• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Mei 29, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Gunakan Arkeologi Sebagai Alat Politik Pendudukan

by Adara Relief International
Desember 30, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Israel Gunakan Arkeologi Sebagai Alat Politik Pendudukan
19
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Otoritas Palestina menilai Israel terus menggunakan arkeologi dan situs keagamaan sebagai alat politik untuk memperkuat narasi pendudukan dan menghapus sejarah Arab-Islam di Palestina, baik di Al-Quds (Yerusalem) maupun Tepi Barat.

Baca Juga

Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Pemerintah Provinsi Al-Quds (Yerusalem) menolak klaim Israel terkait penemuan kolam “suci” di dekat Masjid Al-Aqsa. Menurut pernyataan resminya, klaim yang disampaikan Otoritas Purbakala Israel tidak memiliki nilai ilmiah dan bertentangan dengan standar arkeologi profesional. Struktur yang diklaim sebagai kolam ritual Yahudi sebelum tahun 70 M itu ditegaskan merupakan sistem air dari era Bani Umayyah, bagian dari kompleks istana Umayyah yang berdekatan dengan Masjid Al-Aqsa.

Pemerintah Provinsi Al-Quds menyebut maraknya pengumuman penggalian Israel mencerminkan upaya sistematis untuk memalsukan bukti sejarah dan memaksakan narasi pendudukan. Langkah-langkah tersebut dinilai melanggar hukum humaniter internasional serta keputusan UNESCO pada 18 Oktober 2016, yang menegaskan Masjid Al-Aqsa dan Tembok Al-Buraq sebagai warisan Islam eksklusif dan menyatakan seluruh tindakan sepihak Israel—termasuk penggalian—sebagai upaya ilegal.

Di Tepi Barat, Israel juga dilaporkan akan mengizinkan pemukim Yahudi memasuki Makam Nabi Yusuf di Nablus pada siang hari untuk pertama kalinya dalam 25 tahun. Langkab ini menandai eskalasi serius di salah satu titik paling sensitif di kota tersebut. Makam Nabi Yusuf berada di wilayah yang secara resmi berada di bawah otoritas Palestina, namun kerap menjadi sasaran penyerbuan pemukim di bawah perlindungan militer Israel.

Klaim pemukim bahwa situs tersebut merupakan makam Nabi Yusuf ditolak oleh arkeolog Palestina dan internasional, yang menyatakan bangunan itu sebenarnya adalah makam ulama Muslim Syekh Yusuf Dweikat dan berasal dari beberapa abad terakhir. Meski demikian, situs ini telah lama dijadikan pusat ritual keagamaan Yahudi dan kerap memicu bentrokan berdarah sejak pendudukan Israel pada 1967.

Otoritas Palestina menilai langkah Israel di Al-Quds (Yerusalem) dan Nablus menunjukkan pola yang sama, yakni memanfaatkan arkeologi dan agama untuk mengubah status quo, memperluas kontrol pendudukan, dan melegitimasi keberadaan pemukim ilegal. Mereka mendesak UNESCO, PBB, serta lembaga hukum dan HAM internasional untuk segera turun tangan, membentuk tim investigasi independen, dan meminta pertanggungjawaban Israel atas pelanggaran terhadap warisan budaya, identitas, dan situs suci Palestina.

Sumber: Qudsnen, MEMO

ShareTweetSendShare
Previous Post

Usai Dibebaskan, 10 Tawanan Gaza Dilarikan ke RS Al-Aqsa

Next Post

Operasi Militer dan Serangan Pemukim Israel Perparah Situasi di Tepi Barat

Adara Relief International

Related Posts

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza
Berita Kemanusiaan

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza

by Adara Relief International
Mei 27, 2026
0
31

Wilayah Jalur Gaza terus menyempit sejak gencatan senjata berlaku pada Oktober 2025 akibat perluasan wilayah kontrol Israel. Dalam perjanjian gencatan...

Read moreDetails
AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

Mei 27, 2026
32
Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Mei 27, 2026
29
Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Mei 27, 2026
24
Krisis Gaza Memburuk Jelang Iduladha

Krisis Gaza Memburuk Jelang Iduladha

Mei 27, 2026
24
Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

Mei 25, 2026
32
Next Post
Operasi Militer dan Serangan Pemukim Israel Perparah Situasi di Tepi Barat

Operasi Militer dan Serangan Pemukim Israel Perparah Situasi di Tepi Barat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Idul Adha, Sahabat Adara Terus Membersamai 2000 Yatim Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630