juga

Adara Turut Serta dalam Seruan Global untuk Menghentikan Likuidasi dan Genosida Melalui The Jerusalem Covenant Conference

Layali Filastin 2025, Mengenal Palestina Lewat Budaya dan Kuliner Otentik

Lebih lanjut Nurjanah menerangkan bahwa pemindahan kedutaan Israel di Al Quds oleh Presiden Amerika Donald Trump merupakan pelecehan yang sangat menyakitkan terhadap Palestina.

Beliau juga mengutip tentang hadist riwayat dari Abu Hurairah RA, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang mukmin, maka Allah melapangkan darinya satu kesusahan di hari kiamat. Barangsiapa memudahkan (urusan) orang yang kesulitan (dalam masalah hutang), maka Allah Azza wa Jalla memudahkan baginya (dari kesulitan) di dunia dan akhirat.”

Maka perjuangan Rakyat Palestina juga menjadi perjuangan kita. Barangkali kita tidak bisa berjihad secara fisik dan langsung datang ke Palestina, namun banyak cara untuk bisa membantu rakyat Palestina untuk mempertahankan tanah Al Quds. Diantaranya adalah dengan memberikan sumbangan materi.

Nurjanah mengemukakan juga masalah Palestina yang sedang berjuang untuk kembali ke tanah airnya dalam rangkaian aksi “Pawai Kepulangan Akbar” beberapa waktu lalu. Allah mudahkan untuk warga Gaza yang mengikuti aksi dimana mereka mengumpulkan 10 ribu ban bekas yang dapat di bakar untuk mengelabui pandangan para sniper Israel. Mereka juga membuat layang-layang yang diganduli deengan bahan bakar yang diarahkan ke arah pendudukan Israel.

Dalam penutup taujihnya, Nurjanah mengingatkan bahwa, “Kita semua adalah Palestina.” Untuk itu, sebagai muslim kita dapat membantu saudara kita di Palestina melalui : edukasi, donasi dan doa yang tiada pernah terhenti.

Kajian yang dihadiri oleh sekitar 500 jamaah tersebut dilanjutkan dengan paparan oleh Syeikh Amin Muhammad Mahmud Ath Thorodat, ulama yang berasal dari Palestina.

Beliau memaparkan bahwa Al Quds adalah sumber kemuliaan kita. Ia juga mengemukakan bahwa perkumpulan ini adalah perkumpulan yang Allah berkahi, di mana para wanita pengikut kajian ini terpaut dengan Al Aqsa seperti mereka terpaut hatinya dengan Makkah.

Beliau juga menerangkan bahwa Masjidil Aqsa mempunyai derajat yg sangat tinggi dimata Allah. Kita harus percaya bahwa penderitaan ini akan segera berakhir karena itulah yg Allah janjikan. Kita harus yakin dengan janji Allah.

Adapun perihal Al Quran, beliau mengatakan bahwa keterpautan antara seorang makhluk dengan Allah SWT adalah melalui Al Quran. Sebab Al Quran bukan hanya menunjukkan yang baik namun yang paling baik. Tidak hanya menunjukkan yang benar tapi juga yang paling benar, dan yang menghubungkan kami (Rakyat Palestina) dengan kalian adalah kalimat Laa Ilaa ha Illallaah.

Syeh Amin mengajak jamaah untuk menjadikan Al Quran sebagai petunjuk hidup kita. Menjadikan Al Quran undang undang dalam kehidupan kita sehari hari. Juga menjadikan Al Quran sebagai obat bagi kita.

Di Palestina seluruh rakyat menjadi penghapal Al Qur’an, dan yang hapal 30 juz akan berada di barisan yang paling depan dalam membela tanah Palestina. Oleh karena itu Syeikh Amin mengajak para ibu-ibu peserta kajian untuk mengajarkan anak-anaknya Al Quran.

Beliau juga akan menghubungkan Al Quran dengan Al Aqsa. Sebab semua itu ada hubungannya, antara Al Quran, Al Aqsa dan keluarga. Menurutnya, jika kita menolong Agama Allah, maka Allah akan menolong kita.

Kita harus memulai hal itu dari keluarga kita. Karena musuh-musuh Islam mengetahui, jika keluarga itu di bangun atas dasar Al Quran, maka musuh musuh melihat keluarga yang Qurani itu seperti gunung yg kokoh. Laksana kita membangun dengan batu bata, terus dan terus hingga batu bata itu bisa menjadi sebuah bangunan yg kokoh yg tidak mudah di serang musuh musuh.
Oleh karena, ia mengulang-ulang nasehatnya untuk selalui mempelajari Al Quran, menghafalnya dan mengamalkannya maka Allah akan memuliakan kalian.

Kajian Kepalestinaan Masjid Bani Umar 1

Salah seorang jamaah memberikan pertanyaan mengenai,
“Mengapa penduduk Palestina dapat menghapal Al-Qur’an dengan mudah?”
Beliau menjawab bahwa rata-rata anak-anak Palestina dapat menghapal Al Quran sejak usia di bawah 5 tahun dan yang mengajarkan oleh ibunya. Sambil memasak, ibunya membaca Al Quran, berbenah rumahpun sambil membaca Al-Qur’an, maka anak-akan mengikuti Ibu nya.

Adapula pertanyaan lain dari jamaah mengenai bagaimana cara ibu yang bekerja agar tetap dapat mengajarkan Al Quran kepada anaknya. Menurut beliau, sang ibu harus menyediakan waktu untuk anaknya. Tidak mengapa sedikit asalkan dilakukan secara kontinyu dan terus menerus.

Syekh Amin juga menjelaskan tentang cara menumbuhkan cinta anak-anak kepada Al Quran. Dalam pandangannya, jika ingin memiliki anak-anak yang mencintai Al Quran, maka oara orang tua harus mencintai Al Quran. Jika orang tua hanya memegang telefon genggam, maka anak akan ikut mencontoh perilakunya.

Pertanyaan terakhir adalah dari jamaah yang ingin mengetahui mengenai bantuan yang digalang di Indonesia ini, apakah bisa diterima dengan baik di Palestina, karena banyaknya rintangan yang menghalangi bantuan-bantuan yang dikirim ke Palestina.

Beliau menjawab bahwa walaupun disana banyak tentara Israel yang mencoba menghadang bantuan agar tidak sampai namun upaya tersebut tidak berhasil. Ini terbukti dari masih beroperasinya Rumah Sakit di Gaza yang tidak mengenakan pembayaran kepada pasiennya alias gratis. Rumah sakit tersebut merupakan bantuan dari madyarakat Indonesia. Menurtnya, “Apa yang kalian infakkan Insyaa Allah akan sampai dan akan bernilai pahala yang besar di sisi Allah.”

Kajian Kepalestinaan Masjid Bani Umar 2

Selain kajian, pada kesempatan tersebut Majelis Taklim bani Umar juga menyelenggarakan lomba sulam pita bergambar masjid Al Aqsa. Hasil karya pemenang lomba tersebut dilelang ke jamaah. Berdasarkan hasil lelang tersebut, didapatkan donasi sebesar Rp. 23.500.000. Sehingga infak yang terkumpul pada acara tersebut sebesar uang Rp62.100.850 , 100$ US , 15 real , dan 1 gelang emas.

ShareTweetSendShare
Previous Post

Kunjungan NGO Ummet Vakfi ke Kantor Adara

Next Post

Apa Yang Kita Inginkan Dari Pawai Kepulangan

Adara Relief International

Related Posts

Event

Sukses Digelar, Pengunjung Palfest Penuhi Taman Ismail Marzuki

by Adara Relief International
Januari 5, 2026
0
24

JAKARTA, 28 Desember 2025 – Adara Relief International kembali sukses menyelenggarakan acara tahunan Palestine Festival (Palfest) 2025 di Taman Ismail...

Read moreDetails
Indah Kurniati, Direktur Fundraising Adara Relief International di depan Posko Pengumpulan Bantuan Peduli Bencana dari Kemensos RI (10/12).

Adara Hadiri Temu Filantropi Kemensos: Apresiasi Atas Respon Cepat Tanggap Bencana Sumatera

Desember 11, 2025
72
Maimon Herawati (SMART171, Indonesia), Maryam Rachmayani (Adara Relief International, Indonesia), Zuraidah Kornain (MWCQP, Malaysia) di The Jerusalem Covenant Conference.

Adara Turut Serta dalam Seruan Global untuk Menghentikan Likuidasi dan Genosida Melalui The Jerusalem Covenant Conference

Desember 10, 2025
41
Layali Filastin 2025, Mengenal Palestina Lewat Budaya dan Kuliner Otentik

Layali Filastin 2025, Mengenal Palestina Lewat Budaya dan Kuliner Otentik

Desember 23, 2025
45
Konferensi pers Palestine Festival yang diselenggarakan di Gudskul, Jagakarsa, pada Ahad [30/11] sebagai rangkaian menuju event kemanusiaan akhir tahun 2025. Acara ini memperkenalkan teater bertema keteguhan rakyat Gaza dalam menghadapi genosida. Konferensi pers turut dihadiri para pemain teater: David Chalik, Bella Fawzi, Robert Chaniago, dan Cholidi Asadil Alam.

Dari Keteguhan Gaza ke Panggung Seni: Adara Persembahkan Teater Bertema Kemanusiaan dengan Target 2.400 Orang

Desember 2, 2025
44
Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

November 30, 2025
1.5k
Next Post
Apa Yang Kita Inginkan Dari Pawai Kepulangan

Apa Yang Kita Inginkan Dari Pawai Kepulangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630