• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Minggu, Februari 15, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Menolak Memberikan Perawatan Kanker untuk Anak Palestina

by Adara Relief International
Februari 11, 2026
in Berita Kemanusiaan, Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Israel Menolak Memberikan Perawatan Kanker untuk Anak Palestina
29
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pengadilan Israel menolak permohonan untuk mengizinkan perawatan darurat di Israel untuk anak Palestina berusia lima tahun yang menderita kanker.

Baca Juga

Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida

8.000 Jenazah Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan di Gaza

Nyawa Anak Penderita Kanker Terancam karena Penulisan Alamat

Pada Ahad (08/02), Pengadilan Distrik Al-Quds (Yerusalem) menolak petisi yang bertujuan untuk memberikan akses terhadap perawatan bagi anak Palestina. Anak tersebut bernama Mohammad Ahmad Abu Asad dan baru berusia lima tahun. Israel menolak perawatannya dengan alasan bahwa alamatnya terdaftar di Gaza meskipun anak tersebut tinggal bersama keluarganya di Ramallah, Tepi Barat, beberapa tahun terakhir. 

Petisi tersebut diajukan atas nama anak tersebut oleh Pusat Hukum Gisha Israel untuk Kebebasan Bergerak. Petisi itu meminta agar Asad mendapatkan izin untuk dipindahkan dari Ramallah ke Rumah Sakit Tel Hashomer di dekat Tel Aviv.

Anak itu kini tidak dapat berjalan dan menderita sistem kekebalan tubuh yang sangat lemah. Ia juga harus mengonsumsi obat untuk mengatasi kejang dan mengontrol tekanan darahnya. Meskipun kondisi Asad “terus memburuk“, Hakim Ram Winograd mengklaim bahwa petisi untuk mendapatkan perawatan medis baginya di Israel adalah serangan terhadap negara. 

Israel telah lama menolak evakuasi medis mendesak bagi warga Palestina dari Gaza dan Tepi Barat serta Al-Quds bagian timur (Yerusalem Timur). Penolakan meningkat setelah pecahnya genosida di Jalur Gaza. Israel kemudian memberlakukan larangan menyeluruh terhadap masuknya orang-orang yang tinggal di Gaza, termasuk pasien kanker. 

Diskriminasi Israel Terhadap Pasien dari Wilayah Palestina

Kelompok hak asasi manusia Israel, Gisha, menanggapi keputusan Winograd dengan mengatakan bahwa keputusan yang ia ambil, “menggambarkan konsekuensi mengerikan dari aturan menyeluruh yang menolak akses warga Palestina terhadap perawatan medis yang menyelamatkan nyawa. Ini terjadi semata-mata karena alamat mereka terdaftar di Gaza, bahkan ketika mereka sama sekali tidak tinggal di sana, dan tidak ada pengajuan klaim keamanan terhadap mereka”.

Ia menambahkan juga bahwa hal tersebut merupakan pelanggaran terang-terangan dan berkelanjutan terhadap kewajiban yang dibebankan kepada Israel sebagai kekuatan pendudukan berdasarkan hukum internasional. “Makna dari putusan tersebut adalah untuk memberikan dukungan terhadap tindakan ilegal yang, pada kenyataannya, menjatuhkan hukuman mati kepada anak-anak yang sakit.”

Dalam wawancara dengan Haaretz pada Desember, ibunya menekankan bahwa “nyawa anaknya berasa dalam bahaya.” Sang ibu menambahkan bahwa ayahnya telah meninggal karena penyakit yang sama dua tahun lalu.  Anak Palestina itu sangat membutuhkan transplantasi sumsum tulang. Sang ibu mencatat bahwa lebih dari tiga tahun yang lalu, mendiang suaminya sudah mengajukan permohonan untuk mengubah alamat resmi mereka. Ia sebelumnya telah mengajukan permohonan untuk mengubah alamat mereka dari Gaza ke Ramallah di Tepi Barat.

Sumber: Middle East Eye, The Palestine Chronicle

ShareTweetSendShare
Previous Post

Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

Next Post

Tim Adara Salurkan Bantuan ke Pengungsi Palestina di Turki Selatan

Adara Relief International

Related Posts

Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida
Berita Kemanusiaan

Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida

by Adara Relief International
Februari 13, 2026
0
17

Organisasi Tawanan Palestina (PPS) melaporkan pada Kamis (12/02) bahwa pasukan pendudukan Israel (IOF) telah menangkap sekitar 22.000 warga Palestina di...

Read moreDetails
8.000 Jenazah Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan di Gaza

8.000 Jenazah Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan di Gaza

Februari 13, 2026
18
Gaza Menghadapi Krisis Bahan Bakar untuk Memasak

Gaza Menghadapi Krisis Bahan Bakar untuk Memasak

Februari 13, 2026
13
Anak-Anak Gaza Mengorbankan Pendidikan Mereka untuk Bekerja

Anak-Anak Gaza Mengorbankan Pendidikan Mereka untuk Bekerja

Februari 13, 2026
15
Perempuan Tawanan Palestina di Penjara Israel Meningkat Menjadi 59

Perempuan Tawanan Palestina di Penjara Israel Meningkat Menjadi 59

Februari 13, 2026
21
Israel Tangkap Kembali Perempuan Jurnalis Palestina yang Dibebaskan

Israel Tangkap Kembali Perempuan Jurnalis Palestina yang Dibebaskan

Februari 12, 2026
24
Next Post
Tim Adara Salurkan Bantuan ke Pengungsi Palestina di Turki Selatan

Tim Adara Salurkan Bantuan ke Pengungsi Palestina di Turki Selatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dokumen Baru Mengungkap Jeffrey Epstein Mendanai Permukiman Israel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630