• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Rabu, Mei 27, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Gaza Berada di Ambang Kehancuran

by Adara Relief International
Januari 30, 2026
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM, Kesehatan
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Gaza Berada di Ambang Kehancuran
33
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Badan Pertahanan Sipil Gaza memperingatkan pada Kamis (29/01) bahwa Gaza berada di ambang kehancuran karena menghadapi bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Mereka menyerukan intervensi internasional yang mendesak karena kondisi kehidupan yang memburuk. 

Juru bicara Pertahanan Sipil Mahmoud Bassal mengatakan bahwa Gaza mengalami kehancuran total. Di Gaza, tidak ada tempat berlindung; jalanan dan daerah permukiman berada di bawah ancaman pengeboman kapan saja, sementara rumah sakit beroperasi di ambang kehancuran.

Bassal menekankan bahwa situasi tersebut membutuhkan tindakan internasional dan keterlibatan lembaga kemanusiaan untuk menyelamatkan warga yang terluka, sakit, anak-anak, dan keluarga pengungsi. Saat ini, Israel terus memberlakukan pembatasan ketat terhadap bantuan dan pergerakan.

Baca Juga

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza

AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

Dingin, Kelaparan, dan Keruntuhan Medis

Peringatan akan tiga krisis ini muncul di tengah gelombang cuaca dingin ekstrem yang berulang. Situasi semakin memburuk akibat kelangkaan bahan pemanas. Dampaknya terutama dirasakan oleh kelompok paling rentan, termasuk mereka yang mengalami luka-luka.

Kondisi tersebut diperparah oleh pembatasan Israel terhadap masuknya barang kebutuhan pokok, bantuan kemanusiaan, serta pasokan medis. Pada saat yang sama, perbatasan Rafah sebagian besar tetap tertutup, sehingga menghalangi pasien untuk bepergian dan memperoleh perawatan darurat di luar Gaza.

Sebuah sumber di Kompleks Medis Nasser melaporkan bahwa seorang warga Palestina terbunuh akibat tembakan Israel di luar area penempatan pasukan Israel di Khan Yunis. Mereka menggarisbawahi masih adanya bahaya berkelanjutan terhadap warga sipil meskipun ada klaim de-eskalasi.

Trauma Psikologis Jangka Panjang

Psikiater Palestina, Dr. Samah Jabr, memperingatkan bahwa tindakan Israel yang secara sistematis menyebabkan kelaparan dan genosida di Gaza telah menimbulkan kerusakan psikologis yang tidak akan berakhir dengan gencatan senjata.

Berbicara kepada Anadolu Agency, Jabr mengatakan bahwa trauma akibat kelaparan berkepanjangan, pengungsian, pengeboman, dan kehilangan dapat berlangsung selama tiga atau empat generasi. Trauma tersebut tertanam dalam ingatan kolektif warga Palestina.

Dia menekankan bahwa kekurangan gizi di Gaza sudah ada sebelum fase genosida saat ini. “Kelaparan pada saat ini bukanlah konsekuensi dari ketidaksengajaan akibat genosida, melainkan tindakan sengaja yang bertujuan untuk menghancurkan ketahanan kolektif,” tambahnya. 

Jabr mencatat bahwa memisahkan penyebab trauma psikologis di Gaza hampir tidak mungkin bisa karena dampak yang tumpang tindih dari kehancuran, kelaparan, pengungsian, dan kesedihan.

Seruan Internasional untuk Mencabut Pembatasan Bantuan

Seiring memburuknya kondisi kemanusiaan, Belgia, Kanada, Denmark, Prancis, Islandia, Irlandia, Jepang, Norwegia, Portugal, Spanyol, dan Inggris menegaskan kembali dukungan mereka untuk Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB (UNRWA). Mereka juga menggarisbawahi peran penting lembaga tersebut dalam menyalurkan bantuan.

Menteri luar negeri negara-negara itu mendesak Israel untuk sepenuhnya menghormati komitmen dalam memfasilitasi akses kemanusiaan ke Gaza. Mereka menekankan pentingnya perluasan jalur pengiriman bantuan yang aman. Selain itu, mereka menyerukan pembukaan kembali perbatasan—termasuk mengizinkan pergerakan masuk dan keluar melalui Rafah. 

Menteri Luar Negeri Spanyol José Manuel Albares menekankan bahwa masuknya bantuan kemanusiaan secara segera dan tanpa hambatan harus menjadi prioritas utama saat ini.

Sejak Mei 2024, Israel telah menduduki sisi Palestina dari penyeberangan Rafah sebagai bagian dari genosida di Gaza. 

Serangan Berlanjut Meskipun Ada Gencatan Senjata 

Menurut laporan setempat, pasukan pendudukan Israel terus melanggar gencatan senjata yang kini telah berlangsung selama 111 hari. Pasukan Israel menghancurkan rumah-rumah penduduk di Rafah. Mereka melepaskan tembakan di dekat poros Morag di utara kota, dan melakukan tembakan tank besar-besaran di sebelah timur Khan Yunis. Di Gaza tengah, helikopter Israel menembaki daerah-daerah di sebelah timur kamp pengungsi al-Bureij.

Sejak pengumuman gencatan senjata pada 11 Oktober 2025, setidaknya 492 warga Palestina terbunuh, 1.356 terluka, dan 715 jenazah warga Palestina ditemukan dari reruntuhan. Secara keseluruhan, jumlah korban terbunuh sejak 7 Oktober 2023 telah meningkat menjadi 71.667 dan 171.343 terluka, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Sumber: The Palestine Chronicle

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Raih Peringkat Tiga Penjara Paling Buruk untuk Jurnalis

Next Post

Webinar Tarhib Ramadhan: Persiapkan Fisik dan Ruhani Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Adara Relief International

Related Posts

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza
Berita Kemanusiaan

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza

by Adara Relief International
Mei 27, 2026
0
17

Wilayah Jalur Gaza terus menyempit sejak gencatan senjata berlaku pada Oktober 2025 akibat perluasan wilayah kontrol Israel. Dalam perjanjian gencatan...

Read moreDetails
AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

Mei 27, 2026
14
Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Mei 27, 2026
14
Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Mei 27, 2026
14
Krisis Gaza Memburuk Jelang Iduladha

Krisis Gaza Memburuk Jelang Iduladha

Mei 27, 2026
16
Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

Mei 25, 2026
27
Next Post
Ustadzah Eva Muzlifah, Lc., M.A. dan dr. W. Nindya Putri mengisi Webinar Tarhib Ramadhan di Zoom Meeting (1/2).

Webinar Tarhib Ramadhan: Persiapkan Fisik dan Ruhani Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Idul Adha, Sahabat Adara Terus Membersamai 2000 Yatim Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630