• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Sabtu, Mei 9, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Sengaja Menargetkan Jurnalis di Gaza

“Ketika mereka menargetkan menara tertentu, mereka akan menghancurkan lebih dari 80 atau 100 lembaga media untuk menghancurkan konsentrasinya,”

by Adara Relief International
September 24, 2024
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM, News
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Israel Sengaja Menargetkan Jurnalis di Gaza

Infografis menunjukkan gambar 173 jurnalis yang terbunuh di Gaza sejak Oktober [Omar Zaghloul/Anadolu Agency]

19
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pada 15 Desember, jurnalis Al Jazeera Samer Abudaqa dan Wael Dahdouh melaporkan dari sekolah Farhana di Khan Younis ketika Israel melancarkan serangan udara. Dahdouh terluka di lengan, tetapi berhasil melarikan diri ke rumah sakit. Sementara itu, Abudaqa tidak bisa bergerak dan tim penyelamat kesulitan menjangkaunya karena serangan terus berlanjut. Meski ada seruan agar Israel mengizinkan bantuan medis masuk, Abudaqa akhirnya meninggal setelah lima jam terluka tanpa pengobatan.

Sejak 7 Oktober 2023, Reporters Without Borders (RSF) mencatat setidaknya 130 jurnalis dan pekerja media terbunuh di Gaza akibat serangan Israel. Sumber lain memiliki jumlah yang berbeda, namun Kantor Media Pemerintah Gaza melaporkan 173 korban tewas berasal dari kalangan jurnalis. Hampir setahun setelah perang dimulai, Israel masih membunuh jurnalis, berupaya menciptakan situasi agar militer Israel menjadi satu-satunya pihak yang dapat mengontrol narasi informasi di Gaza.

Banyak jurnalis terjebak di Gaza, sementara yang berhasil keluar tidak bisa kembali. Situasi ini menjadikan profesi jurnalis di Gaza salah satu yang paling berbahaya, dengan angka kematian lebih dari 10 persen untuk pekerja media di sana. Antara 7 Oktober dan akhir 2023, 75 persen dari jurnalis yang tewas di dunia berada di Gaza. Pada Desember 2023, hanya dua bulan setelah serangan dimulai, Komite Perlindungan Jurnalis mengatakan zona perang di Gaza adalah yang “paling berbahaya” bagi wartawan.

RSF melaporkan lebih dari 130 jurnalis terbunuh, dan ada 31 kasus yang dikonfirmasi menargetkan jurnalis secara langsung karena profesinya. Peneliti menduga bahwa Israel sengaja menargetkan jurnalis dan menghancurkan infrastruktur media di Gaza untuk menciptakan pola serangan yang terlihat konsisten selama perang berlangsung.

Salah satu jurnalis yang menjadi korban adalah salah satu pendiri Ain Media, yang bekerja sama dengan Forensic Architecture untuk menyelidiki jejak rekan-rekannya yang hilang. Beberapa bulan kemudian, pendiri Ain Media ini terbunuh dalam serangan udara Israel yang menargetkan rumahnya.

Wartawan bukan satu-satunya sasaran agresi Israel. Israel juga menargetkan kantor-kantor tempat media beroperasi. Pada awal serangan Israel ke Gaza, Israel menghancurkan sejumlah gedung tinggi di Kota Gaza, tempat sebagian besar kantor media berada. “Ketika mereka menargetkan menara tertentu, mereka akan menghancurkan lebih dari 80 atau 100 lembaga media untuk menghancurkan konsentrasinya,” kata Mohammed Othman, seorang koresponden di Skeyes Center for Media and Cultural Freedom dari Gaza.

Seperti orang lain di Gaza, wartawan terpaksa meninggalkan wilayah yang diserang Israel. Beberapa media telah berhenti beroperasi sama sekali. “Ada sekitar 15 atau 16 stasiun radio di Jalur Gaza, semuanya berhenti,” kata Othman.

“Ada pola Israel yang menargetkan jurnalis Palestina selama 10 bulan terakhir dan melarang organisasi media atau jurnalis lain memasuki Gaza, kecuali dalam beberapa kasus langka ketika jurnalis ditawan,” kata Mohamad Bazzi, Direktur Pusat Kevorkian untuk Studi Timur Dekat di Universitas New York, kepada Al Jazeera.

Jonathan Dagher, kepala Reporters Without Borders (RSF) kawasan Timur Tengah, mengatakan banyak jurnalis menjadi takut menyalakan kamera “karena Anda tahu hal ini akan mengubah Anda menjadi target”. Penargetan jurnalis dan pembunuhan karakter mereka, penghancuran outlet media, pelarangan media asing dan pemblokiran masuk kembali bagi jurnalis Palestina yang telah pergi semuanya mengarah pada suatu pola bagi militer Israel, menurut para ahli dan sumber yang diwawancarai Al Jazeera.

“Penargetan dan pembatasan terhadap semua media di Gaza dan kemudian penempatan yang ditargetkan (militer Israel) menunjukkan adanya kampanye pemblokiran media guna membatasi liputan dan meredakan kritik tentang apa yang dilakukan militer Israel,” kata Dagher.

Sumber: https://www.aljazeera.com

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca Juga

Kementerian Gaza Peringatkan Krisis Parah Pasokan Medis

Pemukim dan Rabi Glick Nodai Masjid Al-Aqsa

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

Hidupkan Ahlul Quran (HAQ): Melahirkan Generasi Tangguh di Balik Kamp Pengungsian Palestina

Next Post

Siswa sekolah menengah Israel melecehkan teman sekelas Palestina

Adara Relief International

Related Posts

Kementerian Gaza Peringatkan Krisis Parah Pasokan Medis
Berita Kemanusiaan

Kementerian Gaza Peringatkan Krisis Parah Pasokan Medis

by Adara Relief International
Mei 8, 2026
0
17

Kementerian Kesehatan Gaza memperingatkan krisis obat dan perlengkapan medis di Jalur Gaza semakin memburuk. Dalam pernyataan pada Kamis, kementerian menyebut...

Read moreDetails
Pemukim dan Rabi Glick Nodai Masjid Al-Aqsa

Pemukim dan Rabi Glick Nodai Masjid Al-Aqsa

Mei 8, 2026
19
Israel Rencanakan Pusat Warisan Yahudi di Al-Quds (Yerusalem)

Israel Rencanakan Pusat Warisan Yahudi di Al-Quds (Yerusalem)

Mei 8, 2026
19
Sejumlah Pelajar Palestina Sesak Napas saat Serbuan Israel

Sejumlah Pelajar Palestina Sesak Napas saat Serbuan Israel

Mei 8, 2026
14
PBB: Wabah PMK Meningkat di Tepi Barat

PBB: Wabah PMK Meningkat di Tepi Barat

Mei 8, 2026
23
Tentara Israel Tangkap 17 Warga Palestina di Tepi Barat

Tentara Israel Tangkap 17 Warga Palestina di Tepi Barat

Mei 7, 2026
25
Next Post
Siswa sekolah menengah Israel melecehkan teman sekelas Palestina

Siswa sekolah menengah Israel melecehkan teman sekelas Palestina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630