• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Juni 1, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Kembali Putus Layanan Internet, Kementerian Kesehatan Tidak Bisa Menghitung Jumlah Korban Agresi Gaza

by Adara Relief International
November 13, 2023
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Israel Kembali Putus Layanan Internet, Kementerian Kesehatan Tidak Bisa Menghitung Jumlah Korban Agresi Gaza Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan bahwa mereka tidak dapat menghitung jumlah korban di Gaza karena terputusnya komunikasi dan internet, lapor Anadolu Agency. Dalam sebuah pernyataan, Ashraf al-Qudra, juru bicara kementerian, berbicara tentang serangan berturut-turut terhadap Rumah Sakit Al-Shifa dan sekitarnya, mengatakan bahwa situasi di rumah sakit tersebut “lebih dari bencana.” Dia mengatakan bahwa rumah sakit telah menjadi sasaran serangan Israel dari semua sisi. Al-Qudra mengatakan para korban yang terbunuh dan terluka tergeletak di tanah, depan pintu rumah sakit. “Taman rumah sakit telah berubah menjadi lapangan terbuka bagi penembak jitu Israel dan pesawat tak berawak. Tentara Israel menargetkan semua orang yang bergerak,” katanya. Juru bicara tersebut mengatakan bahwa sekitar 20.000 orang berada di dalam rumah sakit, termasuk keluarga pengungsi, petugas medis, dan korban luka. Dia mengatakan bahwa seorang bayi meninggal hari ini di unit perawatan intensif karena kekurangan oksigen dan peralatan pendukung kehidupan, sehingga ia menekankan kebutuhan mendesaknya akan pasokan medis. Sebelumnya, Menteri Kesehatan Palestina Mai al-Kaila mengatakan bahwa 39 bayi yang dirawat intensif di Rumah Sakit Al-Shifa berada dalam “kondisi yang mengancam jiwa karena kekurangan oksigen.” Dia mengatakan bahwa 20 dari 35 rumah sakit di Gaza tidak berfungsi sejak 7 Oktober karena serangan Israel dan kekurangan bahan bakar. Israel telah melancarkan serangan udara dan darat tanpa henti di Jalur Gaza – termasuk rumah sakit, tempat tinggal, dan rumah ibadah. Setidaknya 11.078 warga Palestina terbunuh, termasuk 4.506 anak-anak dan 3.027 perempuan. Sumber: https://www.middleeastmonitor.com/20231112-gaza-health-ministry-says-it-could-not-count-yesterdays-casualties-due-to-communication-blackout/ Israel Kembali Putus Layanan Internet, Kementerian Kesehatan Tidak Bisa Menghitung Jumlah Korban Agresi Gaza Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan bahwa mereka tidak dapat menghitung jumlah korban di Gaza karena terputusnya komunikasi dan internet, lapor Anadolu Agency. Dalam sebuah pernyataan, Ashraf al-Qudra, juru bicara kementerian, berbicara tentang serangan berturut-turut terhadap Rumah Sakit Al-Shifa dan sekitarnya, mengatakan bahwa situasi di rumah sakit tersebut “lebih dari bencana.” Dia mengatakan bahwa rumah sakit telah menjadi sasaran serangan Israel dari semua sisi. Al-Qudra mengatakan para korban yang terbunuh dan terluka tergeletak di tanah, depan pintu rumah sakit. “Taman rumah sakit telah berubah menjadi lapangan terbuka bagi penembak jitu Israel dan pesawat tak berawak. Tentara Israel menargetkan semua orang yang bergerak,” katanya. Juru bicara tersebut mengatakan bahwa sekitar 20.000 orang berada di dalam rumah sakit, termasuk keluarga pengungsi, petugas medis, dan korban luka. Dia mengatakan bahwa seorang bayi meninggal hari ini di unit perawatan intensif karena kekurangan oksigen dan peralatan pendukung kehidupan, sehingga ia menekankan kebutuhan mendesaknya akan pasokan medis. Sebelumnya, Menteri Kesehatan Palestina Mai al-Kaila mengatakan bahwa 39 bayi yang dirawat intensif di Rumah Sakit Al-Shifa berada dalam “kondisi yang mengancam jiwa karena kekurangan oksigen.” Dia mengatakan bahwa 20 dari 35 rumah sakit di Gaza tidak berfungsi sejak 7 Oktober karena serangan Israel dan kekurangan bahan bakar. Israel telah melancarkan serangan udara dan darat tanpa henti di Jalur Gaza – termasuk rumah sakit, tempat tinggal, dan rumah ibadah. Setidaknya 11.078 warga Palestina terbunuh, termasuk 4.506 anak-anak dan 3.027 perempuan. Sumber: https://www.middleeastmonitor.com/20231112-gaza-health-ministry-says-it-could-not-count-yesterdays-casualties-due-to-communication-blackout/
21
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan bahwa mereka tidak dapat menghitung jumlah korban di Gaza karena terputusnya komunikasi dan internet, lapor Anadolu Agency. Dalam sebuah pernyataan, Ashraf al-Qudra, juru bicara kementerian, berbicara tentang serangan berturut-turut terhadap Rumah Sakit Al-Shifa dan sekitarnya, mengatakan bahwa situasi di rumah sakit tersebut “lebih dari bencana.” Dia mengatakan bahwa rumah sakit telah menjadi sasaran serangan Israel dari semua sisi.

Al-Qudra mengatakan para korban yang terbunuh dan terluka tergeletak di tanah, depan pintu rumah sakit. “Taman rumah sakit telah berubah menjadi lapangan terbuka bagi penembak jitu Israel dan  pesawat tak berawak. Tentara Israel menargetkan semua orang yang bergerak,” katanya. Juru bicara tersebut mengatakan bahwa sekitar 20.000 orang berada di dalam rumah sakit, termasuk keluarga pengungsi, petugas medis, dan korban luka. Dia mengatakan bahwa seorang bayi meninggal hari ini di unit perawatan intensif karena kekurangan oksigen dan peralatan pendukung kehidupan, sehingga ia menekankan kebutuhan mendesaknya akan pasokan medis.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Palestina Mai al-Kaila mengatakan bahwa 39 bayi yang dirawat intensif di Rumah Sakit Al-Shifa berada dalam “kondisi yang mengancam jiwa karena kekurangan oksigen.” Dia mengatakan bahwa 20 dari 35 rumah sakit di Gaza tidak berfungsi sejak 7 Oktober karena serangan Israel dan kekurangan bahan bakar.

Israel telah melancarkan serangan udara dan darat tanpa henti di Jalur Gaza – termasuk rumah sakit, tempat tinggal, dan rumah ibadah. Setidaknya 11.078 warga Palestina terbunuh, termasuk 4.506 anak-anak dan 3.027 perempuan. 

Sumber:

https://www.# 

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca Juga

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza

AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها

Tags: GazaKesehatanPalestinaUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Kutuk Genosida di Gaza, Seorang Perempuan Yahudi di Jerman Ditangkap oleh Polisi

Next Post

Israel Terus Menargetkan Fasilitas Medis, 22 Rumah Sakit di Gaza Tidak Bisa Beroperasi Lagi

Adara Relief International

Related Posts

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza
Berita Kemanusiaan

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza

by Adara Relief International
Mei 27, 2026
0
36

Wilayah Jalur Gaza terus menyempit sejak gencatan senjata berlaku pada Oktober 2025 akibat perluasan wilayah kontrol Israel. Dalam perjanjian gencatan...

Read moreDetails
AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

Mei 27, 2026
37
Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Mei 27, 2026
34
Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Mei 27, 2026
28
Krisis Gaza Memburuk Jelang Iduladha

Krisis Gaza Memburuk Jelang Iduladha

Mei 27, 2026
25
Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

Mei 25, 2026
32
Next Post
Israel Terus Menargetkan Fasilitas Medis, 22 Rumah Sakit di Gaza Tidak Bisa Beroperasi Lagi

Israel Terus Menargetkan Fasilitas Medis, 22 Rumah Sakit di Gaza Tidak Bisa Beroperasi Lagi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Idul Adha, Sahabat Adara Terus Membersamai 2000 Yatim Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630